Penjualan Mobil Diperkirakan Kembali Normal Pertengahan 2021
Logo BeritaSatu
INDEX

AGRI 1577 (0)   |   BASIC-IND 938 (0)   |   BISNIS-27 477 (-5)   |   COMPOSITE 5975 (-53)   |   CONSUMER 1621 (0)   |   DBX 1411 (-16)   |   FINANCE 1361 (0)   |   I-GRADE 166 (-1)   |   IDX30 471 (-4)   |   IDX80 128 (-1)   |   IDXBASIC 1248 (-11)   |   IDXBUMN20 358 (-2)   |   IDXCYCLIC 736 (-3)   |   IDXENERGY 747 (1)   |   IDXESGL 129 (-1)   |   IDXFINANCE 1325 (-12)   |   IDXG30 135 (-1)   |   IDXHEALTH 1296 (-14)   |   IDXHIDIV20 416 (-3)   |   IDXINDUST 956 (-21)   |   IDXINFRA 871 (-0)   |   IDXMESBUMN 102 (-0)   |   IDXNONCYC 740 (-6)   |   IDXPROPERT 877 (-12)   |   IDXQ30 135 (-1)   |   IDXSMC-COM 282 (-1)   |   IDXSMC-LIQ 337 (-1)   |   IDXTECHNO 3348 (-40)   |   IDXTRANS 1056 (-1)   |   IDXV30 127 (-1)   |   INFOBANK15 952 (-11)   |   INFRASTRUC 1036 (0)   |   Investor33 406 (-3)   |   ISSI 176 (-1)   |   JII 577 (-4)   |   JII70 205 (-1)   |   KOMPAS100 1130 (-11)   |   LQ45 888 (-8)   |   MANUFACTUR 1250 (0)   |   MBX 1590 (-13)   |   MINING 1939 (0)   |   MISC-IND 1036 (0)   |   MNC36 301 (-2)   |   PEFINDO25 297 (-3)   |   PROPERTY 351 (0)   |   SMinfra18 295 (-1)   |   SRI-KEHATI 340 (-3)   |   TRADE 872 (0)   |  

Penjualan Mobil Diperkirakan Kembali Normal Pertengahan 2021

Minggu, 21 Februari 2021 | 21:02 WIB
Oleh : FMB

Jakarta, Beritasatu.com - Lembaga kajian ekonomi Institute for Development of Economics and Finance (Indef) memperkirakan relaksasi pajak penjualan atas barang mewah (PPnBM) dapat mempercepat pertumbuhan penjualan mobil ke titik normal seperti sebelum terjadi pandemi.

Direktur Eksekutif Indef, Tauhid Ahmad, mengatakan tidak akan lama lagi pertumbuhan penjualan mobil mencapai titik normal dengan penjualan sekitar 1 juta per tahun atau di angka kurang lebih hampir 80.000 per bulan.

"Saya kira pertengahan tahun akan normal apalagi kalau ada (relaksasi) PPnBM," ujar Tauhid dalam diskusi virtual "Apa Kata Konsumen Tentang Gratis Pajak Mobil Baru?", Minggu (21/2/2021).

Tauhid menjelaskan penjualan secara ritel memang sempat mengalami penurunan drastis pada awal pandemi, Maret, April dan Mei 2020. Namun, kemudian meningkat untuk seluruh jenis kendaraan, termasuk juga yang menjadi sasaran kebijakan relaksasi PPnBM, yakni tipe di bawah 1500cc.

Pertumbuhan pembelian juga pulih dengan cepat. Bahkan, menurut Tauhid, lebih baik dari masa sebelum pandemi. Untuk kendaraan 1500cc, pada Maret 2019-Februari 2020 pertumbuhan bulanan mencapai 0,98%, sementara setelah pandemi justru meningkat cukup tajam 5,36%.

Hal yang sama juga terjadi pada ritel kendaraan di bawah 1500cc. Pertumbuhan pembelian sebelum pandemi 0,92%, sementara setelah pandemi 5,41%.

"Data ini menunjukkan bahwa konsumen sebenarnya punya kemampuan daya beli pada saat pandemi, tetapi dia menahan pembelian, artinya pada saat drop pandemi itu mereka punya daya beli tapi menahan pembelian bagi sebagian menengah ke atas," kata Tauhid.

"Dari data ini kita lihat tampaknya growth-nya akan meningkat lagi, katakanlah setelah di Januari, Februari, bahkan belum lagi kalau ada kebijakan ini," dia melanjutkan.

Meski begitu, Tauhid melihat kebijakan tersebut tidak berdampak signifikan pada penjualan yang meningkat tajam. Sebab, pertumbuhan memang sudah relatif membaik dalam enam bulan terakhir. Terlebih, ditunjang pula dengan pola perilaku konsumen yang tidak berubah.

Kebijakan relaksasi PPnBM untuk kendaraan berkapasitas mesin kurang dari 1500cc juga berdampak pada penurunan harga jual kendaraan yang diperkirakan sekitar 10%. Sebagai contoh, Tauhid mengatakan harga mobil Rp200 juta misalnya, dapat berkurang Rp17-20 juta.

Namun, hal ini tentunya juga berdampak pada penurunan pendapatan pajak PPnBM dari otomotif yang diperkirakan sebesar Rp2,28 triliun.

Hal lain yang perlu diperhatikan, menurut Tauhid, adalah penurunan pajak daerah juga perhitungan dari peningkatan pajak penghasilan (PPh).

"Tentu saja ada peningkatan pajak penghasilan karena ada penerimaan dari perusahaan-perusahaan yang omzetnya meningkat. Dari segi bisnis volume bertambah, sementara perusahaan juga mendapatkan keuntungan dari sisi industri," ujar Tauhid.



Sumber: ANTARA


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

Jadi Ikon Ekspor Baru, Kementan Fokus Pacu Ekspor Sarang Burung Walet

Saat ini baru ada 23 pelaku usaha yang dapat mengekspor ke Tiongkok dan sebanyak 13 lagi tengah didampingi agar volume dan nilai ekspornya meningkat.

EKONOMI | 21 Februari 2021

Konsumen Sambut Positif Relaksasi PPnBM Mobil Baru

Dari 3.000 pembicaraan yang dijadikan analisa tersebut 72% yang menyambut positif kebijakan tersebut memiliki pandangan yang beragam.

EKONOMI | 21 Februari 2021

Telkom Siagakan Petugas Guna Pastikan Layanan Tetap Berjalan Normal serta Siapkan Posko Bantuan untuk Masyarakat

Terkait dengan curah hujan yang sangat tinggi yang menyebabkan terjadi banjir di beberapa lokasi di Jakarta dan sekitarnya

EKONOMI | 21 Februari 2021

Penuhi Ekspektasi Tinggi Konsumen, YLKI Minta ASDP Selalu Inovatif

YLKI meminta PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) untuk selalu berinovasi dan meningkatkan kualitas layanan penyeberangan dan pelabuhan yang terintegrasi.

EKONOMI | 21 Februari 2021

Usai Akuisisi IFL, Kinerja ICBP Masih Punya Potensi Meningkat

Saham di sektor barang konsumen yang berada di bawah naungan Grup Salim.

EKONOMI | 21 Februari 2021

49 Peraturan Pelaksana UU Cipta Kerja Diterbitkan

Secara keseluruhan aturan turunan yang menjadi implementasi UU Cipta Kerja akan ditetapkan sebanyak 49 PP dan 5 Perpres.

EKONOMI | 21 Februari 2021

Ekonom: 6 Faktor Ini Akan Membantu Pemulihan Ekonomi Indonesia

PPKM tidak menjadi halangan bagi pelaku ekonomi untuk tidak melakukan aktivitas ekonomi.

EKONOMI | 21 Februari 2021

UU Cipta Kerja Diharapkan Tingkatkan Upah Layak Awak Kapal Perikanan

Jumlah nelayan berkurang dari 2,7 juta orang pada tahun 2019 menjadi 2,2 juta orang pada tahun 2020.

EKONOMI | 21 Februari 2021

Siapkan Capex Rp 300 M, Lautan Luas Pasang Target Moderat

Capex digunakan perseroan untuk memperkuat bisnis industri bahan kimia dasar yang digunakan pada water treatment dan industri makanan.

EKONOMI | 21 Februari 2021

Lewat Mobil Derek Trex, Tugu Insurance Siaga 24 Jam Hadapi Banjir

Tugu Insurance memiliki armada t-Rex melalui mobil derek atau gendong yang siap mengevakuasi kendaraan pelanggan yang terendam banjir.

EKONOMI | 21 Februari 2021


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS