Perizinan Berusaha di UU Cipta Kerja Diubah Jadi Berbasis Risiko
Logo BeritaSatu
INDEX

AGRI 1577 (0)   |   BASIC-IND 938 (0)   |   BISNIS-27 477 (-5)   |   COMPOSITE 5975 (-53)   |   CONSUMER 1621 (0)   |   DBX 1411 (-16)   |   FINANCE 1361 (0)   |   I-GRADE 166 (-1)   |   IDX30 471 (-4)   |   IDX80 128 (-1)   |   IDXBASIC 1248 (-11)   |   IDXBUMN20 358 (-2)   |   IDXCYCLIC 736 (-3)   |   IDXENERGY 747 (1)   |   IDXESGL 129 (-1)   |   IDXFINANCE 1325 (-12)   |   IDXG30 135 (-1)   |   IDXHEALTH 1296 (-14)   |   IDXHIDIV20 416 (-3)   |   IDXINDUST 956 (-21)   |   IDXINFRA 871 (-0)   |   IDXMESBUMN 102 (-0)   |   IDXNONCYC 740 (-6)   |   IDXPROPERT 877 (-12)   |   IDXQ30 135 (-1)   |   IDXSMC-COM 282 (-1)   |   IDXSMC-LIQ 337 (-1)   |   IDXTECHNO 3348 (-40)   |   IDXTRANS 1056 (-1)   |   IDXV30 127 (-1)   |   INFOBANK15 952 (-11)   |   INFRASTRUC 1036 (0)   |   Investor33 406 (-3)   |   ISSI 176 (-1)   |   JII 577 (-4)   |   JII70 205 (-1)   |   KOMPAS100 1130 (-11)   |   LQ45 888 (-8)   |   MANUFACTUR 1250 (0)   |   MBX 1590 (-13)   |   MINING 1939 (0)   |   MISC-IND 1036 (0)   |   MNC36 301 (-2)   |   PEFINDO25 297 (-3)   |   PROPERTY 351 (0)   |   SMinfra18 295 (-1)   |   SRI-KEHATI 340 (-3)   |   TRADE 872 (0)   |  

Perizinan Berusaha di UU Cipta Kerja Diubah Jadi Berbasis Risiko

Senin, 22 Februari 2021 | 05:45 WIB
Oleh : Whisnu Bagus Prasetyo / WBP

Jakarta, Beritasatu.com - Pemerintah telah menyelesaikan 51 peraturan pelaksanaan Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2020 tentang Cipta Kerja (UU Cipta Kerja). Aturan turunan tersebut terbagi dalam 11 klaster.

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengatakan pengaturan berkaitan perizinan dan kegiatan usaha merupakan upaya reformasi dan deregulasi yang menyesuaikan perkembangan ekonomi dan teknologi informasi. "Penerapan perizinan berusaha berbasis risiko mengubah pendekatan kegiatan berusaha dari berbasis izin ke berbasis risiko (risk based approach/RBA)," kata Airlangga dalam keterangan tertulisnya Senin (22/2/2021).

Adapun perinciannya adalah cakupan kegiatan berusaha mengacu ke Klasifikasi Baku Lapangan Usaha Indonesia (KBLI) tahun 2020.
Sementara hasil RBA atas 18 sektor kegiatan usaha (1.531 KBLI) sebanyak 2.280 tingkat risiko, yaitu risiko rendah (RR) sebanyak 707 (3%), risiko menengah rendah (RMR) sebanyak 458 (20,09%), risiko menengah tinggi (RMT) sebanyak 670 (29,39%), dan risiko tinggi (RT) sebanyak 445 (19,52%).

Berdasarkan hasil RBA tersebut, maka penerapan perizinan berusaha berdasarkan risiko dilaksanakan sebagai berikut yakni RR hanya Nomor Induk Berusaha (NIB), RMR dengan NIB + Sertifikat Standar (pernyataan), RMT dengan NIB + sertifikat standar (verifikasi), dan RT dengan NIB + izin (verifikasi).

Implementasi di sistem melalui Online Single Submission (OSS) yakni untuk RR & RMR akan dapat selesai di OSS dan dilakukan pembinaan serta pengawasan, sedangkan untuk RMT dan RT dilakukan penyelesaian NIB di OSS serta dilakukan verifikasi syarat/standar oleh kementerian/lembaga/daerah dan dilaksanakan pengawasan terhadapnya. "51% kegiatan usaha cukup diselesaikan melalui OSS, termasuk di dalamnya adalah kegiatan UMK (usaha menangah kecil)," kata dia.

Terkait implementasi dalam sistem OSS, Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) saat ini tengah melakukan peningkatan sistem dan dapat berjalan sepenuhnya paling lambat 4 bulan setelah PP ditetapkan atau sekitar Juli 2021.

Kementerian Dalam Negeri juga telah berkoordinasi dengan pemerintah daerah untuk penyiapan pelayanan perizinan di daerah melalui sistem OSS, termasuk untuk penyiapan SDM, infrastruktur jaringan, perangkat pendukung, serta penyesuaian peraturan daerah (perda) terkait.

Sementara itu peraturan pelaksanaan yang pertama kali diselesaikan adalah dua Peraturan Pemerintah (PP) terkait Lembaga Pengelola Investasi (LPI), yaitu PP Nomor 73 Tahun 2020 tentang Lembaga Pengelola Investasi (LPI) dan PP Nomor 74 Tahun 2020 tentang Modal Awal Lembaga Pengelola Investasi. Selanjutnya, diselesaikan 49 peraturan pelaksanaan yang terdiri dari 45 PP dan empat peraturan presiden (perpres) yang disusun bersama-sama 20 kementerian/lembaga (K/L) sesuai klasternya masing-masing.



Sumber: BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

Peraturan Pelaksanaan UU Cipta Kerja Terbagi dalam 11 Klaster

Peraturan pelaksanaan dikelompokkan dalam 11 klaster pengaturan.

EKONOMI | 22 Februari 2021

PLN Pulihkan 99% Kelistrikan di Tangerang

Wilayah di Tangerang yang belum menyala di antaranya Pinang Griya, Perumahan Regency, Perumahan Golden City Residence, Perum Total Persada dan Duta Alamanda.

EKONOMI | 22 Februari 2021

Kratingdaeng Bagi 500.000 Masker ke 120 Kota di Indonesia

Sejak program roadshow dijalankan, paling tidak lebih dari setengah juta masker telah dibagikan dan akan terus bertambah.

EKONOMI | 21 Februari 2021

Kempupera Gandeng Bank Mandiri Salurkan Dana Program BSPS di Gorontalo

Kempupera tahun 2021 kembali menggandeng Bank Mandiri sebagai penyalur dana Program Bantuan Stimukan Perumahan Swadaya (BSPS) di Provinsi Gorontalo.

EKONOMI | 21 Februari 2021

Penjualan Mobil Diperkirakan Kembali Normal Pertengahan 2021

Pertengahan 2021, pertumbuhan penjualan mobil diperkirakan mencapai titik normal 80.000 unit per bulan dari saat ini sekitar 50.000 unit.

EKONOMI | 21 Februari 2021

Jadi Ikon Ekspor Baru, Kementan Fokus Pacu Ekspor Sarang Burung Walet

Saat ini baru ada 23 pelaku usaha yang dapat mengekspor ke Tiongkok dan sebanyak 13 lagi tengah didampingi agar volume dan nilai ekspornya meningkat.

EKONOMI | 21 Februari 2021

Konsumen Sambut Positif Relaksasi PPnBM Mobil Baru

Dari 3.000 pembicaraan yang dijadikan analisa tersebut 72% yang menyambut positif kebijakan tersebut memiliki pandangan yang beragam.

EKONOMI | 21 Februari 2021

Telkom Siagakan Petugas Guna Pastikan Layanan Tetap Berjalan Normal serta Siapkan Posko Bantuan untuk Masyarakat

Terkait dengan curah hujan yang sangat tinggi yang menyebabkan terjadi banjir di beberapa lokasi di Jakarta dan sekitarnya

EKONOMI | 21 Februari 2021

Penuhi Ekspektasi Tinggi Konsumen, YLKI Minta ASDP Selalu Inovatif

YLKI meminta PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) untuk selalu berinovasi dan meningkatkan kualitas layanan penyeberangan dan pelabuhan yang terintegrasi.

EKONOMI | 21 Februari 2021

Usai Akuisisi IFL, Kinerja ICBP Masih Punya Potensi Meningkat

Saham di sektor barang konsumen yang berada di bawah naungan Grup Salim.

EKONOMI | 21 Februari 2021


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS