Relaksasi Kredit Mobil dan Rumah Bisa Tingkatkan Konsumsi 0,5%
Logo BeritaSatu

Relaksasi Kredit Mobil dan Rumah Bisa Tingkatkan Konsumsi 0,5%

Senin, 22 Februari 2021 | 14:45 WIB
Oleh : Herman / FER

Jakarta, Beritasatu.com - Sebagai tindak lanjut sinergi kebijakan Komite Stabilitas Sistem Keuangan (KSSK) dalam Paket Kebijakan Terpadu untuk Peningkatan Pembiayaan Dunia Usaha dalam rangka Percepatan Pemulihan Ekonomi, Bank Indonesia telah menempuh langkah-langkah kebijakan.

Dua kebijakan yang paling banyak disorot yaitu melonggarkan ketentuan Uang Muka Kredit/Pembiayaan Kendaraan Bermotor menjadi paling sedikit 0% untuk semua jenis kendaran bermotor terbaru.

BI juga melonggarkan rasio Loan to Value/Financing to Value (LTV/FTV) Kredit/Pembiayaan Properti menjadi paling tinggi 100% untuk semua jenis properti (rumah tapak, rumah susun, serta ruko/rukan), bagi bank yang memenuhi kriteria NPL/NPF tertentu, dan menghapus ketentuan pencairan bertahap properti inden.

Kepala Departemen Kebijakan Makroprudensial BI, Juda Agung mengungkapkan, melalui kebijakan baru ini, diharapkan konsumsi di sektor kendaraan bermotor dan properti bisa kembali meningkat untuk mendukung pemulihan ekonomi nasional.

"Hitungan-hitungan kami secara kasar, dengan adanya relaksasi di sektor properti dan sektor kendaraan bermotor, ini akan mendorong kira-kira lebih dari 0,5% pertumbuhan di sektor konsumsi, khususnya di dua sektor ini,” kata Juda Agung dalam acara taklimat media, Senin (22/2/2021).

Namun, Juda belum bisa memastikan kapan kebijakan baru ini sudah bisa mulai meningkatkan permintaan kredit kendaraan bermotor (KKB) dan kredit pemilihan rumah (KPR).

"Semua ini kan bergerak secara simultan. Kalau mobilitas sudah tinggi, tentu saja kan demand untuk kendaraan bermotor juga akan tinggi,” kata Juda.

Sebelumnya, dalam Rapat Dewan Gubernur (RDG) Bank Indonesia pada 17-18 Februari 2021 lalu, telah diputuskan untuk menurunkan BI 7-Day Reverse Repo Rate (BI7DRR) sebesar 25 bps menjadi 3,50%, suku bunga Deposit Facility sebesar 2,75%, dan suku bunga Lending Facility sebesar 4,25%.

BI juga memperkirakan pertumbuhan ekonomi Indonesia di 2021 pada kisaran 4,3%-5,3%, lebih rendah dari perkiraan sebelumnya pada kisaran 4,8%-5,8%.



Sumber: BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

PLN Pulihkan 99% Listrik Pelanggan di Jakarta

Adapun wilayah yang saat ini masih terdampak yaitu di sebagian wilayah Kemang, Kantor LIPI, Warung Buncit, Kalimalang dan sekitarnya.

EKONOMI | 22 Februari 2021

Sandiaga: I Gede Ardika Punya Sumbangsih Besar terhadap Pariwisata Indonesia

Sandiaga mengungkapkan mendiang Menteri Kebudayaan dan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, I Gede Ardika telah memberikan sumbangsih bagi perkembangan pariwisata.

EKONOMI | 22 Februari 2021

Pecahkan Rekor, Penjualan ORI019 Capai Rp 26 Triliun

Hasil penjualan ORI019 memecahkan rekor penerbitan Surat Berharga Negara (SBN) ritel secara online.

EKONOMI | 22 Februari 2021

Presiden Jokowi Lantik Pejabat BPJS Kesehatan-Ketenagakerjaan

Presiden melantik Direktur dan Dewas dua BPJS.

EKONOMI | 22 Februari 2021

OCBC NISP Buyback Saham Karyawan

PT Bank OCBC NISP Tbk (NISP) akan melakukan pembelian kembali (buyback) saham perseroan dengan nilai maksimal Rp 500 juta.

EKONOMI | 22 Februari 2021

Gandeng PPI, Dewata Freight International Jajaki Industri Logistik Berbasis Komoditi

PT Dewata Freight International Tbk (DEAL) kerja sama PT PPI untuk menjalin kemitraan strategis dalam bidang logistik berbasis komoditi.

EKONOMI | 22 Februari 2021

Aturan Pelaksana UU Cipta Kerja Rampung, Kadin Siap Bantu Promosikan Investasi

Kadin memberi apresiasi kepada pemerintah yang telah berhasil menyelesaikan 51 peraturan pelaksanaan Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2020 tentang Cipta Kerja.

EKONOMI | 22 Februari 2021

DPR: Holding BUMN Ultra Mikro Permudah Akses Pembiayaan

Pembiayaan yang lebih terjangkau dan akses layanan yang semakin luas diyakini akan tercipta pasca terbentuknya integrasi (holding) BUMN.

EKONOMI | 22 Februari 2021

Rupiah dan Mata Uang Asia Kompak Melemah Siang Ini

Transaksi rupiah siang ini diperdagangkan dalam kisaran Rp 14.070-Rp 14.108 per dolar AS.

EKONOMI | 22 Februari 2021

Jokowi Lantik Mantan Wadirut BNI Jadi Dirut BPJS Ketenagakerjaan

Muhammad Zuhri juga dilantik sebagai ketua dewan pengawas BPJS Ketenagakerjaan dari unsur pemerintah.

EKONOMI | 22 Februari 2021


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS