Ini Komponen Penyokong Belanja Negara Tumbuh Positif
Logo BeritaSatu
INDEX

AGRI 1577 (0)   |   BASIC-IND 938 (0)   |   BISNIS-27 477 (-4)   |   COMPOSITE 5975 (-54)   |   CONSUMER 1621 (0)   |   DBX 1411 (-16)   |   FINANCE 1361 (0)   |   I-GRADE 166 (-1)   |   IDX30 471 (-4)   |   IDX80 128 (-1)   |   IDXBASIC 1248 (-17)   |   IDXBUMN20 358 (-2)   |   IDXCYCLIC 736 (-3)   |   IDXENERGY 747 (-0)   |   IDXESGL 129 (-1)   |   IDXFINANCE 1325 (-12)   |   IDXG30 135 (-1)   |   IDXHEALTH 1296 (-16)   |   IDXHIDIV20 416 (-2)   |   IDXINDUST 956 (-20)   |   IDXINFRA 871 (-2)   |   IDXMESBUMN 102 (-0)   |   IDXNONCYC 740 (-4)   |   IDXPROPERT 877 (-10)   |   IDXQ30 135 (-1)   |   IDXSMC-COM 282 (-1)   |   IDXSMC-LIQ 337 (-2)   |   IDXTECHNO 3348 (-19)   |   IDXTRANS 1056 (-5)   |   IDXV30 127 (-1)   |   INFOBANK15 952 (-10)   |   INFRASTRUC 1036 (0)   |   Investor33 406 (-3)   |   ISSI 176 (-1)   |   JII 577 (-5)   |   JII70 205 (-1)   |   KOMPAS100 1130 (-11)   |   LQ45 888 (-8)   |   MANUFACTUR 1250 (0)   |   MBX 1590 (-13)   |   MINING 1939 (0)   |   MISC-IND 1036 (0)   |   MNC36 301 (-2)   |   PEFINDO25 297 (-3)   |   PROPERTY 351 (0)   |   SMinfra18 295 (-2)   |   SRI-KEHATI 340 (-3)   |   TRADE 872 (0)   |  

Ini Komponen Penyokong Belanja Negara Tumbuh Positif

Selasa, 23 Februari 2021 | 16:53 WIB
Oleh : Triyan Pangastuti / EHD

Jakarta, Beritasatu.com - Kementerian Keuangan mencatat realisasi belanja negara sepanjang Januari 2021 tumbuh 4,2 persen (yoy) atau sebesar Rp 145,8 triliun. Realisasi ini memenuhi 5,3 persen dari target belanja negara dalam APBN sebesar Rp 2.750 triliun.

Menteri Keuangan, Sri Mulyani Indrawati mengatakan bahwa dari sisi belanja APBN sebagai instrumen fiskal yang melakukan akselerasi pemulihan dan terlihat di dalam belanja yaitu semua tumbuh positif dibandingkan Januari tahun lalu. “Belanja negara yang tumbuh positif terutama didorong peningkatan dari belanja modal dan bansos untuk mendukung perlindungan pada masyarakat dan percepatan penyelesaian proyek infrastruktur,” tuturnya.

Lebih lanjut, realisasi belanja Rp145,8 triliun berasal dari belanja pemerintah pusat Rp94,7 triliun atau 4,8 persen dari target sebesar Rp1.954,5 triliun dengan rincian belanja K/L Rp 48 triliun atau telah memenuhi 4,7 persen dari target sebesar Rp1.032 triliun.

Kemudian untuk belanja non K/L Rp46,6 triliun atau 5,1 persen dari target yaitu Rp 922,6 triliun dan tumbuh 14,8 persen yang didorong oleh pencairan pensiun dan subsidi BBM/LPG. “Kalau dilihat belanja K/L itu belanja pegawainya relatif sama atau tidak banyak berubah namun belanja barang dan belanja modal serta belanja bansos melonjak sangat tinggi,” ujarnya.

Lebih rinci, belanja KL terdiri dari belanja pegawai Rp12,6 triliun atau 4,7 persen dari target Rp268 triliun dan tumbuh 0,8 persen (yoy) dibandingkan Januari tahun lalu Rp12,5 triliun.

Kemudian belanja barang Rp3,5 triliun atau 1 persen dari target Rp360,8 triliun dan mampu tumbuh 7,2 persen (yoy) dari Januari tahun lalu Rp3,3 triliun. “Kenaikan ini didorong belanja operasional dan pemeliharaan sarana dan prasarana publik”tuturnya.

Adapun beberapa diantaranya belanja barang KL yang mengalami kenaikan signifikan yakni Kementerian Pertahanan naik hingga 101,1 persen, Badan Intelijen Negara naik 9,8 persen, Polri juga naik 2,7 persen dan Kementerian PUPR naik hingga 307,5 persen.

Kemudian untuk belanja modal terealisasi Rp11,9 triliun atau tumbuh signifikan hingga 539,4 persen dibandingkan Januari tahun lau Rp1,9 triliun serta 4,8 persen dari target Rp246,8 triliun.

Sri Mulyani mengatakan belanja modal melonjak tinggi diantaranya karena Kementerian PUPR telah membelanjakan Rp8,6 triliun pada Januari atau lebih tinggi dari periode sama tahun lalu Rp1,6 triliun.

“Peningkatan ini sejalan belanja modal jalan irigasi dan jaringan kementerian PUPR, makanya bisa dilihat meski Januari PUPR sangat sibuk karena bayar multiyears kontrak dan belanja belanja yang dilakukan dalam rangka proyek-proyek dikerjakan serta untuk belanja-belanja yang berhubungan dengan infrastruktur jalan”tuturnya.

Sementara itu, Kementerian Pertahanan juga naik 365 persen meskipun angkanya kecil di level Rp 300 miliar dibandingkan Rp 100 miliar dan Polri turut naik luar biasa Rp 2,6 triliun atau 79 ribu kali dari Januari tahun lalu yang masih nol.

Kemudian belanja di Kementerian Perhubungan tercatat naik 268,5 persen sudah membelanjakan Rp 200 miliar. “Realisasi belanja modal Polri lebih tinggi, merupakan realisasi atas pengadaan almatsus dan alat material lainnya”tuturnya.

Kemudian untuk belanja bantuan sosial terealisasi Rp20 triliun atau 12,8 persen dari target Rp156,4 triliun dan mampu tumbuh 51,4 persen (yoy) dibandingkan Januari 2020 Rp 13,2 triliun.

Ia mengatakan belanja bansos melonjak sangat tinggi belanja di Kementerian sosial Rp 16,2 triliun atau naik 76,4 persen dibandingkan tahun lalu Rp 9,2 triliun.

“Untuk tahun lalu Januari, pandemi belum dideklarasikan jadi berbagai bansos pandemi baru dibayarkan mulai April dan nanti kelihatan bahwa bansos Januari lebih tinggi sebab mempertahankan berbagai bansos untuk situasi pandemi untuk kuartal I mulai Januari 2021 ini”tuturnya.

Kemudian realisasi bansos di Kementerian Kesehatan baru Rp 3,8 triliun dan Kementerian Agama masih sekitar Rp 110 miliar. Selanjutnya, belanja negara juga ditunjang oleh realisasi Transfer ke Daerah dan Dana Desa (TKDD) yaitu Rp 51,1 triliun atau 6,4 persen dari target Rp 795,5 triliun. Realisasi TKDD tersebut terdiri dari transfer ke daerah yang mencapai Rp 50,3 triliun dan Dana Desa sebesar Rp 0,8 triliun.



Sumber: BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

63.253 Orang Diperiksa dengan Genose di Stasiun, 617 Positif

PT KAI (Persero) mencatat 63.253 calon penumpang kereta api (KA) diperiksa alat Genose di stasiun sejak 3 - 22 Februari 2021.

EKONOMI | 23 Februari 2021

Temui Menko PMK, Menhub Lapor Keinginan Operator Gunakan Genose di Penerbangan

Menhub melaporkan permintaan stakeholders penerbangan kepada Menko PMK Muhadjir Effendy, Selasa (23/2/2021).

EKONOMI | 23 Februari 2021

Tingkatkan Layanan Kesehatan RS Universitas Andalas, PGN Serahkan Bantuan Ambulans

PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGN) menyerahkan bantuan satu unit mobil ambulans kepada RS Universitas Andalas (RS UNAND), Kota Padang, Sumatera Barat.

EKONOMI | 23 Februari 2021

Lebih 6.000 Perusahaan Sudah Daftar, Kadin Tunggu Regulasi Vaksinasi Mandiri

Vaksin yang akan digunakan pada vaksinasi gotong royong tidak akan menggunakan merek vaksin yang sama dengan program vaksinasi Covid-19.

EKONOMI | 23 Februari 2021

PP Nomor 7/2021 Terbit Memudahkan Koperasi dan UMKM

Kemkop dan UKMmenyatakan Peraturan Pemerintah (Pp) Nomor 7 Tahun 2021 tentang Kemudahan, Pelindungan, dan Pemberdayaan Koperasi dan UMKM telah resmi diundangkan

EKONOMI | 23 Februari 2021

Menko Airlangga: Pertumbuhan Ekonomi RI Nomor 4 Setelah Tiongkok, Vietnam, dan Korsel

Pemerintah optimistis pertumbuhan ekonomi membaik di tahun 2021

EKONOMI | 21 Februari 2021

Anggaran PEN 2021 Naik Lagi Hampir Rp 700 T, Ini Penjelasan Sri Mulyani

Kenaikan anggaran PEN untuk mendorong efektivitas pemulihan ekonomi nasional yang diharapkan terakselerasi di kuartal I 2021.

EKONOMI | 23 Februari 2021

Rupiah Ditutup Menguat ke Rp 14.092 Per Dolar AS

Rupiah hari ini diperdagangkan dengan kisaran Rp 14.092- Rp 14.117 per dolar AS.

EKONOMI | 23 Februari 2021

Program Kartu Prakerja Kembali Dibuka dengan Kuota 600.000 Peserta

Pada semester I 2021, anggaran yang dialokasikan untuk program Kartu Prakerja mencapai Rp 10 triliun dengan target 2,7 juta peserta.

EKONOMI | 23 Februari 2021

Perumahan di Koridor Timur Jakarta Jadi Pilihan Milenial

Perumahan di koridor timur Jakarta seperti Lippo Cikarang menjadi lokasi hunian ideal bagi generasi milenial.

EKONOMI | 23 Februari 2021


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS