Baru 1 Bulan di 2021, Defisit APBN Tembus Rp 45,7 Triliun
Logo BeritaSatu

Baru 1 Bulan di 2021, Defisit APBN Tembus Rp 45,7 Triliun

Selasa, 23 Februari 2021 | 19:15 WIB
Oleh : Triyan Pangastuti / WBP

Jakarta, Beritasatu.com- Kementerian Keuangan (Kemkeu) mencatat defisit Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) 2021 sepanjang Januari sebesar Rp 45,7 triliun atau setara 0,26% terhadap produk domestik bruto (PDB) atau naik dibandingkan periode yang sama tahun lalu 0,23%.

Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani Indrawati mengatakan defisit APBN pada bulan Januari disebabkan penerimaan negara yang melemah. Tercatat realisasi hanya Rp 100,1 triliun atau turun 4,8% year on year (yoy) jika dibandingkan tahun lalu Rp 105,1 triliun. Penerimaan negara ditopang peningkatan kepabeanan dan cukai imbas kebijakan tarif cukai dan kenaikan ekspor seiring melambungnya harga komoditas. “Pendapatan negara keseluruhan relatif comparable meski komposisi sangat berbeda, sebab penerimaan pajak Januari kontraksi 15,3% yoy atau setara Rp 68,5 triliun. Untuk cukai terjadi lonjakan 175% jadi Rp 12,5 triliun dibandingkan periode yang sama tahun lalu Rp 4,5 triliun,” tuturnya.

Secara rinci, lemahnya penerimaan negara disebabkan minimnya setoran pajak karena dampak Covid-19. Hal ini tercermin dari realisasi pajak penghasilan (PPh) migas sebesar Rp 2,3 triliun, atau turun 19,8% yoy. Pencapaian PPh migas lebih buruk dibandingkan pajak nonmigas yang terkontraksi 15,2% yoy.

Turunnya PPh migas karena harga migas lebih rendah dibandingkan Januari 2020, meskipun dibanding sebelum pandemi masih lebih baik. Hal ini mempengaruhi setoran pajak di sektor migas.

Untuk penerimaan negara bukan pajak (PNBP) tercatat Rp 19,1 triliun atau kontraksi 2,9% yoy disebabkan aktivitas ekonomi dan harga minyak belum sepenuhnya pulih.

Hal berbeda justru terjadi pada belanja negara sebesar Rp 145,8 triliun, tumbuh 4,2% yoy. Untuk belanja pemerintah pusat tumbuh 32,4% yoy menjadi Rp 94,7 triliun. Menurutnya pencapaian belanja selama Januari 2021 untuk mengakselerasi pemulihan ekonomi. Belanja negara yang positif didorong peningkatan belanja modal dan bantua sosial (bansos) untuk mendukung perlindungan pada masyarakat dan percepatan penyelesaian proyek infrastruktur. “Paling paling penting dalam APBN 2021 sisi belanja, karena APBN instrumen fiskal yang melakukan akselerasi pemulihan. Hal ini terlihat dari belanja positif dan growth dibandingkan Januari tahun lalu,” tuturnya.

Selanjutnya untuk belanja kementerian lembaga (K/L) tercatat Rp 48 triliun atau tumbuh 55,6%. Untuk belanja non-K/L tercatat naik 14,8% jadi Rp 46,6 triliun.

Terakhir, untuk transfer ke daerah dan dana desa (TKDD) mencapai Rp 51,1 triliun, atau kontraksi 25,3% dibandingkan periode yang sama tahun lalu. Kemudian untuk transfer ke daerah terealisasi Rp 50,3 triliun mengalami kontraksi 26% yoy. Sementara dana desa sebesar Rp 800 miliar.

Sementara realisasi pembiayaan sepanjang Januari 2021 sebesar Rp 165,9 triliun tumbuh 140,7% secara tahunan. Angka tersebut setara dengan 16,5% dari outlook pembiayaan hingga akhir tahun ini yang mencapai Rp 1.006,4 triliun. Menurutnya realisasi pembiayaan anggaran didukung tren positif pasar keuangan serta aliran modal dan investasi langsung.



Sumber: BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

IHSG Ditutup Naik, Ini Daftar Saham dengan Volume dan Nilai Terbesar

Level indeks tertinggi indeks mencapai 6.279,14, sedangkan terendah 6.241,95.

EKONOMI | 23 Februari 2021

Ini Alasan Pengusaha Tertarik Ikut Vaksinasi Mandiri

Tingginya biaya tes Covid-19 secara reguler untuk para karyawan menjadi alasan pengusaha bersedia berpartisipasi dalam program vaksinasi mandiri.

EKONOMI | 23 Februari 2021

Ashmore Optimistis Dana Kelolaan Reksa Dana Naik Tahun Ini

Perseroan berencana untuk mengeluarkan produk baru bertema environmental, social and governance (ESG) pada kuartal I 2021.

EKONOMI | 23 Februari 2021

Garuda Layani Penerbangan Kargo Kertajati-Batam

Garuda Indonesia Selasa (23/2/2021) resmi melayani penerbangan kargo dengan rute Bandara Internasional Jawa Barat (BIJB), Kertajati menuju Bandara Hang Nadim.

EKONOMI | 23 Februari 2021

IHSG Ditutup Menguat, Asing Banyak Beli TLKM dan Lepas BMRI

Level IHSG tertinggi indeks mencapai 6.279,14, sedangkan terendah 6.241,95.

EKONOMI | 23 Februari 2021

Perusahaan Transportasi White Horse Bentuk Bisnis Baru Pengiriman Makanan

Fitur pengantaran makanan White Horse diperkenalkan lewat anak usaha perusahaan, yaitu DayTrans dengan layanan bernama DayMall.

EKONOMI | 23 Februari 2021

Kisah Pengemudi GrabBike yang Dulunya Pekerja Serabutan

Usai bergabung dengan Grab, Syahrier kini memiliki tabungan emas yang akan ia gunakan untuk menata masa depan ketiga anaknya.

EKONOMI | 23 Februari 2021

IHSG Ditutup di Zona Hijau, Ini Jajaran Saham Top Gainers

Sebanyak 234 saham naik, 248 saham turun, dan 154 saham stagnan.

EKONOMI | 23 Februari 2021

Dorong Kinerja Perusahaan, Pelindo 1 Gandeng 3 Badan Usaha

Kolaborasi dan partnership menjadi salah satu strategi Pelindo 1 untuk menjawab tantangan perusahaan di masa pandemi Covid-19.

EKONOMI | 23 Februari 2021

Ini Komponen Penyokong Belanja Negara Tumbuh Positif

Kementerian Keuangan mencatat realisasi belanja negara sepanjang Januari 2021 tumbuh 4,2 persen (yoy) atau sebesar Rp 145,8 triliun.

EKONOMI | 23 Februari 2021


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS