Teten Masduki: Basis Data Tunggal UMKM Jadi Prioritas
Logo BeritaSatu
INDEX

BISNIS-27 515.321 (-2.12)   |   COMPOSITE 6289.65 (-47.85)   |   DBX 1346.19 (-12.68)   |   I-GRADE 181.205 (-1.35)   |   IDX30 507.3 (-3.78)   |   IDX80 137.13 (-1.34)   |   IDXBUMN20 404.453 (-5.99)   |   IDXESGL 139.923 (-0.37)   |   IDXG30 143.928 (-0.43)   |   IDXHIDIV20 446.912 (-3.18)   |   IDXQ30 145.336 (-0.95)   |   IDXSMC-COM 297.691 (-2.23)   |   IDXSMC-LIQ 363.216 (-3.08)   |   IDXV30 137.088 (-3.12)   |   INFOBANK15 1041.31 (-5.34)   |   Investor33 435.377 (-2.34)   |   ISSI 184.679 (-1.32)   |   JII 634.506 (-3.05)   |   JII70 224.071 (-1.43)   |   KOMPAS100 1224.8 (-8.57)   |   LQ45 952.541 (-7.79)   |   MBX 1705.32 (-12.44)   |   MNC36 322.487 (-1.62)   |   PEFINDO25 325.966 (4.31)   |   SMInfra18 310.375 (-3.1)   |   SRI-KEHATI 370.053 (-2.69)   |  

Teten Masduki: Basis Data Tunggal UMKM Jadi Prioritas

Selasa, 23 Februari 2021 | 21:32 WIB
Oleh : Herman / FER

Jakarta, Beritasatu.com - Menteri Koperasi dan UKM, Teten Masduki mengakui tidak adanya data tunggal pelaku usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM) membuatnya kesulitan mengambil kebijakan pada awal masa pandemi Covid-19. Namun karena pandemi ini menuntut pemerintah untuk mengambil langkah cepat, khususnya untuk menyelamatkan UMKM, akurasi data pada awal pandemi tidak menjadi pertimbangan utama.

“Mengenai data, ini yang menjadi problem. Karena dari awal, data terintegrasi UMKM ini tidak ada. Yang mengurusi UMKM ada 18 kementerian, ada daerah juga karena usaha kecil dan mikro datanya di daerah, jadi sulit. Tapi kita sepakat, ya sudahlah ini kita tidak bisa bicara akurasi data karena kita perlu gerak cepat,” kata Teten Masduki dalam sesi talk show di acara “Beritasatu Public Leader Awards”, Selasa (23/2/2021).

Teten mengungkapkan, berdasarkan data perbankan, jumlah rekening yang diidentifikasi sebagai pelaku UMKM mencapai sekitar 60 juta. Jumlah tersebut mendekati angka 64 juta pelaku UMKM berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS).

“Ya kita pakai asumsi itu saja. Kalau kurang, kita tambah. Yang penting kita cepat dan sesuai dengan kebutuhan yang diharapkan,” kata Teten.

Ketika program dukungan untuk UMKM mulai berjalan, survei Asian Development Bank (ADB) menyebutkan bahwa yang paling dibutuhkan pelaku usaha mikro adalah hibah. Survei ini sesuai dengan program yang kemudian dijalankan pemerintah. Namun ada beberapa anggaran program yang ternyata lebih besar dari yang dibutuhkan, misalnya subsidi bunga, sehingga penyerapannya menjadi sedikit.

“Pembelajaran dari ini, maka kita sekarang yang menjadi prioritas, apalagi dengan adanya Undang-undang Cipta kerja, kita dimungkinkan sekarang untuk menyiapkan infrastruktur untuk membangun data tunggal UMKM,” kata Teten. 




Sumber: BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

Hutama Karya Ciptakan Program Mandiri Pangan di Sekitar Tol Riau

Program yang melibatkan puluhan UMKM ini sekaligus sebagai upaya pelaksanaan Sustainable Development Goal (SDG).

EKONOMI | 23 Februari 2021

Raih “Beritasatu Public Leader Awards”, Sri Mulyani: Berkat Kepemimpinan Jokowi

Penghargaan ini menurutnya juga merupakan sebuah pengakuan dari Beritasatu atas hadirnya Kemkeu dalam berikhtiar menjawab tantangan Covid-19.

EKONOMI | 23 Februari 2021

Menkop UKM Harap “Beritasatu Public Leader Awards” Lahirkan Pemimpin Teladan

UMKM yang mengisi 99% postur pelaku usaha di Indonesia layak menyandang gelar tulang punggung ekonomi nasional.

EKONOMI | 23 Februari 2021

Hingga Akhir 2021 BEI Optimistis Investor Tumbuh 25%

Hingga Januari 2021 berhasil membukukan pertumbuhan investor saham sebanyak 335.000 menjadi 2,03 juta investor.

EKONOMI | 23 Februari 2021

Terima “Beritasatu Public Leader Awards”, Ini Langkah Nyata Erick Thohir

Penghargaan ini diberikan kepada para pemimpin publik yang dinilai memiliki kinerja inovatif selama pandemi Covid-19.

EKONOMI | 23 Februari 2021

Pembiayaan Utang Awal Tahun Melonjak 143%

Kenaikan pembiayaan utang karena perbedaan defisit APBN di tahun 2020 dan 2021.

EKONOMI | 23 Februari 2021

Januari, Dana Pemda Mengendap di Perbankan Capai Rp 133,5 Triliun

Dana milik Pemda yang mengendap di perbankan hingga Januari 2021 mencapai Rp 133,5 triliun.

EKONOMI | 23 Februari 2021

Kadin Gandeng Jerman Dorong Program Vokasi untuk Bangkitkan Ekonomi

Sektor ketenagakerjaan mengahadapi isu yang luar biasa berat karena pengaruh digitalisasi dan pandemi.

EKONOMI | 23 Februari 2021

Airlangga: “Beritasatu Public Leader Awards” Dorong Pemimpin Terus Produktif

Kepada 14 public leader yang menerima penghargaan, Airlangga sampaikan selamat dan sukses.

EKONOMI | 23 Februari 2021

Bendungan Napun Gete Pacu Produktivitas Pertanian dan Peternakan NTT

Kunci kemakmuran NTT terletak pada bagaimana pengairan mampu dialirkan ke persawahan dan peternakan.

EKONOMI | 23 Februari 2021


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS