Studi: Masyarakat Indonesia Paling Banyak Kurangi Uang Tunai di ASEAN
Logo BeritaSatu
INDEX

AGRI 1577 (0)   |   BASIC-IND 938 (0)   |   BISNIS-27 477 (-4)   |   COMPOSITE 5975 (-54)   |   CONSUMER 1621 (0)   |   DBX 1411 (-16)   |   FINANCE 1361 (0)   |   I-GRADE 166 (-1)   |   IDX30 471 (-4)   |   IDX80 128 (-1)   |   IDXBASIC 1248 (-17)   |   IDXBUMN20 358 (-2)   |   IDXCYCLIC 736 (-3)   |   IDXENERGY 747 (-0)   |   IDXESGL 129 (-1)   |   IDXFINANCE 1325 (-12)   |   IDXG30 135 (-1)   |   IDXHEALTH 1296 (-16)   |   IDXHIDIV20 416 (-2)   |   IDXINDUST 956 (-20)   |   IDXINFRA 871 (-2)   |   IDXMESBUMN 102 (-0)   |   IDXNONCYC 740 (-4)   |   IDXPROPERT 877 (-10)   |   IDXQ30 135 (-1)   |   IDXSMC-COM 282 (-1)   |   IDXSMC-LIQ 337 (-2)   |   IDXTECHNO 3348 (-19)   |   IDXTRANS 1056 (-5)   |   IDXV30 127 (-1)   |   INFOBANK15 952 (-10)   |   INFRASTRUC 1036 (0)   |   Investor33 406 (-3)   |   ISSI 176 (-1)   |   JII 577 (-5)   |   JII70 205 (-1)   |   KOMPAS100 1130 (-11)   |   LQ45 888 (-8)   |   MANUFACTUR 1250 (0)   |   MBX 1590 (-13)   |   MINING 1939 (0)   |   MISC-IND 1036 (0)   |   MNC36 301 (-2)   |   PEFINDO25 297 (-3)   |   PROPERTY 351 (0)   |   SMinfra18 295 (-2)   |   SRI-KEHATI 340 (-3)   |   TRADE 872 (0)   |  

Studi: Masyarakat Indonesia Paling Banyak Kurangi Uang Tunai di ASEAN

Rabu, 24 Februari 2021 | 18:07 WIB
Oleh : Whisnu Bagus Prasetyo / WBP

Jakarta, Beritasatu.com – Masyarakat Indonesia paling banyak mengurangi penggunaan uang tunai selama new normal. Sebanyak 6 dari 10 konsumen Khawatir akan penyebaran virus Covid-19 sehingga lebih memilih nontunai (cashless). Jumlah ini merupakan yang tertinggi di Asia Tenggara (ASEAN).

Hal itu terungkap dalam studi Visa Consumer Payment Attitudes terbaru, survei tahunan yang menyoroti pertumbuhan konsumen yang melek digital dan pergeseran cara pembayaran di Asia Tenggara. "Pembayaran dan perilaku berbelanja konsumen Indonesia yang berubah signifikan akibat pandemi," kata Presiden Direktur PT Visa Worldwide Indonesia, Riko Abdurrahman dalam keterangan tertulisnya Rabu (24/2/2021).

Proporsi yang sama atau 63% konsumen Indonesia juga mengakui semakin jarang berbelanja dengan uang tunai. Lebih lanjut, tujuh dari 10 (66%) menyatakan merasa tak perlu lagi membawa uang tunai yang mengindikasikan pergeseran perilaku konsumen.

Riko mengatakan di tengah pandemi, keamanan pribadi dan higiene pembayaran menjadi prioritas utama yang mendorong banyak konsumen Indonesia beralih ke pembayaran nontunai dan mempertimbangkan pembayaran nirsentuh (contactless). “Konsumen Indonesia telah merasakan langsung manfaat gaya hidup nontunai, terutama dari segi keamanan, kenyamanan, dan efisiensi," kata dia.

Pembayaran contactless juga diminati banyak orang dan menjadi penyebab penurunan pembayaran tunai, terlepas dari fakta banyaknya konsumen mengurangi intensitas belanja tatap muka.

"Studi Visa menyoroti bagaimana keamanan pribadi dan digital-first commerce akan tetap menjadi tren bahkan setelah pandemi Covid-19 berakhir, di mana masyarakat akan menggunakan lebih sedikit uang tunai dan lebih sering berbelanja online di marketplace,” tambah Riko.

Hampir enam dari 10 (59%) konsumen Indonesia lebih memilih berbelanja di situs perdagangan (marketplace) online, dengan mayoritas transaksi mobile e-commerce terjadi melalui aplikasi, sekitar 12 kali dalam sebulan. Perilaku berbelanja mereka juga telah bergeser, di mana empat dari 10 konsumen memilih untuk mendukung usaha rumahan atau lokal. Saat berbelanja, layanan pesan antar ke rumah menjadi pilihan utama, di mana sembilan dari 10 (88%) konsumen Indonesia menggunakan layanan tersebut, dengan tujuh dari 10 mengakui lebih sering menggunakan layanan tersebut, rata-rata tujuh kali setiap bulannya.

“Visa berkomitmen mendukung sektor pembayaran yang semakin lancar, aman, dan terjaga di Indonesia, sebagai sebuah fondasi inklusi keuangan dan mendorong pertumbuhan ekonomi yang lebih besar," kata Riko.



Sumber: BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

Jenis Investasi yang Dilarang Turun Jadi Enam Bidang Usaha

245 bidang usaha diberikan fasilitas tax holiday, tax allowance, dan investment allowance.

EKONOMI | 24 Februari 2021

ANTM, TLKM dan BBCA Kuasai Saham dengan Value Terbesar

Harga ANTM terkoreksi 1,02%, TLKM meningkat 0,29%, AGRO naik 12,30%, BBCA menurun 1,47% dan BBRI turun 1,25%.

EKONOMI | 24 Februari 2021

Vokraf Dukung Program Kartu Prakerja

Program Kartu Prakerja 2020 diikuti oleh 5,5 juta peserta yang terpilih dari 43,8 juta pendaftar.

EKONOMI | 24 Februari 2021

IHSG Ditutup Turun, Asing Tetap Akumulasi TLKM, MYOR, BBTN, dan BBNI

Level tertinggi indeks mencapai 6.294,14, sedangkan terendah 6.254,55.

EKONOMI | 24 Februari 2021

Bank Sahabat Sampoerna Ajak Nasabahnya Umrah

Sebagai bank yang fokus pada UMKM, loyalitas nasabah memungkinkan perusahaan tetap berkontribusi terhadap tumbuh kembang UMKM.

EKONOMI | 24 Februari 2021

Meski IHSG Turun, Ini Jajaran Saham yang Beri Untung Besar

Level tertinggi indeks mencapai 6.294,14, sedangkan terendah 6.254,55.

EKONOMI | 24 Februari 2021

BKPM Optimistis Realisasikan Target Investasi Rp 900 Triliun

Bahlil Lahadalia mengaku optimistis bisa merealisasikan target investasi tersebut melalui kolaborasi dengan berbagai kementerian dan lembaga.

EKONOMI | 24 Februari 2021

Kempupera Tegaskan Program Sejuta Rumah Tetap Dilanjutkan

Pemerintah terus mendorong pelaksanaan program sejuta rumah, untuk menyediakan hunian yang layak bagi masyarakat.

EKONOMI | 24 Februari 2021

IHSG Ditutup Turun, AGRO dan BANK Kuasai Daftar Saham Teraktif

PT Bank Rakyat Indonesia Agroniaga Tbk (AGRO) dengan frekuensi 71.189 kali.

EKONOMI | 24 Februari 2021

MNC Bank Ajak Nasabah Gunakan Aplikasi Motion

Selain fitur baru, sisi keamanan dan kelancaran menggunakan aplikasi Motion terus ditingkatkan.

EKONOMI | 24 Februari 2021


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS