Aspeparindo Gencarkan Digitalisasi Perparkiran
Logo BeritaSatu

Aspeparindo Gencarkan Digitalisasi Perparkiran

Rabu, 24 Februari 2021 | 18:48 WIB
Oleh : Lona Olavia / FER

Jakarta, Beritasatu.com - Ketua Umum Asosiasi Pengelola Parkir Indonesia (Aspeparindo) Irfan Januar menyampaikan, pihaknya akan terus menggencarkan pembayaran nontunai untuk mendorong digitalisasi perparkiran.

"Sebab, digitalisasi perparkiran memberikan manfaat bagi pengelola. Salah satu keuntungan itu kebocoran-kebocoran yang semakin mengecil," kat irfan, di Jakarta, Rabu (24/2/2021).

Irfan berharap, para pemangku kepentingan dapat melakukan sejumlah perbaikan agar pengelola parkir semakin gencar dalam menerapkan digitalisasi perparkiran. "Perbaikan yang dibutuhkan salah satunya mengenai pembayaran nontunai," harapnya.

Menurut Irfan, dalam menerapkan pembayaran nontunai, pengelola harus bekerja sama dengan integrator yang mengoneksikan sistem perusahaan dengan pihak bank. "Karena menggunakan jasa integrator, kita harus membayar fee supaya sistem kita dengan bank terkoneksi. Alangkah baiknya dari pihak perbankan menyiapkan integratornya langsung. Sehingga, tidak banyak biaya kita yang terpotong," katanya.

Dia mengungkapkan, pengelola parkir mendapat keuntungan dari tarif parkir yang di dalamnya terdapat beban-beban biaya yang harus ditanggung. Selain biaya integrator, dana yang didapat dari tarif parkir juga dipotong pajak.

"Oleh karena itu, margin kami kalau harus ditambah lagi dengan biaya charge dari bank serta biaya integrator, itu cukup memberatkan. Kalau bisa lebih dipermurah, sehingga pengelola parkir bisa menggalakkan pembayaran nontunai," tandasnya.

Irfan juga berharap perbankan dapat mempercepat proses perpindahan dana dari pengguna jasa parkir yang menggunakan uang elektronik. Sebab, dana parkir yang dibayarkan konsumen via uang elektronik tidak langsung masuk ke rekening perusahaan, melainkan harus terlebih dahulu masuk ke bank terkait.

"Uangnya masuk ke banknya dulu, beberapa hari kemudan baru ditransfer ke rekening perusahaan. Yang jadi masalah, setiap bulan harus melakukan rekonsiliasi dan di tahap rekonsiliasi ini suka ada ketidakcocokan data. Saran kami, ketika konsumen melakukan pembayaran, dananya bisa langsung masuk ke rekening perusahaan. Intinya dipercepat," ungkap Irfan.

Sementara itu, SVP Transaction Banking Retail Sales Bank Mandiri Thomas Wahyudi mengatakan, ada sedikitnya tiga bentuk dukungan yang bisa diberikan perbankan dalam mendigitalkan perpakiran di Indonesia. "Ketiga hal itu adalah dengan menjadi acquiring bank partner, pengelolaan cash management partner, dan business partner integrator," katanya.

Terkait peran sebagai acquiring bank bagi pengelola, Thomas mengatakan, Bank Mandiri bisa menerima pembayaran dari berbagai macam metode pembayaran, mulai dari kartu uang elektronik Mandiri e-Money, pembayaran berbasis server seperti Link Aja, QRIS online dan offline, hingga kartu debit dan kredit.

"Intinya, banyak sekali metode pembayaran yang bisa kita proses. Ini memberi keleluasaan bagi nasabah untuk memilih metode pembayaran," katanya.

Terkait e-Money, dia memastikan pengguna tidak akan menemui kesulitan melakukan top up saldo kartu karena pilihan channel yang tersedia sangat beragam. Pada akhir 2020, Bank Mandiri telah menerbitkan kartu prabayar berlogo Mandiri e-money mencapai 22,8 juta kartu dengan frekuensi transaksi 867 juta transaksi senilai Rp14 triliun. Saat ini pangsa pasar Mandiri E-money berada di kisaran 70% dari total industri uang elektronik



Sumber: BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

Studi: Masyarakat Indonesia Paling Banyak Kurangi Uang Tunai di ASEAN

63% konsumen Indonesia juga mengakui semakin jarang berbelanja dengan uang tunai.

EKONOMI | 24 Februari 2021

Jenis Investasi yang Dilarang Turun Jadi Enam Bidang Usaha

245 bidang usaha diberikan fasilitas tax holiday, tax allowance, dan investment allowance.

EKONOMI | 24 Februari 2021

ANTM, TLKM dan BBCA Kuasai Saham dengan Value Terbesar

Harga ANTM terkoreksi 1,02%, TLKM meningkat 0,29%, AGRO naik 12,30%, BBCA menurun 1,47% dan BBRI turun 1,25%.

EKONOMI | 24 Februari 2021

Vokraf Dukung Program Kartu Prakerja

Program Kartu Prakerja 2020 diikuti oleh 5,5 juta peserta yang terpilih dari 43,8 juta pendaftar.

EKONOMI | 24 Februari 2021

IHSG Ditutup Turun, Asing Tetap Akumulasi TLKM, MYOR, BBTN, dan BBNI

Level tertinggi indeks mencapai 6.294,14, sedangkan terendah 6.254,55.

EKONOMI | 24 Februari 2021

Bank Sahabat Sampoerna Ajak Nasabahnya Umrah

Sebagai bank yang fokus pada UMKM, loyalitas nasabah memungkinkan perusahaan tetap berkontribusi terhadap tumbuh kembang UMKM.

EKONOMI | 24 Februari 2021

Meski IHSG Turun, Ini Jajaran Saham yang Beri Untung Besar

Level tertinggi indeks mencapai 6.294,14, sedangkan terendah 6.254,55.

EKONOMI | 24 Februari 2021

BKPM Optimistis Realisasikan Target Investasi Rp 900 Triliun

Bahlil Lahadalia mengaku optimistis bisa merealisasikan target investasi tersebut melalui kolaborasi dengan berbagai kementerian dan lembaga.

EKONOMI | 24 Februari 2021

Kempupera Tegaskan Program Sejuta Rumah Tetap Dilanjutkan

Pemerintah terus mendorong pelaksanaan program sejuta rumah, untuk menyediakan hunian yang layak bagi masyarakat.

EKONOMI | 24 Februari 2021

IHSG Ditutup Turun, AGRO dan BANK Kuasai Daftar Saham Teraktif

PT Bank Rakyat Indonesia Agroniaga Tbk (AGRO) dengan frekuensi 71.189 kali.

EKONOMI | 24 Februari 2021


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS