Perbaikan Konsumsi Jadi Kunci Pemulihan Ekonomi Nasional di 2021
Logo BeritaSatu
INDEX

BISNIS-27 502.788 (4.65)   |   COMPOSITE 6122.88 (45.91)   |   DBX 1370.08 (6.4)   |   I-GRADE 175.932 (2.01)   |   IDX30 492.65 (5.36)   |   IDX80 132.743 (1.46)   |   IDXBUMN20 383.43 (5.77)   |   IDXESGL 136.189 (1.17)   |   IDXG30 136.661 (1.31)   |   IDXHIDIV20 439.142 (4.16)   |   IDXQ30 142.658 (1.28)   |   IDXSMC-COM 284.07 (1.29)   |   IDXSMC-LIQ 340.315 (4.03)   |   IDXV30 130.843 (1.67)   |   INFOBANK15 1002.8 (10.83)   |   Investor33 425.077 (4.4)   |   ISSI 180.015 (1.37)   |   JII 610.57 (6.12)   |   JII70 214.597 (2.04)   |   KOMPAS100 1179.92 (12.31)   |   LQ45 924.668 (10.2)   |   MBX 1646.91 (13.21)   |   MNC36 314.484 (3.35)   |   PEFINDO25 314.75 (0.73)   |   SMInfra18 301.265 (1.98)   |   SRI-KEHATI 359.316 (3.43)   |  

Perbaikan Konsumsi Jadi Kunci Pemulihan Ekonomi Nasional di 2021

Rabu, 24 Februari 2021 | 20:02 WIB
Oleh : Arnoldus Kristianus / WBP

Jakarta, Beritasatu.com- Peningkatan konsumsi akan berdampak baik terhadap pertumbuhan ekonomi nasional melalui stimulus fiskal pemerintah dan moneter Bank Indonesia (BI). Sebagai gambaran, komponen konsumsi rumah tangga menyumbang 57,31% terhadap perekonomian nasional.

"Perbaikan konsumsi ini menjadi kunci untuk 2021 mengingat kekuatannya diperkirakan masih tertahan," ucap Direktur Eksekutif Departemen Kebijakan Ekonomi BI Yoga Affandi dalam seminar daring 'Harmonisasi Kebijakan Fiskal dan Moneter' pada Rabu (24/2/2021).

Ia mengatakan berdasarkan survei Bank Indonesia, ekspektasi penghasilan dan ketersediaan lapangan kerja pada kuartal I 2021 masih lemah. Namun stimulus fiskal pada program Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) 2021 akan menahan kontraksi. Salah satu sektor yang berperan mendorong konsumsi adalah penjualan barang secara daring. “Saya pikir ke depannya ini (penjualan secara daring) akan terus membaik dan diharapkan akan menghela perekonomian menuju level yang kita inginkan,” ucap Yoga.

Kepala Pusat Kebijakan Ekonomi Makro Badan Kebijakan Fiskal Kementerian Keuangan (Kemkeu) Hidayat Amir mengatakan program perlindungan sosial yang dijalankan pemerintah turut meningkatkan konsumsi masyarakat menengah bawah. Menurutnya tren konsumsi rumah tangga sudah mulai meningkat pada Januari 2021 ini. “Momentum ini yang ingin dijaga,” ucap Hidayat.

Anggaran proram Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) 2021 naik jadi Rp 699,4 triliun. Sektor kesehatan mendapat alokasi Rp 176,3 triliun. Perlindungan sosial mendapatkan alokasi Rp 157,4 triliun. Berikutnya program prioritas untuk sektoral kementerian/lembaga dan pemerintah daerah Rp 125,1 triliun. Pemerintah menganggarkan dukungan untuk UMKM dan korporasi sebesar Rp 186,8 triliun, sedangkan insentif usaha sebesar Rp 53,9 triliun.

Sementara jumlah simpanan masyarakat menengah ke atas justru meningkat karena mobilitasnya terbatas. Salah satu cara yang dilakukan pemerintah untuk meningkatkan konsumsi menengah atas dengan memberikan relaksasi pajak pertambahan nilai barang mewah (PPnBM). “Ini ada momentum untuk tetap menjaga konsumsi rumah tangga kelas menengah yang tabungannya meningkat agar bisa dipakai untuk konsumsi. Sehingga proses pemulihan ekonomi semkain kuat,” ucap Hidayat.

Pengamat Ekonomi Universitas Negeri Jakarta Haryo Kuncoro mengatakan perlu ada sinkronisasi antara sisi permintaan (demand) dan penawaran (supply). Saat ini pemerintah sudah memberikan relaksasi tarif PPnBM untuk meningkatkan penjualan mobil.

Untuk meningkatkan konsumsi rumah tangga, Haryo menyarankan pemerintah bsia melakukan relaksasi terhadap Pajak Pertambahan Nilai (PPN) terhadap produk consumer goods.



Sumber: BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

Di PP 7/2021, Perizinan UMKM Hanya Butuh Waktu 2-3 Jam

Undang-undang Cipta Kerja telah memberi dukungan penuh pada usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM).

EKONOMI | 24 Februari 2021

Sistem OSS Berbasis Risiko Diimplementasikan Mulai 2 Juni

BKPM akan segera mengimplementasikan sistem Online Single Submission (OSS) berbasis risiko yang merupakan acuan untuk proses perizinan berusaha.

EKONOMI | 24 Februari 2021

Pegadaian Gandeng LinkAja Perkuat Ekosistem Digital

Pegadaian berkomitmen untuk dapat menghadirkan ekosistem digital inklusif yang dapat dinikmati oleh seluruh masyarakat Indonesia.

EKONOMI | 25 Februari 2021

Anggoro Eko Cahyo: Siap Kelola Dana BPJamsostek dengan Penuh Integritas

Direksi BPJamsostek akan kelola dana BPJamsostek dengan penuh integritas.

EKONOMI | 24 Februari 2021

Kebijakan DP 0% Bawa Angin Segar untuk Sektor Properti

Tren suplai dan permintaan properti selama tahun 2020 mengalami fluktuasi yang cukup signifikan.

EKONOMI | 24 Februari 2021

Dana Kelolaan BPJS Ketenagakerjaan Capai Rp 480 Triliun

BPJS Ketenagakerjaan juga berhasil membukukan hasil investasi sekitar Rp 36 triliun.

EKONOMI | 24 Februari 2021

Aspeparindo Gencarkan Digitalisasi Perparkiran

Digitalisasi perparkiran dinilai memberikan manfaat bagi pengelola.

EKONOMI | 24 Februari 2021

Studi: Masyarakat Indonesia Paling Banyak Kurangi Uang Tunai di ASEAN

63% konsumen Indonesia juga mengakui semakin jarang berbelanja dengan uang tunai.

EKONOMI | 24 Februari 2021

Jenis Investasi yang Dilarang Turun Jadi Enam Bidang Usaha

245 bidang usaha diberikan fasilitas tax holiday, tax allowance, dan investment allowance.

EKONOMI | 24 Februari 2021

ANTM, TLKM dan BBCA Kuasai Saham dengan Value Terbesar

Harga ANTM terkoreksi 1,02%, TLKM meningkat 0,29%, AGRO naik 12,30%, BBCA menurun 1,47% dan BBRI turun 1,25%.

EKONOMI | 24 Februari 2021


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS