“Jamu Manis” Bank Indonesia untuk Mendorong Pemulihan Ekonomi Nasional
Logo BeritaSatu

“Jamu Manis” Bank Indonesia untuk Mendorong Pemulihan Ekonomi Nasional

Kamis, 25 Februari 2021 | 14:09 WIB
Oleh : Arnoldus Kristianus / FMB

Jakarta, Beritasatu.com - Gubernur Bank Indonesia (BI) Perry Warjiyo mengatakan pihaknya terus melakukan kebijakan dengan Kementerian Keuangan, Otoritas Jasa Keuangan (OJK), Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) untuk mendorong pertumbuhan ekonomi domestik. Ia menyebut kebijakan yang dilakukan BI sebagai "jamu manis" dalam pemulihan ekonomi nasional.

“Untuk mendorong pemulihan ekonomi, menggunakan semua 'jamu manis' semuanya untuk mendorong ekonomi tentu saja dengan tetap menjaga stabilitas,” ucap Perry Warjiyo dalam acara Economic Outlook 2021 pada Kamis (25/2/2021).

Perry mengungkapkan sejumlah upaya yang telah dilakukan BI. Pertama adalah menurunkan tingkat suku bunga acuan atau BI Seven Days Reverse Repo Rate (BI7DRRR) sebesar 150 basis poin menjadi 3,5%.

Kedua yaitu melakukan stabilisasi nilai tukar rupiah. Ketiga yaitu melakukan injeksi likuiditas yang besar atau quantitative easing Rp 759,31 triliun atau 4,9% dari Produk Domestik Bruto (PDB) sejak 2020. BI ikut berpartisipasi dalam pembiayaan APBN membeli SBN dari pasar perdana sejumlah Rp 473,42 triliun untuk 2020 dan Rp 40,99 triliun untuk tahun ini per 23 Februari.

“Di antaranya sekitar Rp 47 triliun untuk biaya kesehatan itu belum direalisasikan tahun lalu dan kami juga sudah sepakat dengan Menteri Keuangan untuk mendanai vaksinasi,” ucap Perry.

BI menurunkan kebijakan uang muka untuk kredit kendaraan bermotor serta properti menjadi 0%. Perry mengatakan pihaknya bersama anggota Komite Stabilitas Sistem Keuangan (KSSK) lainnya terus berupaya untuk menurunkan suku bunga kredit. Idealnya saat BI menurunkan suku bunga acuan maka suku bunga kredit juga turun.

“Tentu saja kami juga mengharapkan mendorong perbankan segera menurunkan suku bunga kredit sehingga sama-sama kita sebagai upaya bersama untuk mendorong suku bunga kredit dan mendorong kredit pembiayaan,” ucap Perry.



Sumber: BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

Wika Gedung Garap 5 Proyek di Wilayah Timur

Salah satu proyek swasta adalah proyek apartemen Kyo Society yang nilai proyeknya mencapai Rp 139 miliar.

EKONOMI | 25 Februari 2021

Tetap Positif Berkat Diversifikasi, Trisula Incar Pendapatan Naik 8%

Untuk mendukung rencana tersebut perseroan akan melakukan peremajaan mesin-mesin produksi.

EKONOMI | 25 Februari 2021

IHSG Sesi I Menguat, Ini Daftar Saham Top Gainers

Harga BGTG menguat 26,92%, BACA naik 25%, INPC meningkat 17,60%, MARI melonjak 16,49%, BANK terangkat 15,41%.

EKONOMI | 25 Februari 2021

Sudah 3,5%, BI Sebut Ruang Penurunan Suku Bunga Acuan Makin Terbatas

BI Perry Warjiyo mengungkapkan, sepanjang 2020, suku bunga acuan BI sudah turun 125 basis poin menjadi 3,75% pada akhir Desember 2020.

EKONOMI | 25 Februari 2021

Erick Thohir Targetkan 8-12 BUMN IPO di Tahun 2023

Menteri BUMN Erick Thohir menargetkan ada 8-12 perusahaan BUMN melakukan go public.

EKONOMI | 25 Februari 2021

Marak Bitcoin, BI Akan Terbitkan Central Bank Digital Currency

BI saat ini tengah dalam proses merumuskan mata uang digital yang disebut Central Bank Digital Currency.

EKONOMI | 25 Februari 2021

Erick Thohir: Indonesia Miliki Potensi Besar Penuhi Kebutuhan EV Battery di Masa Mendatang

Menteri BUMN Erick Tohir mengungkapkan pengembangan industri EV Battery merupakan bagian dari program Indonesia tumbuh.

EKONOMI | 25 Februari 2021

Ini Komentar Luhut Soal Istilah “Luhut Lagi Luhut Lagi”

Istilah 4L ini muncul karena Luhut dinilai punya banyak kewenangan atau menangani banyak hal di Indonesia.

EKONOMI | 25 Februari 2021

Lengkapi DPSP Labuan Bajo, Kempupera Tata Tiga Kawasan Wisata di Kupang NTT

Kempupera terus membangun sejumlah infrastruktur untuk mendukung pengembangan pariwisata di Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT).

EKONOMI | 25 Februari 2021

Soal Tesla, Luhut Tegaskan Tak Pernah Bicara Investasi Pabrik Mobil

Menko Luhut mengatakan mengatakan pemerintah Indonesia saat ini masih terus melakukan pembicaraan dengan Tesla.

EKONOMI | 25 Februari 2021


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS