Ajak Masyarakat Optimistis, Jokowi: Tahun 2021 Tahun Pemulihan Ekonomi
Logo BeritaSatu
Breaking News
INDEX
Breaking News

AGRI 1577 (0)   |   BASIC-IND 938 (0)   |   BISNIS-27 477 (-5)   |   COMPOSITE 5975 (-53)   |   CONSUMER 1621 (0)   |   DBX 1411 (-16)   |   FINANCE 1361 (0)   |   I-GRADE 166 (-1)   |   IDX30 471 (-4)   |   IDX80 128 (-1)   |   IDXBASIC 1248 (-11)   |   IDXBUMN20 358 (-2)   |   IDXCYCLIC 736 (-3)   |   IDXENERGY 747 (1)   |   IDXESGL 129 (-1)   |   IDXFINANCE 1325 (-12)   |   IDXG30 135 (-1)   |   IDXHEALTH 1296 (-14)   |   IDXHIDIV20 416 (-3)   |   IDXINDUST 956 (-21)   |   IDXINFRA 871 (-0)   |   IDXMESBUMN 102 (-0)   |   IDXNONCYC 740 (-6)   |   IDXPROPERT 877 (-12)   |   IDXQ30 135 (-1)   |   IDXSMC-COM 282 (-1)   |   IDXSMC-LIQ 337 (-1)   |   IDXTECHNO 3348 (-40)   |   IDXTRANS 1056 (-1)   |   IDXV30 127 (-1)   |   INFOBANK15 952 (-11)   |   INFRASTRUC 1036 (0)   |   Investor33 406 (-3)   |   ISSI 176 (-1)   |   JII 577 (-4)   |   JII70 205 (-1)   |   KOMPAS100 1130 (-11)   |   LQ45 888 (-8)   |   MANUFACTUR 1250 (0)   |   MBX 1590 (-13)   |   MINING 1939 (0)   |   MISC-IND 1036 (0)   |   MNC36 301 (-2)   |   PEFINDO25 297 (-3)   |   PROPERTY 351 (0)   |   SMinfra18 295 (-1)   |   SRI-KEHATI 340 (-3)   |   TRADE 872 (0)   |  

Ajak Masyarakat Optimistis, Jokowi: Tahun 2021 Tahun Pemulihan Ekonomi

Kamis, 25 Februari 2021 | 14:25 WIB
Oleh : Markus Junianto Sihaloho / JAS

Jakarta, Beritasatu.com - Presiden Joko Widodo (Jokowi) meyakini tahun ini tahun 2021 adalah masa pemulihan ekonomi Indonesia akibat pandemi Covid-19. Sehingga dia mengajak rakyat Indonesia agar optimistis dan terus bekerja keras agar bisa bangkit secepatnya.

"Kita sudah menjalani satu tahun masa tersulit akibat pandemi Covid-19. Kita sudah melampaui masa tersulit pertumbuhan ekonomi kita. Dan sekarang ini tahun 2021 adalah masa recovery, masa kebangkitan yang harus kita sambut dengan optimisme antusias dan kerja keras penuh keberanian," kata Jokowi, Kamis (25/2/2021).

Jokowi lalu mengutip opini sejumlah lembaga keuangan dunia seperti World Bank dan IMF, yang memprediksi pertumbuhan ekonomi Indonesia tahun ini bisa mencapai 4-5 persen. Baginya, pertumbuhan riil bisa lebih baik asal energi anak bangsa dipersatukan dan semua fokus menangani krisis kesehatan serta mendongkrak ekonomi berkualitas.

"Kunci pemulihan ekonomi adalah kemampuan mengatasi pandemi. Penanganan 3M, 3T dan PPKM skala mikro, harus terus kita lanjutkan. Dan pada saat yang sama, sekarang ini kita besar-besaran melakukan vaksinasi. Kita harus bekerja keras memperoleh vaksin yang sedang diperebutkan negara di seluruh dunia," beber Jokowi.

Selain diprioritaskan untuk tenaga kerja yang melayani masyarakat secara langsung, pemerintah sedang mengawal vaksinasi di klaster padat penduduk untuk menghasilkan kekebalan komunal.

Kecepatan dalam penanganan krisis kesehatan ini juga selaras dengan kecepatan penanganan pemulihan ekonomi nasional. Untuk itu, tahun ini pemerintah telah menyiapkan anggaran Rp 372 triliun untuk mempercepat pemulihan ekonomi nasional.

"Berbagai stimulus telah diberikan dari sisi permintaan, dari sisi penawaran baik melalui bantuan sosial program PKH, subsidi gaji, Kartu Prakerja, program padat karya, bantuan produktif bagi UMKM serta relaksasi maupun restrukturisasi pinjaman dan keringanan pajak dan kemudahan lainnya," urai Jokowi.

Dalam rangka mendorong pergerakan perekonomian di sektor swasta, Jokowi menjelaskan kredit perbankan harus tetap dikucurkan. Dirinya mengaku senang memperoleh laporan rasio kewajiban penyediaan modal minimum masih di angka 23,78%. Dan bank telah menyediakan cadangan yang memadai jika ada peningkatan kredit yang berisiko.

Jokowi mengaku dirinya memperoleh laporan cadangan devisa di Bank Indonesia saat ini sebesar USD 135 miliar. Uang sebanyak itu cukup untuk membiayai kebutuhan cicilan utang luar negeri serta impor untuk satu tahun.

"Rupiah pun cukup stabil, pasar modal masih atraktif dengan total kapitalisasi pasar Rp 6.970 triliun dan jumlah investor lokal tumbuh pesat hingga 4 juta investor ritel," katanya.

Pertumbuhan ekspor juga lebih tinggi dibandingkan impor sehingga terdapat surplus neraca perdagangan USD 21,74 miliar pada 2020. Realisasi investasi PMA dan PMDN juga melampaui target hingga 101,1% senilai Rp 826,3 triliun.

Penanaman modal itu diinvestasikan di luar Jawa 50,5%, dan di Jawa 49,5%. Kata Jokowi, ini berarti investasi sedikit bergeser ke luar Jawa, Ancang-ancang pemulihan ekonomi juga disiapkan melalui reformasi struktural. UU Cipta Kerja dan aturan turunannya sudah selesai, demi memberikan kemudahan bagi pembukaan lapangan kerja dan pertumbuhan ekonomi.

"Sumbangsih dari para ekonom, pelaku usaha, dan investor dalam memformulasikan kebijakan ekonomi yang paling sesuai dengan kondisi Indonesia akan sangat berarti, sehingga begitu pandemi selesai kita bisa tumbuh dengan baik," kata Jokowi.

"Mari kita buktikan bahwa pertumbuhan ekonomi kita di 2021 lebih tinggi dari yang diperkirakan serta lapangan kerja terbuka dan kesejahteraan meningkat," pungkas Jokowi.



Saksikan live streaming program-program BeritaSatu TV di sini

Sumber: BeritaSatu.com

BAGIKAN

BERITA LAINNYA

Penerbitan Sukuk Global Dukung Mitigasi Perubahan Iklim

Pemerintah telah menerbitkan sovereign green sukuk senilai US$ 3,5 miliar sebagai salah satu upaya untuk membiayai penanganan perubahan iklim.

EKONOMI | 27 Oktober 2021

Bukalapak Genjot Lini Bisnis Pengadaan Barang dan Jasa

Sejak 2016, BukaPengadaan telah menjadi mitra e-Procurement bagi lebih dari 1.800 pelanggan.

EKONOMI | 27 Oktober 2021

Atasi Dampak Perubahan Iklim, Indonesia Butuh Anggaran Rp 3.779 Triliun

Biaya mitigasi perubahan iklim secara kumulatif dari tahun 2020-2030 mencapai Rp 3.779 triliun, atau sekitar Rp 343,6 triliun per tahun.

EKONOMI | 27 Oktober 2021

Ditopang Holding Ultra Mikro, Kredit BRI Kuartal III Tumbuh 9,7%

PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk mencatat penyaluran kredit pada akhir September 2021 sebesar Rp 1.026,42 triliun atau tumbuh 9,74% yoy.

EKONOMI | 27 Oktober 2021

Keterbukaan Informasi Publik PTPN III Diapresiasi

Holding Perkebunan Nusantara PTPN III (Persero) mendapatkan peringkat “Cukup Informatif” pada ajang Anugerah Keterbukaan Informasi Publik Tahun 2021.

EKONOMI | 27 Oktober 2021

Pemerintah dan Regulator Perlu Perbaiki Arsitektur Ekonomi Hijau

Pemerintah dan regulator perlu memperbaiki arsitektur ekonomi hijau Indonesia untuk mendukung tercapainya zero emisi pada 2060 mendatang.

EKONOMI | 27 Oktober 2021

Investasi ESG di BRI Capai Rp 19,3 Triliun per September 2021

BRI mencatat peningkatan nilai investasi Environmental, Social, and Governance (ESG) yang cukup signifikan setahun terakhir.

EKONOMI | 27 Oktober 2021

Tugu Insurance Gandeng Bank BJB dalam Pelayanan Bancassurance

Saat ini, produk yang sudah dapat dinikmati oleh nasabah Bank BJB adalah asuransi kebakaran dan akan dilanjutkan dengan pengembangan produk-produk lainnya.

EKONOMI | 27 Oktober 2021

WSBP Segera Tuntaskan Proyek Dermaga 2 Terminal Manggis Bali

PT Waskita Beton Precast Tbk (WSBP) menargetkan perbaikan Dermaga 2 Terminal Manggis Bali rampung 20 Desember 2021.

EKONOMI | 27 Oktober 2021

OJK Berperan Besar Kembangkan Kebijakan Keuangan Berkelanjutan

OJK berkomitmen mendukung penuh ekonomi hijau atau green economy, serta mendorong keuangan berkelanjutan di Indonesia.

EKONOMI | 27 Oktober 2021


TAG POPULER

# Valentino Rossi


# Tabrakan Bus Transjakarta


# Cristiano Ronaldo


# Anies Baswedan


# Timnas U-23



TERKINI
Penerbitan Sukuk Global Dukung Mitigasi Perubahan Iklim

Penerbitan Sukuk Global Dukung Mitigasi Perubahan Iklim

EKONOMI | 3 menit yang lalu










BeritaSatu Logo
TERKONEKSI BERSAMA KAMI
BeritaSatu Facebook
BeritaSatu Twitter
BeritaSatu Instagram
BeritaSatu YouTube
Android Icon iOS Icon
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings