Kabar Gembira, Debitur Kecil Dapatkan Keringanan Utang dari Pemerintah
Logo BeritaSatu
INDEX

BISNIS-27 502.788 (4.65)   |   COMPOSITE 6122.88 (45.91)   |   DBX 1370.08 (6.4)   |   I-GRADE 175.932 (2.01)   |   IDX30 492.65 (5.36)   |   IDX80 132.743 (1.46)   |   IDXBUMN20 383.43 (5.77)   |   IDXESGL 136.189 (1.17)   |   IDXG30 136.661 (1.31)   |   IDXHIDIV20 439.142 (4.16)   |   IDXQ30 142.658 (1.28)   |   IDXSMC-COM 284.07 (1.29)   |   IDXSMC-LIQ 340.315 (4.03)   |   IDXV30 130.843 (1.67)   |   INFOBANK15 1002.8 (10.83)   |   Investor33 425.077 (4.4)   |   ISSI 180.015 (1.37)   |   JII 610.57 (6.12)   |   JII70 214.597 (2.04)   |   KOMPAS100 1179.92 (12.31)   |   LQ45 924.668 (10.2)   |   MBX 1646.91 (13.21)   |   MNC36 314.484 (3.35)   |   PEFINDO25 314.75 (0.73)   |   SMInfra18 301.265 (1.98)   |   SRI-KEHATI 359.316 (3.43)   |  

Kabar Gembira, Debitur Kecil Dapatkan Keringanan Utang dari Pemerintah

Jumat, 26 Februari 2021 | 16:16 WIB
Oleh : Herman / YUD

Jakarta, Beritasatu.com - Menteri Keuangan c.q. Direktorat Jenderal Kekayaan Negara telah menetapkan Peraturan Menteri Keuangan (PMK) Nomor 15/PMK.06/2021 tentang Penyelesaian Piutang Instansi Pemerintah yang Diurus/Dikelola oleh Panitia Urusan Piutang Negara/Direktorat Jenderal Kekayaan Negara dengan Mekanisme Crash Program Tahun Anggaran 2021.

Direktur Piutang Negara dan Kekayaan Negara Lain-Lain Ditjen Kekayaan Negara (DJKN) Kementerian Keuangan Lukman Effendi menyampaikan, melalui peraturan ini, pemerintah memberikan dukungan kepada rakyat dan para pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) berupa Program Keringanan Utang dalam upaya memulihkan ekonomi nasional, meredakan beban para debitur kecil yang terdampak pandemi Covid-19, sekaligus memercepat penyelesaian Piutang Negara pada instansi pemerintah.

“Program Keringanan Utang ini ditujukan kepada para pelaku UMKM, debitur Kredit Pemilikan Rumah Sederhana/Rumah Sangat Sederhana (KPR RS/RSS), dan perorangan atau badan hukum/badan usaha yang memiliki utang pada instansi pemerintah, yang pengurusannya telah diserahkan kepada Panitia Urusan Piutang Negara (PUPN) dan telah diterbitkan Surat Penerimaan Pengurusan Piutang Negara (SP3N) sampai dengan 31 Desember 2020,” terang Lukman Effendi dalam acara Bincang Bareng DJKN, Jumat (26/2/2021).

Secara lebih rinci, Program Keringanan Utang ini diberikan kepada perorangan atau badan hukum/badan usaha yang menjalankan UMKM dengan pagu kredit paling banyak Rp 5 miliar; perorangan yang menerima KPR RS/RSS dengan pagu kredit paling banyak Rp 100 juta; dan perorangan atau badan hukum/badan usaha sampai dengan sisa kewajiban sebesar Rp 1 miliar.

“Melalui Program Keringanan Utang dengan mekanisme crash program, para debitur dengan kriteria tersebut diberikan keringanan utang atau moratorium tindakan hukum atas Piutang Negara,” jelas Lukman.

Keringanan tersebut antara lain pengurangan pembayaran pelunasan utang yang meliputi keringanan utang pokok, seluruh sisa utang bunga, denda, dan ongkos/biaya lain, serta tambahan keringanan utang pokok. Besaran tarif keringanan yang diterapkan mulai dari 35% hingga 60% untuk sisa utang pokok, dengan tambahan keringanan sebesar 50% apabila lunas sampai dengan Juni 2021, 30% pada Juli sampai dengan September 2021, dan 20% pada Oktober sampai 20 Desember 2021.

Sementara itu, moratorium tindakan hukum atas Piutang Negara, hanya diberikan kepada debitur yang juga memiliki kondisi khusus, yaitu terbukti terdampak pandemi Covid-19 dan pengurusan Piutang Negaranya baru diserahkan setelah ditetapkan status bencana nasional pandemi Covid-19. Moratorium yang diberlakukan adalah penundaan penyitaan barang jaminan atau harta kekayaan lain.



Sumber: BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

Saham-saham BUMN Jadi Pilihan Investor Asing Hari Ini

ANTM menurun 4,05%, TLKM stagnan, BBRI tergerus 0,42%, BBCA terangkat 0,07% dan BBTN tergerus 1,90%.

EKONOMI | 26 Februari 2021

Tertekan Sentimen Obligasi AS, Bursa Eropa Dibuka Melemah

Indeks Stoxx600 Eropa turun 0,48%, DAX Jerman turun 0,22%, FTSE Inggris turun 0,17%, CAC Prancis turun 0,5%, FTSE MIB Italia turun 0,48%.

EKONOMI | 26 Februari 2021

Saham-saham Perbankan Paling Cuan Hari Ini

Harga saham BNBA melonjak 24,82%, BBHI naik 16,98%, INPC terangkat 13,10%, BGTG menguat 12,57% dan TOWR terangkat 4,98%.

EKONOMI | 26 Februari 2021

Bursa Asia Merah, Nikkei Anjlok dan Hang Seng Anjlok 4%

Nikkei 225 Tokyo turun 3,99%, Indeks Komposit Shanghai turun 2,12%, Hang Seng Hong Kong turun 3,64%, ASX 200 Australia turun 2,35%, Kospi Korsel turun 2,8%.

EKONOMI | 26 Februari 2021

Ini 6 Sektor Prioritas Pengembangan Koperasi dan UMKM

Agus menegaskan, kebangkitan koperasi dan UMKM merupakan kunci pemulihan ekonomi nasional.

EKONOMI | 26 Februari 2021

IHSG Ditutup Melemah 0,76%

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) melemah 0,76% ke 6.241,8 pada akhir perdagangan hari ini, Jumat (26/2/2021).

EKONOMI | 26 Februari 2021

Siloam Clinic Akan Beroperasi di Jakarta Garden City

Layanan dan fasilitas kesehatan Siloam Clinic, akan melengkapi berbagai fasilitas yang telah tersedia di Jakarta Garden City (JGC).

EKONOMI | 26 Februari 2021

Modernland Cilejit Targetkan Serah Terima Unit Kuartal II 2021

Sejak mulai dikembangkan pada tahun 2019 lalu, hingga saat ini sudah banyak progres pembangunan yang terlihat di lokasi proyek Modernland Cilejit.

EKONOMI | 26 Februari 2021

Telkomsel Tuntaskan Pengalihan 6.050 Menara ke Mitratel

Secara keseluruhan, terdapat 6.050 menara telekomunikasi senilai Rp 10,3 triliun yang secara resmi telah dialihkan dari Telkomsel ke Mitratel.

EKONOMI | 26 Februari 2021

Avana Gandeng Wiranesia Genjot Daya Saing Produk UMKM Lokal

Avana Indonesia mengadakan inkubasi kewirausahaan digital bersama Wiranesia dalam rangka mengembangkan kemampuan pengusaha lokal.

EKONOMI | 26 Februari 2021


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS