Kempupera Upayakan Pendekatan Struktural Atasi Banjir Jadebotabek
Logo BeritaSatu
INDEX

BISNIS-27 502.788 (4.65)   |   COMPOSITE 6122.88 (45.91)   |   DBX 1370.08 (6.4)   |   I-GRADE 175.932 (2.01)   |   IDX30 492.65 (5.36)   |   IDX80 132.743 (1.46)   |   IDXBUMN20 383.43 (5.77)   |   IDXESGL 136.189 (1.17)   |   IDXG30 136.661 (1.31)   |   IDXHIDIV20 439.142 (4.16)   |   IDXQ30 142.658 (1.28)   |   IDXSMC-COM 284.07 (1.29)   |   IDXSMC-LIQ 340.315 (4.03)   |   IDXV30 130.843 (1.67)   |   INFOBANK15 1002.8 (10.83)   |   Investor33 425.077 (4.4)   |   ISSI 180.015 (1.37)   |   JII 610.57 (6.12)   |   JII70 214.597 (2.04)   |   KOMPAS100 1179.92 (12.31)   |   LQ45 924.668 (10.2)   |   MBX 1646.91 (13.21)   |   MNC36 314.484 (3.35)   |   PEFINDO25 314.75 (0.73)   |   SMInfra18 301.265 (1.98)   |   SRI-KEHATI 359.316 (3.43)   |  

Kempupera Upayakan Pendekatan Struktural Atasi Banjir Jadebotabek

Jumat, 26 Februari 2021 | 16:19 WIB
Oleh : Muawwan Daelami / WBP

Jakarta, Beritasatu.com- Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (Kempupera) mengedepankan upaya struktural dalam mengatasi banjir di Jakarta, Banten, dan Jawa Barat sekaligus mendorong pemanfaatan ruang secara disiplin.

"Kita lebih fokus pada pendekatan struktural. Misalnya kita membangun bendungan, tanggul, kolam kemudian pompa-pompa banjir," kata Staf Ahli Menpupera Bidang Teknologi Industri dan Lingkungan Endra S. Atmawidjaja secara virtual, Jumat (26/2/2021).

Di luar itu, lanjut Endra, upaya struktural juga harus diimbangi pendekatan non-struktural terutama pemanfaatan ruang dan perilaku masyarakat untuk ikut berpartisipasi aktif dalam pembersihan saluran-saluran drainase dari sampah.

Khusus pendekatan struktural di Jabodetabek, Kempupera tengah membangun Waduk Ciawi dan Sukamahi di sisi hulu. Kemudian, di Kali Bekasi sedang direncanakan pembangunan Bendungan Narogong di hulu Kali Bekasi. Sebab, penyebab luapan Kali Bekasi yaitu masuknya air Sungai Cikeas dan Cileungsi yang diharapkan dapat dikurangi dengan keberadaan waduk.

Di provinsi-provinsi lain seperti di Kalimantan Selatan (Kalsel) juga dapat dilihat di Kabupaten Tapin yang bendungannya baru saja diresmikan Presiden Joko Widodo. Kini dampak banjir lebih terkendali dibanding 10 kabupaten/kota yang terkena banjir di Kalsel. "Jadi, karena ada bendungan kita bisa lihat masyarakat di Kabupaten Tapin lebih terinci. Kemudian di Bandung, saya kira kita lakukan beberapa langkah misal normalisasi sungai di bagian hulu, tengah, dan berlaku di Sungai Bekasi di Pondok Gede," kata Endra yang juga juru bicara Kempupera.

Adapun penanganan banjir di Jakarta dan Jawa Barat, Endra mengungkapkan bahwa kendala utamanya berada pada aspek penegakan hukum di dalam pemanfaatan ruang. Hal itu bisa dilihat di sungai-sungai yang semakin menyempit. Di Ciliwung, misalnya dari semula lebarnya 45-50 meter, kini tinggal 15-20 meter akibat sempadan dan bantaran sungai yang diisi permukiman warga. "Jadi, ini yang barangkali kita perlu lebih disiplin sehingga masyarakat bisa beralih dari bantaran sungai untuk tinggal di tempat-tempat layak dan sungai-sungainya bisa kita normalisasi dengan mengembalikan kapasitasnya ke semula," terang Endra.

Lebih jauh, debit sungai juga perlu dilebarkan dan diperkuat tanggulnya.

Kempupera juga akan menyiapkan rumah susun sehingga masyarakat bisa pindah ke tempat lebih layak, aman dan lebih sehat sebagai upaya melindungi bahaya banjir.

Untuk itu, Kempupera mendukung penuh seluruh upaya Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertahanan Nasional (ATR/BPN) untuk penegakkan hukum di area-area yang sensitif terhadap bencana termasuk di bantaran sungai. Begitu pula dengan pemerintah daerah yang diharapkan lebih berhati-hati dalam menerbitkan izin mendirikan bangunan (IMB) dengan memerhatikan risiko banjir.

Jangan sampai daerah-daerah yang rentan atau berisiko banjir tinggi diterbitkan IMB-nya (izin mendirikan bangunan). Bukan hanya itu, masyarakat juga harus tertib. Sebab, banjir bukan terjadi akibat curah hujan tinggi, tetapi dari sisi hulunya sudah terdegradasi.

Kemudian, sungai-sungai yang menyempit dan saluran drainase yang tersumbat, warga juga perlu lebih aktif untuk memastikan saluran-saluran berfungsi dengan baik agar jangan membuang sampah sembarangan.

"Saya kira, ini merupakan upaya bersama. Banjir ini masalah kita bersama. Jadi sekali lagi, apa yang kami lakukan terhadap pendekatan struktural itu akan mengurangi risiko banjir. Tapi, kalau ditambah upaya-upaya masayarakat dengan pemanfaatan ruang secara disiplin, saya kira hasilnya akan lebih baik," ujarnya.

Menurutnya, beberapa peristiwa banjir yang terjadi tidak hanya di Jabodetabek, tetapi juga di beberapa kota besar lain seperti Banjarmasin dan Manado perlu dilihat sebagai fenomena urbanisasi yang tinggi dan cepat. Sehingga fenomena sekarang adalah kondisi datar bangunan yang sudah melampaui. "Artinya, tidak bisa lagi kita melihat air meresap ke dalam tanah sehingga perlu upaya lebih serius di dalam pemanfaatan ruang agar ke depan kota-kota kita menjadi lebih baik dan tagguh menghadapi bencana hidrometeorologi seperti banjir," pungkas Endra.



Sumber: BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

Kabar Gembira, Debitur Kecil Dapatkan Keringanan Utang dari Pemerintah

Pemerintah memberikan dukungan kepada rakyat dan para pelaku UMKM berupa Program Keringanan Utang dalam upaya memulihkan ekononomi nasional.

EKONOMI | 26 Februari 2021

Saham-saham BUMN Jadi Pilihan Investor Asing Hari Ini

ANTM menurun 4,05%, TLKM stagnan, BBRI tergerus 0,42%, BBCA terangkat 0,07% dan BBTN tergerus 1,90%.

EKONOMI | 26 Februari 2021

Tertekan Sentimen Obligasi AS, Bursa Eropa Dibuka Melemah

Indeks Stoxx600 Eropa turun 0,48%, DAX Jerman turun 0,22%, FTSE Inggris turun 0,17%, CAC Prancis turun 0,5%, FTSE MIB Italia turun 0,48%.

EKONOMI | 26 Februari 2021

Saham-saham Perbankan Paling Cuan Hari Ini

Harga saham BNBA melonjak 24,82%, BBHI naik 16,98%, INPC terangkat 13,10%, BGTG menguat 12,57% dan TOWR terangkat 4,98%.

EKONOMI | 26 Februari 2021

Bursa Asia Merah, Nikkei Anjlok dan Hang Seng Anjlok 4%

Nikkei 225 Tokyo turun 3,99%, Indeks Komposit Shanghai turun 2,12%, Hang Seng Hong Kong turun 3,64%, ASX 200 Australia turun 2,35%, Kospi Korsel turun 2,8%.

EKONOMI | 26 Februari 2021

Ini 6 Sektor Prioritas Pengembangan Koperasi dan UMKM

Agus menegaskan, kebangkitan koperasi dan UMKM merupakan kunci pemulihan ekonomi nasional.

EKONOMI | 26 Februari 2021

IHSG Ditutup Melemah 0,76%

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) melemah 0,76% ke 6.241,8 pada akhir perdagangan hari ini, Jumat (26/2/2021).

EKONOMI | 26 Februari 2021

Siloam Clinic Akan Beroperasi di Jakarta Garden City

Layanan dan fasilitas kesehatan Siloam Clinic, akan melengkapi berbagai fasilitas yang telah tersedia di Jakarta Garden City (JGC).

EKONOMI | 26 Februari 2021

Modernland Cilejit Targetkan Serah Terima Unit Kuartal II 2021

Sejak mulai dikembangkan pada tahun 2019 lalu, hingga saat ini sudah banyak progres pembangunan yang terlihat di lokasi proyek Modernland Cilejit.

EKONOMI | 26 Februari 2021

Telkomsel Tuntaskan Pengalihan 6.050 Menara ke Mitratel

Secara keseluruhan, terdapat 6.050 menara telekomunikasi senilai Rp 10,3 triliun yang secara resmi telah dialihkan dari Telkomsel ke Mitratel.

EKONOMI | 26 Februari 2021


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS