Pembangunan Empat Bendungan di Jatim Ditargetkan Rampung Tahun Ini
Logo BeritaSatu

Pembangunan Empat Bendungan di Jatim Ditargetkan Rampung Tahun Ini

Jumat, 26 Februari 2021 | 18:46 WIB
Oleh : Herman / EHD

Jakarta, Beritasatu.com - Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (Kempupera) melalui Ditjen Sumber Daya Air ditargetkan untuk menyelesaikan pembangunan empat bendungan di Provinsi Jawa Timur pada tahun 2021.

Empat bendungan tersebut yaitu Bendungan Tukul di Kabupaten Pacitan, Bendungan Tugu di Kabupaten Trenggalek, Bendungan Bendo di Ponorogo, dan Bendungan Gongseng di Bojonegoro. Dari empat bendungan tersebut, Bendungan Tukul telah selesai pembangunannya dan diresmikan oleh Presiden RI pada 14 Februari 2021 lalu.

Menpupera Basuki Hadimuljono mengungkapkan, pembangunan bendungan tersebut bertujuan untuk memenuhi misi ketahanan pangan dan ketahanan air dalam Program Strategis Nasional Pemerintah yang dikerjakan oleh Kempupera. Ketiga bendungan di Jawa Timur tersebut merupakan bendungan multiguna yang berfungsi sebagai pengendali banjir, sumber air baku, sumber air daerah irigasi dan juga pembangkit listrik.

Basuki menambahkan, potensi air di Indonesia cukup tinggi sebesar 2,7 triliun m3/tahun. Dari volume tersebut, air yang bisa dimanfaatkan sebesar 691 miliar m3/tahun di mana yang sudah dimanfaatkan sekitar 222 miliar m3/tahun untuk berbagai keperluan seperti kebutuhan rumah tangga, peternakan, perikanan dan irigasi.

“Namun potensi sebesar itu, keberadaannya tidak sesuai dengan ruang dan waktu, sehingga kita membutuhkan tampungan-tampungan air. Dengan begitu pada saat musim hujan air ditampung untuk dimanfaatkan musim kemarau. Itulah gunanya bendungan dan embung/setu untuk penampungan air,” kata Basuki dalam keterangan resminya, Jumat (26/2/2021).

Bendungan kedua yang ditargetkan akan rampung pada tahun 2021 di Jawa Timur yakni Bendungan Tugu yang pencanangan pembangunannya (groundbreaking) telah dilakukan sejak Januari 2014 lalu dan kini progres pekerjaannya telah mencapai 88,54%. Pembangunan Bendungan Tugu dilaksanakan oleh kontraktor PT. Wijaya Karya Persero, Tbk dengan nilai kontrak tahun jamak sebesar Rp 1,9 triliun.

Manfaat Bendungan Tugu untuk mengairi Daerah Irigasi Ngasinan seluas 1.200 Ha dan sumber air baku sebesar 10 liter per detik, pembangkit listrik sebesar 0,4 Megawatt, mereduksi banjir dan pariwisata. Secara teknis bendungan ini memiliki kapasitas tampung 9,3 juta m3. Proses pembangunan Bendungan Tugu telah melalui beberapa tahap studi sejak tahun 1984.

Bendungan selanjutnya adalah Bendungan Bendo berkapasitas tampung 43,11 juta m3 yang akan dimanfaatkan untuk peningkatan layanan irigasi seluas 7.800 hektare di Kabupaten Ponorogo dan Madiun sebagai sentra pertanian Jawa timur. Selain sebagai layanan irigasi, manfaat lain Bendungan Bendo adalah sumber air baku sebesar 370 liter/detik, reduksi banjir dan pembangkit tenaga listrik sebesar 1,56 MW.

Bendungan setinggi 71 meter dengan tipe urugan ini membendung Sungai Keyang yang merupakan anak sungai Bengawan Madiun (anak sungai Bengawan Solo). Konstruksi dilakukan sejak tahun 2013 oleh PT Wijaya Karya, PT Hutama Karya dan PT Nindya Karya (KSO) dengan nilai kontrak sebesar Rp 1,06 triliun dengan progres fisik 91,26%.

Bendungan keempat yang akan dituntaskan pada 2021 di Jawa Timur adalah Bendungan Gongseng yang dibangun mulai 2013 dengan nilai kontrak Rp 569,04 miliar dan progres fisik saat ini 86,85%. Bendungan yang terletak di Kabupaten Bojonegoro ini memiliki kapasitas tampungan 22,43 juta m3, berfungsi untuk melayani irigasi seluas 6.191 hektare, layanan air baku 300 liter per detik, mereduksi banjir 133,27 meter kubik per detik dan pembangkit tenaga listrik sebesar 0,7 MW.

Selanjutnya terdapat Bendungan Semantok di Kabupaten Nganjuk Provinsi Jawa Timur berkapasitas tampung 32,6 juta m3, dengan progres 66,73% yang ditargetkan rampung pada tahun 2022. Setelah selesai konstruksi, semuanya akan dilanjutkan dengan pengisian bendungan (impounding) dengan memanfaatkan intensitas hujan pada musim basah.



Sumber: BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

TaniFund dan BRI Kerja Sama Salurkan Kredit Rp 200 Miliar

TaniFund, platform peer-to-peer (P2P) lending yang bergerak dalam pembiayaan sektor agrikultur dan pangan, resmi bekerja sama dengan Bank Rakyat Indonesia.

EKONOMI | 26 Februari 2021

Forum MNC dan AGNO Diikuti Investor Global 125 Negara

MNC Group Investor Forum 2021 ini bertujuan untuk menjadi ajang pertemuan yang bermanfaat bagi emiten maupun investor.

EKONOMI | 26 Februari 2021

Sebanyak 36.283 Debitur Dapat Keringanan Bayar Utang ke Negara

Untuk memulihkan ekonomi nasional pemerintah telah menggulirkan Program Keringanan Utang.

EKONOMI | 26 Februari 2021

Sediakan Jasa Kebersihan, Bukalapak Gandeng KliknClean

Bukalapak, salah satu platform e-commerce di Tanah Air menjalin kerja sama dengan KliknClean dalam menyediakan jasa kebersihan bagi para pengguna di Tanah Air.

EKONOMI | 26 Februari 2021

Mendag: Indonesia Siap Hadapi Gugatan Uni Eropa di WTO

Mendag Indonesia siap memperjuangkan dan menempuh berbagai upaya untuk membela posisi Indonesia terhadap gugatan Uni Eropa terkait bahan mentah.

EKONOMI | 26 Februari 2021

PLN Tambah Serapan Gas Bumi untuk Pembangkit Listrik

PLN dan Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi (SKK Migas) bersinergi menambah serapan gas bumi.

EKONOMI | 26 Februari 2021

Pedagang Besar dan Eceran Paling Terdampak Pandemi

UMKM merupakan salah satu sektor yang paling terdampak pandemic Covid-19.

EKONOMI | 26 Februari 2021

13 CEO Raih Penghargaan Best CEO 2020

Pandemi telah menimbulkan krisis multidimensi yang membawa perubahan sangat cepat di berbagai tata cara kehidupan dan bisnis.

EKONOMI | 26 Februari 2021

Hati-Hati Fenomena Pom-Pom dan FOMO di Kalangan Investor Pemula

Grant Thornton Indonesia melihat banyaknya investor baru patut menjadi perhatian, terlebih lagi dengan munculnya fenomena pom-pom.

EKONOMI | 26 Februari 2021

Pemimpin Bisnis di Era Pandemi Dituntut Bangun Trust Karyawan

Trust bukan semata persoalan skill dan kompetensi di bidang tertentu, tetapi juga tak lepas dari kematangan leadership CEO.

EKONOMI | 26 Februari 2021


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS