Telefast Indonesia Bentuk Anak Usaha Baru
Logo BeritaSatu

Telefast Indonesia Bentuk Anak Usaha Baru

Minggu, 28 Februari 2021 | 16:43 WIB
Oleh : Muhammad Nabil Alfaruq / WBP

Jakarta, Beritasatu.com— Emiten penyedia solusi sumber daya manusia, PT Telefast Indonesia Tbk (TFAS) membentuk anak usaha baru, yakni PT TFAS Digital Indonesia pada 23 Februari 2021.

Direktur Telefast Indonesia, Setiawan Parikesit mengatakan, perseroan memiliki kepemilikan saham sebesar 51% pada PT TFAS Digital Indonesia. “Adapun nilai transaksi aksi korporasi ini sebesar Rp 260,10 juta,” ujar dia dalam keterbukaan informasi baru-baru ini.

Aksi korporasi tersebut tidak memberikan dampak material terhadap kegiatan operasional, kondisi keuangan, dan kelangsungan usaha perseroan. Transaksi ini dilakukan untuk menunjang kegiatan usaha utama perseroan.

Sebelumnya, perseroan menganggarkan belanja modal (capital expenditure/capex) pada tahun ini sebesar Rp 13 miliar. Dananya digunakan untuk pengembangan teknologi informasi.

Direktur Utama Telefast Indonesia Jody Hedrian mengatakan, pengembangan teknologi informasi pada tahun ini dimaksudkan untuk mendukung kinerja bisnis perseroan. Adapun sumber pendanaan capex akan bersumber dari dana penawam umum perdana (Initial Public Offering/IPO).

Sehubungan dengan rencana bisnis tersebut, perseroan juga pada tahun ini berencana melakukan pengembangan bisnis di bidang logistik. “Bisnis logistik ini kami targetkan kurang lebih sebanyak seribu jaringan,” ujar dia.

Untuk diketahui, perseroan saat ini memiliki 10.000 jaringan yang bekerjasama sebagai drop point. Perseroan juga memiliki segmen bisnis Human Resource (HR) digital yang aktif sebagai penyedia tenaga kerja untuk courier service. “Pada tahun ini kami tetap fokus pada pengembangan usaha telco bisnis, human resouce dan logistik, jadi ketiga sektor ini yang akan kami fokuskan,” ujar dia.

Dengan tiga fokus pengembangan usaha yang akan dilakukan tahun ini, Jody menyampaikan bahwa pendapatan perseroan ditargetkan meningkat mencapai Rp 1 triliun dengan laba bersih Rp 25 miliar.



Sumber: BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

Menperin Dorong Pelaku Industri Jepang Aktif Berinvestasi di Indonesia

Hubungan perdagangan bilateral antara Indonesia dan Jepang untuk sektor nonmigas pada periode 2014-2019 cenderung naik.

EKONOMI | 28 Februari 2021

Pelindo I-IV Sinergikan Anak-Cucu Usaha Layanan Teknik

PT Pelindo I, II, III, dan IV menyinergikan anak-cucu perusahaan serta bidang penyediaan dan pemeliharaan peralatan kepelabuhanan.

EKONOMI | 28 Februari 2021

Sampoerna Agro Rilis Obligasi dan Sukuk Rp 569,5 Miliar

Surat utang ini merupakan bagian Obligasi Berkelanjutan I dengan target dana Rp 1 triliun dan Sukuk Ijarah Berkelanjutan I dengan nilai yang sama.

EKONOMI | 28 Februari 2021

Gelar Pameran Virtual, BTN Yakin Sektor Properti Bangkit Tahun Ini

Penyaluran kredit sektor properti meningkat dari 3,6% (yoy) pada Desember 2020 menjadi 4,5% (yoy) Januari 2021.

EKONOMI | 28 Februari 2021

Kiat Greenwood Sejahtera Jaga Kinerja di Tengah Pandemi Covid-19

Perseroan pada tahun ini tetap konsisten untuk melanjutkan proyek Capital Square meskipun pandemi Covid-19 mempengaruhi terhadap kecepatan pembangunan proyek.

EKONOMI | 28 Februari 2021

Satu Global Investama Pegang Mandat Dua IPO

Satu Global akan mengantarkan PT Lima Dua Lima Tiga, calon emiten mamin, dengan target Rp 30 miliar, dan sebuah perusahaan migas dengan target dana Rp 320 M.

EKONOMI | 28 Februari 2021

Kempupera Kembangkan Lumbung Pangan Secara Berkelanjutan

Saat ini Kempupera tengah mengembangkan food estate seluas 165.000 hektar di Kabupaten Pulang Pisau dan Kabupaten Kapuas Provinsi Kalimantan Tengah.

EKONOMI | 28 Februari 2021

Kebijakan LPS dalam Mendukung Pemulihan Ekonomi

Kebijakan LPS antara lain, pelonggaran pembayaran premi pinjaman, early involvement dalam penanganan permasalahan bank, alternatif sumber pendanaan.

EKONOMI | 28 Februari 2021

BNI Komit Bantu UMKM Lewati Pandemi

Potensi pembiayaan UMKM di Indonesia masih tinggi, sebanyak 67% UMKM belum menerima pembiayaan.

EKONOMI | 28 Februari 2021

"The American Dream" dan Jangan Investasi di Obligasi, Ini Isi Surat Warren Buffet

"Meskipun mengalami gangguan, pertumbuhan ekonomi AS tetap menakjubkan. Kesimpulannya: Jangan ragukan Amerika."

EKONOMI | 28 Februari 2021


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS