Gubernur BI Tekankan Pentingnya Vaksinasi untuk Pemulihan ekonomi
Logo BeritaSatu
INDEX

AGRI 1577 (0)   |   BASIC-IND 938 (0)   |   BISNIS-27 477 (-5)   |   COMPOSITE 5975 (-53)   |   CONSUMER 1621 (0)   |   DBX 1411 (-16)   |   FINANCE 1361 (0)   |   I-GRADE 166 (-1)   |   IDX30 471 (-4)   |   IDX80 128 (-1)   |   IDXBASIC 1248 (-11)   |   IDXBUMN20 358 (-2)   |   IDXCYCLIC 736 (-3)   |   IDXENERGY 747 (1)   |   IDXESGL 129 (-1)   |   IDXFINANCE 1325 (-12)   |   IDXG30 135 (-1)   |   IDXHEALTH 1296 (-14)   |   IDXHIDIV20 416 (-3)   |   IDXINDUST 956 (-21)   |   IDXINFRA 871 (-0)   |   IDXMESBUMN 102 (-0)   |   IDXNONCYC 740 (-6)   |   IDXPROPERT 877 (-12)   |   IDXQ30 135 (-1)   |   IDXSMC-COM 282 (-1)   |   IDXSMC-LIQ 337 (-1)   |   IDXTECHNO 3348 (-40)   |   IDXTRANS 1056 (-1)   |   IDXV30 127 (-1)   |   INFOBANK15 952 (-11)   |   INFRASTRUC 1036 (0)   |   Investor33 406 (-3)   |   ISSI 176 (-1)   |   JII 577 (-4)   |   JII70 205 (-1)   |   KOMPAS100 1130 (-11)   |   LQ45 888 (-8)   |   MANUFACTUR 1250 (0)   |   MBX 1590 (-13)   |   MINING 1939 (0)   |   MISC-IND 1036 (0)   |   MNC36 301 (-2)   |   PEFINDO25 297 (-3)   |   PROPERTY 351 (0)   |   SMinfra18 295 (-1)   |   SRI-KEHATI 340 (-3)   |   TRADE 872 (0)   |  

Pertemuan G20

Gubernur BI Tekankan Pentingnya Vaksinasi untuk Pemulihan ekonomi

Minggu, 28 Februari 2021 | 20:17 WIB
Oleh : WBP

Jakarta, Beritasatu.com - Gubernur Bank Indonesia (BI) Perry Warjiyo menekankan pentingnya realisasi vaksinasi Covid-19 dapat berjalan dengan baik. Langkah ini dalam rangka mendukung pemulihan ekonomi. Hal tersebut disampaikan Perry Warjiyo dalam pertemuan Menteri Keuangan dan Gubernur Bank Sentral negara-negara G20.

“Pentingnya program vaksinasi dapat berjalan dengan baik untuk mendukung pemulihan ekonomi,” katanya dalam keterangan resmi yang diterima di Jakarta, Minggu (28/2/2021).

Perry menegaskan BI selalu bersinergi dan mendukung stimulus fiskal yang telah dilakukan pemerintah untuk mengatasi pandemi dan mendukung pemulihan ekonomi melalui stimulus moneter. Hal itu mencakup penurunan suku bunga hingga 150 bps sejak 2020, menambah likuiditas atau quantitative easing di perbankan senilai 4,8% dari produk domestik bruto (PDB) dan melakukan pembelian surat berharga negara (SBN) di pasar perdana sekitar 3% dari PDB pada 2020.

Selain itu, BI juga mendorong pengembangan ekonomi digital untuk meningkatkan akses keuangan bagi usaha mikro kecil menengah (UMKM), penyaluran bantuan sosial (bansos) serta kebijakan sistem pembayaran seperti perluasan akseptasi QRIS dan pengembangan infrastrukturnya. Hal ini sejalan dengan komitmen negara G20 untuk mendorong inklusi keuangan melalui pemanfaatan teknologi dan perluasan akses bagi UMKM.

Perry juga menyampaikan dukungan rencana Financial Stability Board (FSB) dan lembaga keuangan internasional untuk mengidentifikasi pelajaran yang didapat dari pandemi guna mengatasi kerentanan di sektor keuangan. Sustainable Finance Study Group (SFSG) turut diaktifkan kembali guna mendiskusikan pengembangan pembiayaan beraspek lingkungan hidup, memitigasi risiko dan menggarisbawahi pentingnya pendekatan yang inklusif untuk meningkatkan peran negara berkembang.

Dalam pertemuan ini, negara-negara G20 sepakat untuk meningkatkan kerja sama dan koordinasi global dalam mengatasi pandemi dan kerentanan untuk mendorong pemulihan ekonomi global. Pemulihan global harus diarahkan untuk mendukung pertumbuhan yang kuat, berkelanjutan, dan inklusif dengan memperhatikan lingkungan serta meningkatkan resiliensi sektor keuangan khususnya nonbank.

Hal tersebut harus dilakukan mengingat dukungan kebijakan moneter dan fiskal telah mampu mendukung pemulihan ekonomi di berbagai negara dengan proyeksi IMF untuk pertumbuhan global 2021 mencapai 5,5%.

Dalam forum itu juga disepakati penguatan kerja sama untuk membantu negara berpenghasilan rendah dalam menghadapi pandemi dan meningkatkan kapasitas pengelolaan utang.

G20 meminta IMF untuk mempersiapkan proposal alokasi Special Drawing Rights (SDR) untuk negara-negara anggota guna menjaga likuiditas dan memperkuat cadangan devisa di tengah masih tingginya ketidakpastian akibat pandemi Covid-19.



Sumber: ANTARA


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

BKPM Permudah Pelaku Industri Kesehatan Berinvestasi

Pandemi Covid-19 yang mempengaruhi pertumbuhan ekonomi membuka mata khususnya dalam hal bahan baku farmasi dan alat kesehatan.

EKONOMI | 28 Februari 2021

Diana Dewi: Ketum Kadin Indonesia Harus Bisa Berdayakan Kadin Provinsi

Diana Dewi berharap Ketua Umum Kadin Indonesia yang nantinya akan menggantikan Rosan P Roeslani bisa lebih memberdayakan Kadin di tiap-tiap provinsi.

EKONOMI | 28 Februari 2021

Indonesia-Jepang Sepakati Kerja Sama Pengembangan Sektor Industri

Peningkatkan kerja sama dengan Indonesia-Jepang dapat mewujudkan banyak hal positif.

EKONOMI | 28 Februari 2021

Telefast Indonesia Bentuk Anak Usaha Baru

Telefast Indonesia menganggarkan belanja modal tahun ini sebesar Rp 13 miliar.

EKONOMI | 28 Februari 2021

Menperin Dorong Pelaku Industri Jepang Aktif Berinvestasi di Indonesia

Hubungan perdagangan bilateral antara Indonesia dan Jepang untuk sektor nonmigas pada periode 2014-2019 cenderung naik.

EKONOMI | 28 Februari 2021

Pelindo I-IV Sinergikan Anak-Cucu Usaha Layanan Teknik

PT Pelindo I, II, III, dan IV menyinergikan anak-cucu perusahaan serta bidang penyediaan dan pemeliharaan peralatan kepelabuhanan.

EKONOMI | 28 Februari 2021

Sampoerna Agro Rilis Obligasi dan Sukuk Rp 569,5 Miliar

Surat utang ini merupakan bagian Obligasi Berkelanjutan I dengan target dana Rp 1 triliun dan Sukuk Ijarah Berkelanjutan I dengan nilai yang sama.

EKONOMI | 28 Februari 2021

Gelar Pameran Virtual, BTN Yakin Sektor Properti Bangkit Tahun Ini

Penyaluran kredit sektor properti meningkat dari 3,6% (yoy) pada Desember 2020 menjadi 4,5% (yoy) Januari 2021.

EKONOMI | 28 Februari 2021

Kiat Greenwood Sejahtera Jaga Kinerja di Tengah Pandemi Covid-19

Perseroan pada tahun ini tetap konsisten untuk melanjutkan proyek Capital Square meskipun pandemi Covid-19 mempengaruhi terhadap kecepatan pembangunan proyek.

EKONOMI | 28 Februari 2021

Satu Global Investama Pegang Mandat Dua IPO

Satu Global akan mengantarkan PT Lima Dua Lima Tiga, calon emiten mamin, dengan target Rp 30 miliar, dan sebuah perusahaan migas dengan target dana Rp 320 M.

EKONOMI | 28 Februari 2021


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS