Infrastruktur Kawasan Industri Jababeka Support Industry 4.0
Logo BeritaSatu

Infrastruktur Kawasan Industri Jababeka Support Industry 4.0

Minggu, 28 Februari 2021 | 22:35 WIB
Oleh : Whisnu Bagus Prasetyo / WBP

Jakarta, Beritasatu.com - Infrastruktur kawasan industri Jababeka di Kabupaten Bekasi sudah mendukung industry 4.0. Jaringan telekomunikasi fiber optik yang merupakan infrastruktur dasar industri 4.0 tersebar di hampir semua kawasan Jababeka seluas 5600 hektare (ha).

Direktur PT Infrastruktur Cakrawala Telekomunikasi (ICTel), anak usaha Jababeka Group Muhammad Ayub Arwin menjelaskan bahwa kawasan industri Jababeka yang diisi berbagai industri, dari skala usaha kecil menengah (UKM) sampai besar seperti Unilever, L’Oreal, Nissan, Samsung, dan Komatsu, sekarang siap melayani perusahaan yang ingin menerapkan industry 4.0. "Di mana pun pabrik baru akan dibangun, layanan internet sudah bisa didapat," kata dia dalam webinar bertema KIJA Premium Service, dalam keterangan yang diterima redaksi Minggu (28/2/2021).

Selain itu, kata dia, kawasan industri Jababeka juga telah menyediakan end to end internet o thing (IOT) solution mulai aplikasi absen, payroll, human resources, dan proses produksi. "Kami sudah mampu menampung para investor yang ingin membangun perusahaan berbasis IOT," kata dia.

Ayub mengungkapkan, PT Infrastruktur Cakrawala Telekomunikasi memiliki aplikasi layanan sosial, J-Smart. Dengan aplikasi ini, para tenant dan masyarakat setempat lebih mudah mengadukan keluhan, mendapatkan layanan dan berkomunikasi langsung antara tenant dengan pengelola atau pihak lain. "Bahkan user juga bisa memantau progres pekerjaan dan evaluasi kerja di aplikasi tersebut," urai Ayub.

General Manager Kawasan Industri Jababeka, Rudy Subrata, mengatakan bahwa kawasan industri Jababeka terbuka bagi perusahaan startup yang ingin melakukan relokasi usahanya ke kawasan ini. Hal itu bisa terjadi karena fenomena cross border market, yaitu perpindahan industri startup dari Jawa Tengah dan Jawa Timur ke Jawa Barat. "Sementara industri padat karya yang tadinya beroperasi di Jawa Barat pindah ke Jawa Tengah," kata dia.

Fenomena ini , kata Rudy, sudah terjadi sejak 2020 lalu, yang membuat kawasan industri Jababeka terus menyiapkan diri demi mampu meng-capture market tersebut. "Itu terjadi secara natural atau seleksi alam di mana para perusahaan startup akan memilih kawasan industri yang infrastrukturnya sudah mendukung industry 4.0 demi kemajuan usahanya," kata dia.

Ayun mengatakan kawasan industri Jababeka pada Januari 2021 lalu meluncurkan Fablab, pusat inovasi, pengembangan kompetensi dan purwarupa berbagai produk terkait implementasi Industry 4.0. Nantinya, para perusahaan startup bisa memakai fablab untuk riset dan pengembangan produk mereka. "Kehadiran fablab ini bukti keseriusan kami untuk memenuhi kebutuhan perusahaan startup di Jababeka, dan membangun ekosistem industry 4.0 terbesar dan terbaik di Indonesia," kata dia.

Kawasan industri Jababeka yang telah hadir sejak 31 tahun lalu dan terletak di koridor timur Jakarta dihuni lebih 2.000 perusahaan multinasional maupun nasional dari 30 negara. Kehadiran perusahaan di kawasan ini karena dipermudah dengan pelayanan bantuan perizinan bernama J-FAST (Jababeka Focus to accelerate services tenant). Kehadiran J-FAST mampu memudahkan investor yang ingin pabriknya cepat beroperasi tanpa harus dipusingkan proses perizinan, baik izin mendirikan bangunan, izin usaha, izin mendirikan perusahaan sampai izin lingkungan.

Kawasan industri Jababeka juga memiliki infrastruktur yang lengkap mulai pembangkit listrik mandiri, waste water treatment plant & water treatment plant, Cikarang Dry Port sebagai pusat solusi logistik, jaringan fiber optic berkecepatan tinggi, sistem keamanan 24 jam, hingga heli commuter.



Sumber: BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

Menhub Cek Layanan KRL Yogyakarta - Solo yang Akan Diresmikan Presiden Jokowi Besok

KRL Yogyakarta Solo ini adalah yang kedua setelah KRL Jabodetabek, dan dalam satu hari melayani 20 perjalanan.

EKONOMI | 28 Februari 2021

Gubernur BI Tekankan Pentingnya Vaksinasi untuk Pemulihan ekonomi

BI selalu bersinergi dan mendukung stimulus fiskal yang telah dilakukan pemerintah untuk mengatasi pandemi.

EKONOMI | 28 Februari 2021

BKPM Permudah Pelaku Industri Kesehatan Berinvestasi

Pandemi Covid-19 yang mempengaruhi pertumbuhan ekonomi membuka mata khususnya dalam hal bahan baku farmasi dan alat kesehatan.

EKONOMI | 28 Februari 2021

Diana Dewi: Ketum Kadin Indonesia Harus Bisa Berdayakan Kadin Provinsi

Diana Dewi berharap Ketua Umum Kadin Indonesia yang nantinya akan menggantikan Rosan P Roeslani bisa lebih memberdayakan Kadin di tiap-tiap provinsi.

EKONOMI | 28 Februari 2021

Indonesia-Jepang Sepakati Kerja Sama Pengembangan Sektor Industri

Peningkatkan kerja sama dengan Indonesia-Jepang dapat mewujudkan banyak hal positif.

EKONOMI | 28 Februari 2021

Telefast Indonesia Bentuk Anak Usaha Baru

Telefast Indonesia menganggarkan belanja modal tahun ini sebesar Rp 13 miliar.

EKONOMI | 28 Februari 2021

Menperin Dorong Pelaku Industri Jepang Aktif Berinvestasi di Indonesia

Hubungan perdagangan bilateral antara Indonesia dan Jepang untuk sektor nonmigas pada periode 2014-2019 cenderung naik.

EKONOMI | 28 Februari 2021

Pelindo I-IV Sinergikan Anak-Cucu Usaha Layanan Teknik

PT Pelindo I, II, III, dan IV menyinergikan anak-cucu perusahaan serta bidang penyediaan dan pemeliharaan peralatan kepelabuhanan.

EKONOMI | 28 Februari 2021

Sampoerna Agro Rilis Obligasi dan Sukuk Rp 569,5 Miliar

Surat utang ini merupakan bagian Obligasi Berkelanjutan I dengan target dana Rp 1 triliun dan Sukuk Ijarah Berkelanjutan I dengan nilai yang sama.

EKONOMI | 28 Februari 2021

Gelar Pameran Virtual, BTN Yakin Sektor Properti Bangkit Tahun Ini

Penyaluran kredit sektor properti meningkat dari 3,6% (yoy) pada Desember 2020 menjadi 4,5% (yoy) Januari 2021.

EKONOMI | 28 Februari 2021


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS