Berhasil Ekspor Pisang, Menkop dan UKM Puji Kemitraan Koperasi Tani Hijau Makmur
Logo BeritaSatu

Berhasil Ekspor Pisang, Menkop dan UKM Puji Kemitraan Koperasi Tani Hijau Makmur

Senin, 1 Maret 2021 | 10:03 WIB
Oleh : Siprianus Edi Hardum / EHD

Lampung, Beritasatu.com – Kemitraan melalui koperasi telah terbukti mampu meningkatkan produktivitas petani anggotanya. Salah satu contoh koperasi yang berhasil menjalin kemitraan itu adalah Koperasi Tani Hijau Makmur di Kabupaten Tanggamus, Lampung.

Koperasi Tani Hijau Makmur bermitra dengan PT Great Giant Pineapple (GGP) untuk menggarap lebih dari 400 hektare lahan pohon pisang. Dengan model kemitraan koperasi dengan jumlah anggota sebanyak 820 orang petani tersebut telah berhasil mengekspor 64 ton pisang per bulan per hektare atau 14.266 box pada 2020 ke Tiongkok, Malaysia, Singapura, dan Timur Tengah.

Menteri Koperasi dan UKM Teten Masduki saat berkunjung ke Koperasi Tani Hijau Makmur, Minggu (28/2/2021), terkesan dengan kemitraan yang dikembangkan oleh koperasi tersebut. Teten mengatakan kemitraan antara UMKM termasuk petani melalui koperasi dengan usaha besar menjadi prioritas KemenkopUKM dan merupakan strategi untuk mendorong UMKM naik kelas.

“Kami pelajari selama ini, petani yang kepemilikan lahannya sempit-sempit, tidak mungkin bisa membangun coorporate farming yang bisa menghasilkan produk yang konsisten, mutunya bagus dan meningkatkan kesejahteraan. Hampir tidak mungkin. Perlu kemitraan, karena jika petani orang-perorang berhadapan dengan pasar, itu kurang menguntungkan bagi petani. Jadi, biar koperasi itu yang urus ke sana (pasar),” kata Menteri Koperasi dan UKM, Teten Masduki sebagaimana dalam siaran persnya. Turut hadir dalam kunjungan tersebut Menteri Agraria dan Tata Ruang, Sofyan Djalil.

Teten menegaskan, melalui koperasi kebutuhan bahan baku produksi dapat dipenuhi dengan harga yang lebih murah. Standar kualitas hasil produksi juga bisa dijaga dan akses pasar yang terjamin.

Koperasi Tani Hijau Makmur telah menunjukkan bahwa koperasi dapat membangun organisasi dan manajemen yang profesional dan kemitraan yang terbuka luas. Teten mengatakan, model kemitraan antara Koperasi Tani Hijau Makmur dan PT Great Giant Pineapple bisa dikembangkan ke tempat lain.

“Lampung ini ternyata hebat. PT GGP juga pemasok nanas kaleng terbesar di dunia. Selain itu di sini kan juga ada jambu kristal yang bisa dikembangkan. Saya kira itu bisa dilakukan dalam skala-skala lahan yang sempit terutama di Jawa. Jadi saya kira Lampung banyak model yang bisa kita kembangkan,” kata Teten.

Pisang merupakan buah-buahan penyumbang devisa terbesar kedua untuk Indonesia setelah nanas dengan nilai US$ 14,6 juta (BPS: 2018) atau sekitar Rp 204 miliar. Pada masa pandemi juga masih tetap bertahan dengan 11,15 juta dollar AS atau Rp 163 miliar dengan volume 22.000 ton.

Produktivitas hasil pertanian yang baik di Lampung ini tidak lepas dari keuletan masyarakat yang menggarap lahan perhutanan sosial dengan optimal.

Teten mengharapkan petani yang mendapat sertifikat tanah perhutanan sosial dapat memanfaatkan tanahnya dengan baik dan menjadi pusat pertumbuhan ekonomi.

Menteri Agraria dan Tata Ruang Sofyan Djalil mengatakan selama ini tanah perhutanan sosial yang dibagikan ke masyarakat kerap tidak dimanfaatkan bahkan digadaikan. Karena itu, Sofyan Djalil mendukung program KemenkopUKM yang mendorong petani bergabung dalam koperasi sehingga pengelolaan tanah untuk pertanian dapat maksimal.



Sumber: BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

IHSG Berpeluang Menguat, Valbury Rekomendasikan 5 Saham Ini

Valbury Sekuritas rekomendasikan saham TLKM, PTBA, KLBF, SMGR, BBTN

EKONOMI | 1 Maret 2021

Awali Maret, IHSG Dibuka Menguat 0,6%

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) menguat 0,62% ke 6.280,2 pada awal perdagangan hari ini, Senin (1/3/2021).

EKONOMI | 1 Maret 2021

Fokus Pasar: Upaya Pemerintah Tingkatkan Pemanfaatan Gas Bumi

Fokus pasar pada hari ini akan tertuju kepada pernyataan pemerintah yang akan mematok target pemanfaatan gas mencapai 22% hingga 2025 mendatang.

EKONOMI | 1 Maret 2021

Sepanjang 2020, Manulife Bayarkan Klaim Rp 5,5 T

Pada akhir 2020 produk MVPA ini mampu mencatatkan jumlah polis sebanyak 45.000 unit dengan nilai pertanggungan dasar sebesar Rp 21 triliun.

EKONOMI | 1 Maret 2021

Bursa Asia Dibuka Menguat, Manufaktur Tiongkok Melambat

Nikkei 225 Tokyo naik 2,1%, Topix naik 1,56%, ASX 200 Australia naik 1,53%.

EKONOMI | 1 Maret 2021

Futures Wall Street Menguat Ditopang Sentimen Vaksin dan Stimulus

Dow Jones futures naik 0,47%, S&P futures naik 0,57%, dan Nasdaq futures naik 0,67%.

EKONOMI | 1 Maret 2021

Infrastruktur Kawasan Industri Jababeka Support Industry 4.0

Kawasan industri Jababeka terbuka bagi perusahaan startup.

EKONOMI | 28 Februari 2021

Menhub Cek Layanan KRL Yogyakarta - Solo yang Akan Diresmikan Presiden Jokowi Besok

KRL Yogyakarta Solo ini adalah yang kedua setelah KRL Jabodetabek, dan dalam satu hari melayani 20 perjalanan.

EKONOMI | 28 Februari 2021

Gubernur BI Tekankan Pentingnya Vaksinasi untuk Pemulihan ekonomi

BI selalu bersinergi dan mendukung stimulus fiskal yang telah dilakukan pemerintah untuk mengatasi pandemi.

EKONOMI | 28 Februari 2021

BKPM Permudah Pelaku Industri Kesehatan Berinvestasi

Pandemi Covid-19 yang mempengaruhi pertumbuhan ekonomi membuka mata khususnya dalam hal bahan baku farmasi dan alat kesehatan.

EKONOMI | 28 Februari 2021


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS