Nilai Tukar Petani Turun 0,15%
Logo BeritaSatu
INDEX

BISNIS-27 502.788 (4.65)   |   COMPOSITE 6122.88 (45.91)   |   DBX 1370.08 (6.4)   |   I-GRADE 175.932 (2.01)   |   IDX30 492.65 (5.36)   |   IDX80 132.743 (1.46)   |   IDXBUMN20 383.43 (5.77)   |   IDXESGL 136.189 (1.17)   |   IDXG30 136.661 (1.31)   |   IDXHIDIV20 439.142 (4.16)   |   IDXQ30 142.658 (1.28)   |   IDXSMC-COM 284.07 (1.29)   |   IDXSMC-LIQ 340.315 (4.03)   |   IDXV30 130.843 (1.67)   |   INFOBANK15 1002.8 (10.83)   |   Investor33 425.077 (4.4)   |   ISSI 180.015 (1.37)   |   JII 610.57 (6.12)   |   JII70 214.597 (2.04)   |   KOMPAS100 1179.92 (12.31)   |   LQ45 924.668 (10.2)   |   MBX 1646.91 (13.21)   |   MNC36 314.484 (3.35)   |   PEFINDO25 314.75 (0.73)   |   SMInfra18 301.265 (1.98)   |   SRI-KEHATI 359.316 (3.43)   |  

Nilai Tukar Petani Turun 0,15%

Senin, 1 Maret 2021 | 11:56 WIB
Oleh : Herman / FMB

Jakarta, Beritasatu.com – Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat, Nilai Tukar Petani (NTP) nasional pada Februari 2021 sebesar 103,10, turun 0,15% dibanding NTP bulan sebelumnya yang sebesar 103,26.

Menurut Kepala BPS, Suhariyanto, penurunan NTP ini dikarenakan Indeks Harga yang Diterima Petani (It) naik sebesar 0,06%, lebih rendah dari kenaikan Indeks Harga yang Dibayar Petani (Ib) sebesar 0,21%.

NTP sendiri merupakan salah satu indikator untuk melihat tingkat kemampuan atau daya beli petani di pedesaan. NTP juga menunjukkan daya tukar dari produk pertanian dengan barang dan jasa yang dikonsumsi maupun untuk biaya produksi. Semakin tinggi NTP, secara relatif semakin kuat pula tingkat kemampuan atau daya beli petani.

“NTP di Februari 2021 ini sebesar 103,10, turun sedikit dibandingkan posisi Januari 2021 lalu, di mana penurunannya sebesar 0,15%,” kata Suhariyanto dalam pemaparan NTP Februari 2021, Senin (1/3/2021).

Jika dilihat per subsektor, Suhariyanto mengatakan penurunan NTP Februari 2021 dipengaruhi oleh turunnya NTP di dua subsektor pertanian, yaitu NTP Subsektor Tanaman Pangan sebesar 0,84% dan Subsektor Peternakan sebesar 0,33%. Sementara itu, NTP pada tiga subsektor lainnya mengalami kenaikan, yaitu Subsektor Tanaman Hortikultura sebesar 1,83%; Subsektor Tanaman Perkebunan Rakyat sebesar 0,35%; dan Subsektor Perikanan sebesar 0,30%.

Dari 34 provinsi, sebanyak 22 provinsi mengalami penurunan NTP, sedangkan 12 provinsi lainnya mengalami kenaikan NTP. Penurunan NTP tertinggi pada Februari 2021 terjadi di Provinsi Papua Barat, yaitu sebesar 1,20%, sedangkan kenaikan NTP terbesar terjadi di Provinsi Sumatera Selatan yaitu sebesar 2,02%.

Menurut Suhariyanto, penurunan terbesar NTP di Provinsi Papua Barat disebabkan oleh penurunan pada Subsektor Tanaman Hortikultura khususnya komoditas cabai rawit yang turun sebesar 9,04%. Kenaikan tertinggi NTP di Provinsi Sumatera Selatan disebabkan oleh kenaikan pada Subsektor Tanaman Perkebunan Rakyat khususnya pada komoditas karet yang naik sebesar 3,24%.



Sumber: BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

Berkat Efisiensi, Semen Indonesia Catat Kenaikan Laba 16,73%

Laba per saham dasar Semen Indonesia untuk periode 2020 naik menjadi Rp 471 dari sebelumnya yang hanya Rp 403 per saham.

EKONOMI | 1 Maret 2021

IHSG Menguat 1% di Akhir Sesi I

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) menguat 1,09% ke 6.309,8 pada akhir sesi pertama perdagangan hari ini, Senin (1/3/2021).

EKONOMI | 1 Maret 2021

Februari 2021 Terjadi Inflasi 0,10%

Dari 90 kota Indeks Harga Konsumen (IHK) yang dipantau, 56 kota mengalami inflasi dan 34 kota mengalami deflasi.

EKONOMI | 1 Maret 2021

Pesantren Hijau Diajak Memanfaatkan Energi Surya

Energi Surya harus diterapkan di Pesantren.

EKONOMI | 1 Maret 2021

Lewat Program BSPS Kempupera, Satu Desa di Gorontalo Jadi Wisata Baru

Kempupera telah menggulirkan bantuan program BSPS atau dikenal dengan Bedah Rumah dengan alokasi anggaran Rp 4,78 triliun pada tahun 2020.

EKONOMI | 1 Maret 2021

Berhasil Ekspor Pisang, Menkop dan UKM Puji Kemitraan Koperasi Tani Hijau Makmur

Kemitraan melalui koperasi telah terbukti mampu meningkatkan produktivitas petani anggotanya.

EKONOMI | 1 Maret 2021

IHSG Berpeluang Menguat, Valbury Rekomendasikan 5 Saham Ini

Valbury Sekuritas rekomendasikan saham TLKM, PTBA, KLBF, SMGR, BBTN

EKONOMI | 1 Maret 2021

Awali Maret, IHSG Dibuka Menguat 0,6%

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) menguat 0,62% ke 6.280,2 pada awal perdagangan hari ini, Senin (1/3/2021).

EKONOMI | 1 Maret 2021

Fokus Pasar: Upaya Pemerintah Tingkatkan Pemanfaatan Gas Bumi

Fokus pasar pada hari ini akan tertuju kepada pernyataan pemerintah yang akan mematok target pemanfaatan gas mencapai 22% hingga 2025 mendatang.

EKONOMI | 1 Maret 2021

Sepanjang 2020, Manulife Bayarkan Klaim Rp 5,5 T

Pada akhir 2020 produk MVPA ini mampu mencatatkan jumlah polis sebanyak 45.000 unit dengan nilai pertanggungan dasar sebesar Rp 21 triliun.

EKONOMI | 1 Maret 2021


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS