17 Emiten Belum Penuhi Aturan Free Float
Logo BeritaSatu
Breaking News
INDEX
Breaking News

AGRI 1577 (0)   |   BASIC-IND 938 (0)   |   BISNIS-27 477 (-5)   |   COMPOSITE 5975 (-53)   |   CONSUMER 1621 (0)   |   DBX 1411 (-16)   |   FINANCE 1361 (0)   |   I-GRADE 166 (-1)   |   IDX30 471 (-4)   |   IDX80 128 (-1)   |   IDXBASIC 1248 (-11)   |   IDXBUMN20 358 (-2)   |   IDXCYCLIC 736 (-3)   |   IDXENERGY 747 (1)   |   IDXESGL 129 (-1)   |   IDXFINANCE 1325 (-12)   |   IDXG30 135 (-1)   |   IDXHEALTH 1296 (-14)   |   IDXHIDIV20 416 (-3)   |   IDXINDUST 956 (-21)   |   IDXINFRA 871 (-0)   |   IDXMESBUMN 102 (-0)   |   IDXNONCYC 740 (-6)   |   IDXPROPERT 877 (-12)   |   IDXQ30 135 (-1)   |   IDXSMC-COM 282 (-1)   |   IDXSMC-LIQ 337 (-1)   |   IDXTECHNO 3348 (-40)   |   IDXTRANS 1056 (-1)   |   IDXV30 127 (-1)   |   INFOBANK15 952 (-11)   |   INFRASTRUC 1036 (0)   |   Investor33 406 (-3)   |   ISSI 176 (-1)   |   JII 577 (-4)   |   JII70 205 (-1)   |   KOMPAS100 1130 (-11)   |   LQ45 888 (-8)   |   MANUFACTUR 1250 (0)   |   MBX 1590 (-13)   |   MINING 1939 (0)   |   MISC-IND 1036 (0)   |   MNC36 301 (-2)   |   PEFINDO25 297 (-3)   |   PROPERTY 351 (0)   |   SMinfra18 295 (-1)   |   SRI-KEHATI 340 (-3)   |   TRADE 872 (0)   |  

17 Emiten Belum Penuhi Aturan Free Float

Senin, 1 Maret 2021 | 20:06 WIB
Oleh : Gita Rossiana / WBP

Jakarta, Beritasatu.com-Bursa Efek Indonesia (BEI) mencatat, sebanyak 696 dari 716 perusahaan tercatat (emiten) atau sebanyak 97% telah memenuhi ketentuan kepemilikan saham publik (free float) minimal 7,5%. Namun, masih ada 17 perusahaan tercatat atau sebanyak 3% yang belum memenuhi aturan tersebut.

Direktur Penilaian Perusahaan BEI I Gede Nyoman Yetna mengatakan berdasarkan pemantauan per 31 Desember 2020, hampir seluruh emiten sudah memenuhi aturan free float. "Namun masih 3% atau 17 perusahaan tercatat yang belum memenuhi ketentuan tersebut, termasuk di dalamnya perusahaan tercatat yang sedang dalam proses voluntary delisting," jelas dia dalam keterangan resmi belum lama ini.

Menurut Nyoman, dari 17 emiten tersebut, sebanyak sembilan perusahaan sedang mematangkan rencana untuk memenuhi ketentuan sesuai kondisi perusahaannya. Nyoman mengaku, BEI terus melakukan pembinaan, baik dalam bentuk permintaan penjelasan maupun dengar pendapat.

Selain itu, bursa juga melakukan sosialisasi tentang aksi korporasi yang bisa diambil untuk memenuhi ketentuan. Adapun sosialisasi ini dilanjutkan dengan pendampingan dan konsultasi teknis agar tindakan korporasi berjalan lancar. "Apabila perusahaan tercatat belum dapat memenuhi ketentuan hingga waktu yang ditetapkan, bursa mengenakan sanksi dengan periode pemantauan setiap 3 bulanan," papar dia.

BEI juga tengah menyiapkan peraturan baru terkait insentif atas jumlah saham yang beredar dalam rangka mempertebal likuiditas pasar saham. Salah satu yang akan ditawarkan kepada para emiten adalah pemberian insentif fiskal.

Direktur Pengembangan BEI Hasan Fawzi mengatakan, peraturan baru akan mendefinisikan ulang pengertian saham beredar. Saat ini, data yang tersedia di PT Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI) telah mengelompokan dengan baik daftar pemegang saham pengendali, pemegang saham mayoritas, dan pemegang saham minoritas emiten. "Insentif dipercaya mendorong emiten meningkatkan saham beredar. Salah satu yang diusulkan adalah insentif fiskal, yang telah diajukan kepada Kementrian Keuangan. BEI masih menunggu persetujuan atas rencana tersebut," jelas dia.

Seperti diketahui, saat ini emiten yang memiliki free float 40% bisa mendapatkan potongan pajak penghasilan (PPh) badan sebesar 3%. Ketentuan mengenai diskon tarif ini diatur dalam Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 30 tahun 2020. Terkait hal tersebut, BEI berharap ada insentif pajak yang bisa pemerintah berikan kepada emiten dengan free float di bawah 40%.

Sambil menunggu persetujuan dari Kementerian Keuangan, BEI pun merancang bentuk-bentuk insentif dari sisi pasar modal. Namun, pihaknya belum dapat menjelaskan rinci bentuk insentif tersebut. “Misalnya bisa berupa pengurangan annual listing fee dan lainnya, masih kami kaji” jelas Hasan.



Saksikan live streaming program-program BeritaSatu TV di sini

Sumber: BeritaSatu.com


BERITA LAINNYA

Penggabungan BUMN Pangan Perkuat Transformasi Ekosistem Pangan

Penggabungan BUMN tidak berdampak pada karyawan yang digabung dan tidak ada pengurangan.

EKONOMI | 21 September 2021

POPS Worldwide Jembatani Strategi Komunikasi Brand dengan Kreator Lokal

POPS Worldwide perusahaan penyedia hiburan berbasis digital menjembati strategi komunikasi brand dengan kreator lokal.

EKONOMI | 21 September 2021

Jawab Tantangan Erick Thohir, Tiga Startup Ini Resmi Berkolaborasi

Bumoon.io, Wastelab Indonesia dan Sampangan, resmi berkolaborasi untuk mendukung strategi pemerintah dalam mengatasi permasalahan lingkungan hidup.

EKONOMI | 21 September 2021

Garuda Indonesia Tambah Fitur Baru di Aplikasi KirimAja

Garuda Indonesia menghadirkan fitur pick up atau penjemputan barang dalam layanan aplikasi KirimAja.

EKONOMI | 21 September 2021

BUJT Waskita Toll Road dan 23 Bank Sepakat Teken Restrukturisasi Rp 3,8 T

PT Cimanggis Cibitung Tollways (CCT), salah satu Badan Usaha Jalan Tol (BUJT) PT Waskita Toll Road (WTR) merestukturisasi pinjaman dengan 23 bank.

EKONOMI | 21 September 2021

Konstruksi Terowongan Silaturahmi Rampung, Begini Penampakannya

Kempupera telah menyelesaikan konstruksi terowongan Silaturahmi yang menghubungkan Masjid Istiqlal dengan Gereja Katedral Jakarta.

EKONOMI | 21 September 2021

LPEI Dukung Vaksinasi di Kawasan Wisata Danau Toba

LPEI mendukung percepatan kekebalan kelompok atau herd immunity di wilayah penyangga kawasan wisata Danau Toba.

EKONOMI | 21 September 2021

Royal Prima Buyback Saham Rp 10 Miliar

Royal Prima Tbk (PRIM), emiten di bidang layanan kesehatan berencana melakukan pembelian kembali saham (buyback) senilai Rp 10 miliar.

EKONOMI | 21 September 2021

Kebijakan Suku Bunga Rendah untuk Mendukung Pertumbuhan Ekonomi

"Seluruh kebijakan BI adalah pro-growth atau mendorong pertumbuhan ekonomi," tegas Perry Warjiyo.

EKONOMI | 21 September 2021

Nusantara Infrastructure Incar Proyek JORR Elevated Cikunir-Ulujami Rp 20 Triliun

PT Nusantara Infrastructure Tbk (META) melalui anak usaha PT Marga Metro Nusantara (MMN) mengincar proyek (JORR) Elevated Cikunir – Ulujami.

EKONOMI | 21 September 2021


TAG POPULER

# Rocky Gerung vs Sentul City


# Napoleon Bonaparte


# Anies Baswedan


# PPKM


# Bangga Buatan Indonesia



TERKINI
Lewandowski Raih Penghargaan Sepatu Emas

Lewandowski Raih Penghargaan Sepatu Emas

BOLA | 5 menit yang lalu










BeritaSatu Logo
TERKONEKSI BERSAMA KAMI
BeritaSatu Facebook
BeritaSatu Twitter
BeritaSatu Instagram
BeritaSatu YouTube
Android Icon iOS Icon
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings