Hidup-Mati Industri Penerbangan Tergantung Peran Besar Pemerintah
Logo BeritaSatu
Breaking News
INDEX
Breaking News

AGRI 1577 (0)   |   BASIC-IND 938 (0)   |   BISNIS-27 477 (-5)   |   COMPOSITE 5975 (-53)   |   CONSUMER 1621 (0)   |   DBX 1411 (-16)   |   FINANCE 1361 (0)   |   I-GRADE 166 (-1)   |   IDX30 471 (-4)   |   IDX80 128 (-1)   |   IDXBASIC 1248 (-11)   |   IDXBUMN20 358 (-2)   |   IDXCYCLIC 736 (-3)   |   IDXENERGY 747 (1)   |   IDXESGL 129 (-1)   |   IDXFINANCE 1325 (-12)   |   IDXG30 135 (-1)   |   IDXHEALTH 1296 (-14)   |   IDXHIDIV20 416 (-3)   |   IDXINDUST 956 (-21)   |   IDXINFRA 871 (-0)   |   IDXMESBUMN 102 (-0)   |   IDXNONCYC 740 (-6)   |   IDXPROPERT 877 (-12)   |   IDXQ30 135 (-1)   |   IDXSMC-COM 282 (-1)   |   IDXSMC-LIQ 337 (-1)   |   IDXTECHNO 3348 (-40)   |   IDXTRANS 1056 (-1)   |   IDXV30 127 (-1)   |   INFOBANK15 952 (-11)   |   INFRASTRUC 1036 (0)   |   Investor33 406 (-3)   |   ISSI 176 (-1)   |   JII 577 (-4)   |   JII70 205 (-1)   |   KOMPAS100 1130 (-11)   |   LQ45 888 (-8)   |   MANUFACTUR 1250 (0)   |   MBX 1590 (-13)   |   MINING 1939 (0)   |   MISC-IND 1036 (0)   |   MNC36 301 (-2)   |   PEFINDO25 297 (-3)   |   PROPERTY 351 (0)   |   SMinfra18 295 (-1)   |   SRI-KEHATI 340 (-3)   |   TRADE 872 (0)   |  

Hidup-Mati Industri Penerbangan Tergantung Peran Besar Pemerintah

Senin, 1 Maret 2021 | 22:52 WIB
Oleh : Muawwan Daelami / EHD

Jakarta, Beritasatu.com – Industri penerbangan Tanah Air menghadapi masa-masa sulit akibat tekanan Pandemi Covid-19. Keuntungan bisnis yang tidak lagi feasible dan belum terkendalinya penyebaran virus membuat industri ini semakin rentan. Hidup mati industri penerbangan tergantung pada peran besar pemerintah.

Hal demikian diungkapkan Ketua Pusat Studi Air Power Indonesia (PSAPI) Marsekal (Purn) Chappy Hakim dalam diskusi virtual bertajuk Menjawab Tantangan Aviasi Pasca Pandemi Covid-19 yang disiarkan RMOL World View secara virtual pada Senin (1/3/2021).

Ia bercerita bahwa ketika pandemi Covid-19 muncul di permukaan, terjadi penurunan drastis terutama dari sisi penumpang yang seolah-olah menghilang. Banyak tulisan telah melaporkan bahwa industri penerbangan menghadapi masa krisis terberat dalam sejarah dunia aviasi karena beberapa maskapai collapse sedangkan yang lain terancam bangkrut.

“Semua maskapai penerbangan umumnya sedang berhadapan dengan tantangan yang tidak pernah diantisipasi sebelumnya dan tidak pernah terjadi di dunia penerbangan,” tegas Chappy.

Seperti halnya yang menimpa pendiri Virgin Group Ltd Richard Branson yang menurut penuturan Chappy secara terang-terangan telah mengatakan Virgin Atlantic membutuhkan bantuan pemerintah untuk keberlangsungan hidup maskapai penerbangannya. Tanpa bantuan pemerintah mustahil Virgin Atlantic dapat bertahan hidup.

“Jadi kalau kita lihat tantangannya, 3,4% PDB global itu disumbang industri penerbangan. Terdengar sangat begitu hebat, tapi begitu ada pandemi sebagian maskapai collapse dan terancam bangkrut,” ujarnya.

Sementara di Indonesia, sambung Chappy, Sekretaris Jenderal Indonesia National Air Carriers Association (INACA) Bayu Sutanto tahun lalu sudah menyebutkan dua maskapai penerbangan telah menutup operasi akibat tergilas pandemi Covid-19. Di Amerika, pengamat juga mengatakan walaupun pemerintah mengucurkan stimulus $50 miliar dollar, jumlah tersebut tidak akan pernah cukup untuk menyelamatkan industri penerbangan yang menghadapi kerugian besar.

Artinya, semua hal itu merupakan gambaran betapa industri maskapai penerbangan sangat rentan dan sangat bergantung pada peran besar pemerintah. Kesimpulan sementara ini mengacu pada bukti berupa data dan fakta yang ada di lapangan.

Bahkan, peran swasta atau para investor dalam jejaring perhubungan udara di masa Pandemi covid-19 ini dapat terlihat bahwa mereka hanya menempati peran kedua atau complimentary player. Peran utamanya tetap berada pada pemerintah sebab investor pun sudah meminta bantuan pemerintah.

Para ahli seperti dari International Air Transportation Association (IATA) dan International Civil Aviation Organization (ICAO) juga sudah dikumpulkan untuk mendiskusikan dan mencari solusi atas keadaan susah ini, namun semakin menjadi lebih rumit karena solusi atas masalah ini tergantung pada virus.

Sementara virus tergantung pada sektor kesehatan sehingga IATA dan ICAO sulit melakukan penanggulangan sepanjang sektor kesehatan belum dapat diatasi. Karenanya, kata Chappy, apa pun yang dikerjakan industri penerbangan tidak akan berjalan.

“Jadi, ada dua hal. Pertama, tergantug pada pemerintah secara bisnis dan secara industri juga tergantung pada sektor kesehatan,” jelasnya.

Lebih jauh, ia mengungkapkan di masa sebelum pandemi, keuntungan bisnis penerbangan sebetulnya sudah marginal sedangkan kapital yang diperlukan sangat besar. Jadi dapat dibayangkan, dengan terjadinya pandemi ini, maka industri penerbangan semakin mengalami kesulitan.

“Saya garis bawahi, maskapai penerbangan mungkin dapat keuntungan sesuai kalkulasi bisnis. Tapi karena di seluruh dunia sudah banyak maskapai bangkrut dan sudah proven bahkan Richard Branson saja menyerah, jadi segi perhitungan bisnis itu sama sekali tidak feasible bagi maskapai penerbangann atau airline,” tandas Chappy.



Saksikan live streaming program-program BeritaSatu TV di sini

Sumber: BeritaSatu.com

BAGIKAN

BERITA LAINNYA

Jaga Kualitas Jalur Pantai Selatan, Kementerian PUPR Alokasikan Rp 3,6 T

Kementerian PUPR terus melakukan pemeliharaan di jalur Pantai Selatan (Pansela) Jawa sebagai jalan alternatif menuju Jawa Tengah dan Jawa Timur.

EKONOMI | 17 Oktober 2021

Ini Pemenang Kompetisi Desain Kenari Djaja Awards 2021

Kementerian Perindustrian berharap kompetisi desain Kenari Djaja Awards dapat terus diadakan, untuk menggali potensi desainer di Indonesia.

EKONOMI | 16 Oktober 2021


Cetak Rekor, Investor Saham di Indonesia Lampaui 3 Juta

BEI mencatat jumlah investor saham di Indonesia sudah melewati 3 juta atau 3.008.318 SID.

EKONOMI | 16 Oktober 2021

Pinjol Ilegal Bikin Resah, Kenali Tiga Ciri Utamanya

Satgas Waspada Investasi telah memblokir 3.515 pinjaman online (pinjol) ilegal. Namun tiap kali diblokir, muncul yang baru dengan nama berbeda.

EKONOMI | 16 Oktober 2021

Situasi Pandemi Membaik, Penjualan Alat Berat Naik 99%

Penjualan alat berat di seluruh sektor selama periode Januari-Agustus 2021 mencapai 8.821 unit, meningkat 99% dari penjualan pada Januari-Agustus 2020.

EKONOMI | 16 Oktober 2021

Dukung Ketahanan Pangan, Ini 5 Strategi Kementan

Kementan telah menyusun lima strategi pembangunan pertanian yang diarahkan untuk menjaga ketahanan pangan.

EKONOMI | 16 Oktober 2021

Paramount Land Luncurkan Klaster Kedua di Kota Mandiri Paramount Petals

Canna sebagai klaster kedua di kota mandiri Paramount Petals dipasarkan dengan harga mulai Rp 750 jutaan, menyasar kalangan milenial dan keluarga muda.

EKONOMI | 16 Oktober 2021

Jaga Momentum Pemulihan Ekonomi, OJK Siapkan 8 Kebijakan Strategis di 2022

OJK menyiapkan delapan kebijakan strategis di tahun 2022 untuk menjaga momentum pemulihan ekonomi Indonesia.

EKONOMI | 16 Oktober 2021


TAG POPULER

# Dodi Reza Alex Noerdin


# OJK


# Piala Thomas


# Pinjol Ilegal


# Kasus Covid-19



TERKINI
Raksasa Microchip Taiwan TSMC Bangun Pabrik di Jepang

Raksasa Microchip Taiwan TSMC Bangun Pabrik di Jepang

EKONOMI | 41 menit yang lalu










BeritaSatu Logo
TERKONEKSI BERSAMA KAMI
BeritaSatu Facebook
BeritaSatu Twitter
BeritaSatu Instagram
BeritaSatu YouTube
Android Icon iOS Icon
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings