Setahun Covid-19, IHSG Rebound Lampaui Sebelum Era Pandemi
Logo BeritaSatu
Breaking News
INDEX
Breaking News

AGRI 1577 (0)   |   BASIC-IND 938 (0)   |   BISNIS-27 477 (-5)   |   COMPOSITE 5975 (-53)   |   CONSUMER 1621 (0)   |   DBX 1411 (-16)   |   FINANCE 1361 (0)   |   I-GRADE 166 (-1)   |   IDX30 471 (-4)   |   IDX80 128 (-1)   |   IDXBASIC 1248 (-11)   |   IDXBUMN20 358 (-2)   |   IDXCYCLIC 736 (-3)   |   IDXENERGY 747 (1)   |   IDXESGL 129 (-1)   |   IDXFINANCE 1325 (-12)   |   IDXG30 135 (-1)   |   IDXHEALTH 1296 (-14)   |   IDXHIDIV20 416 (-3)   |   IDXINDUST 956 (-21)   |   IDXINFRA 871 (-0)   |   IDXMESBUMN 102 (-0)   |   IDXNONCYC 740 (-6)   |   IDXPROPERT 877 (-12)   |   IDXQ30 135 (-1)   |   IDXSMC-COM 282 (-1)   |   IDXSMC-LIQ 337 (-1)   |   IDXTECHNO 3348 (-40)   |   IDXTRANS 1056 (-1)   |   IDXV30 127 (-1)   |   INFOBANK15 952 (-11)   |   INFRASTRUC 1036 (0)   |   Investor33 406 (-3)   |   ISSI 176 (-1)   |   JII 577 (-4)   |   JII70 205 (-1)   |   KOMPAS100 1130 (-11)   |   LQ45 888 (-8)   |   MANUFACTUR 1250 (0)   |   MBX 1590 (-13)   |   MINING 1939 (0)   |   MISC-IND 1036 (0)   |   MNC36 301 (-2)   |   PEFINDO25 297 (-3)   |   PROPERTY 351 (0)   |   SMinfra18 295 (-1)   |   SRI-KEHATI 340 (-3)   |   TRADE 872 (0)   |  

Setahun Covid-19, IHSG Rebound Lampaui Sebelum Era Pandemi

Selasa, 2 Maret 2021 | 06:05 WIB
Oleh : Tim Beritasatu.com / WBP

Jakarta, Beritasatu.com- Setahun Covid-19 di Indonesia, kinerja Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) mengalami pasang surut. Sempat di posisi terendah di bawah 4.000, kini indeks bercokol di level sebelum pandemi.

Hari ini Selasa 2 Maret tepat 1 tahun Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengumumkan kasus pertama positif virus corona (Covid-19) di Indonesia. Ditemani Menteri Kesehatan Terawan Agus Putranto, Mensesneg Pratikno dan Seskab Pramono Anung, Jokowi menyebut ada dua orang warga negara Indonesia (WNI) yang dinyatakan positif Covid-19. Mereka tertular dari warga negara Jepang yang sempat ke Indonesia pada Februari 2020. "Setelah ditemukan ternyata orang yang terkena virus corona ini berhubungan dengan dua orang. Seorang ibu yang umurnya 64 dan putrinya yang berumur 31 tahun dicek oleh tim kita ternyata pada posisi yang sakit," kata Jokowi.

Saat itu Presiden Jokowi mengimbau kepada masyarakat agar tidak panik, tetapi tetap waspada dan beraktivitas seperti biasa. Namun pelaku pasar modal menyikapi hal berbeda. IHSG langsung ambrol 1% lebih setelah pengumuman kasus pertama corona. Indeks ditutup jatuh 1,68% ke level 5.361 pada penutupan perdagangan Senin (2/3/2020).

Dari hari ke hari, kasus Covid-9 di Indonesia terus bertambah sehingga menjadi sentimen negatif pada IHSG. Mengutip data dari Bloomberg, puncaknya saat 24 Maret 2020 ketika IHSG menyentuh level terendahnya sepanjang 2020 mencapai 3.937,63.

Direktur Utama PT Bursa Efek Indonesia (BEI) Inarno Djajadi mengungkapkan kinerja IHSG pada Maret terpuruk akibat pandemi virus corona. Bahkan, IHSG sempat berada di level terendah dibanding level akhir tahun 2019. "Penurunan ini terjadi awal pengumuman kasus corona pertama sampai dengan perkembangan meluas sebagai dampak Covid-19 di berbagai negara yang membuat kalangan investor global dan domestik memiliki respon negatif. Situasi ketidakpastian terus berjalan sampai saat IHSG menyentuh level terendah," ujar Inarno lewat video conference, di Jakarta, Jumat (24/4/2020).

IHSG Dihentikan Sementara Tujuh Kali
Indeks pun berkali-kali terpaksa dihentikan sementara otomatis (trading halt) karena aksi buang saham investor. Sesuai ketentuan, jika IHSG turun lebih dari 5%, maka bursa akan melakukan tindakan trading halt selama 30 menit. BEI juga akan melakukan trading halt selama 30 menit apabila IHSG mengalami penurunan lanjutan hingga lebih 10%. Selain itu, BEI melakukan suspensi perdagangan atau trading suspensi apabila IHSG mengalami penurunan lanjutan hingga lebih dari 15% sampai akhir sesi perdagangan atau lebih dari satu sesi perdagangan.

Berdasarkana catatan, sepanjang 2020 BEI telah melakukan trading halt sebanyak tujuh kali. Menurut laporan BEI, pergerakan IHSG konstan menurun pada masa-masa awal penyebaran pandemi Covid-19 di Maret 2020. BEI pertama kali melakukan halt trading pada 12 Maret 2020, ketika IHSG merosot 5% ke 4.895,74. Perdagangan saham kembali dibekukan sementara untuk kedua kali pada 13 Maret 2020, pasca-IHSG tergelincir 5% menuju 4.650,58.

BEI kembali menerapkan trading halt 4 hari berselang pada 17 Maret 2020. Kali ini kejatuhannya semakin dalam, yakni hingga level 4.456,09. Trading halt kembali terjadi pada 19 Maret dan 23 Maret. Kebijakan tersebut diberlakukan pada 19 Maret lantaran harga saham gabungan turun 5% ke 4.113.64.

Pergerakan IHSG semakin terperosok di 23 Maret, ketika terjadi penurunan 5% hingga di bawah level 4.000. Suspensi terakhir pasar saham sebelum 10 September 2020 terjadi pada 30 Maret. Pada saat itu pergerakan perdagangan saham dibekukan setelah ambles 5% ke level 4.318,29. "Posisi IHSH pada halt terakhir (September 2020) mirip dengan posisi IHSG pada trading halt pertama di awal 2020," kata Direktur Perdagangan dan Pengaturan Anggota Bursa BEI Laksono Widodo dalam pesan tertulis, Kamis (10/9/2020).

Salah satu pemicu penghentian perdagangan sementara karena kebijakan pembatasan sosial berskala besar (PSBB). Kebijakan ini dilakukan sehubungan dengan melonjaknya kasus positif Covid-19 di Jakarta. Sejumlah aktivitas seperti tempat hiburan dan restoran mulai dibatasi kembali.

Namun angin segar menyelimuti IHSG. Setelah mencapai posisi di bawah 4.000, kondisi ini berangsur-angsur membaik menuju pengujung tahun 2020. Hal ini tercermin dari pergerakan IHSG yang sempat mampu kembali menyentuh level 6.000. Meski di akhir tahun 2020, IHSG gagal menyentuh level 6.000. Indeks turun 0,95% menjadi 5.979,07 pada 30 Desember 2020.

Ketua Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Wimboh Santoso mengatakan, adanya pandemi membuat pasar saham Indonesia mengalami tekanan. “Ini berdampak pada turunnya IHSG, yang kita tahu sempat menutup di level paling rendah di 24 Maret 2020, yaitu 3.937. Itu adalah titik terendah. Kita ingat, ini mudah-mudahan tidak terulang lagi,” ujar Wimboh dalam penutupan perdagangan saham 2020, Rabu (30/12/2020).

Di awal masa pandemi, bursa saham global terkoreksi cukup dalam tak terkecuali IHSG. Pemutusan rantai penyebaran Covid-19 dengan pemberlakuan protokol Covid-19 telah memukul sektor riil. Hal ini berimbas pada kinerja emiten yang menurun, dan berdampak pada turunnya IHSG.

Wimboh menuturkan, seluruh negara mengerahkan segenap langkah kebijakan terbaiknya untuk dapat menghadapi dampak pandemi, termasuk Indonesia. Pemerintah juga telah mengeluarkan berbagai kebijakan stimulus fiskal untuk penanganan pandemi dan menjaga fundamental ekonomi.

Insentif Selamatkan Pasar Modal
OJK telah mengeluarkan kebijakan pre-emptive dan extraordinary untuk menjaga kepercayaan dan stabilitas pasar. "Di sektor pasar modal, OJK telah mengeluarkan kebijakan untuk menjaga stabilitas pasar modal,” jelasnya.

Beberapa kebijakan OJK di pasar modal selama pandemi. Pertama, paket kebijakan untuk me-manage volatilitas pasar modal yang dikeluarkan sejak akhir Februari 2020. Antara lain pelarangan short selling, pemberlakuan trading halt untuk penurunan 5% dan asymmetric auto-rejection, pemendekan jam perdagangan bursa, dan buyback saham oleh emiten tanpa melalui RUPS dalam kondisi pasar yang berfluktuasi.

Kedua, relaksasi bagi industri pasar modal agar dapat bertahan di masa pandemi, di antaranya melalui kebijakan pelaksanaan RUPS perusahaan terbuka secara elektronik, relaksasi penyampaian dan masa berlaku laporan keuangan, serta pemberian insentif dan potongan biaya oleh Self Regulatory Organization (SRO).

Ketiga, kemudahan pelaporan dan perizinan bagi pelaku pasar modal dengan mengoptimalkan pemanfaatan teknologi seperti penggunaan tanda tangan elektronik pada proses perizinan dan penyampaian laporan secara elektronik.

Memasuki 2021 seiring ditemukan vaksin Covid-19, IHSG bangkit dan makin kokoh melampaui sebelum pandemi. Bahkan IHSG menorehkan level tertinggi sepajang masa di 2021.

Mengacu data Bloomberg, IHSG mencapai level tertinggi 2021 atau sepanjang masa di 6.435 pada 13 Januari 2021. Sementara pada perdagangan Senin (1/3/2021) IHSG ditutup menguat 96,71 poin (1,55%) ke level 6.338,51.



Saksikan live streaming program-program BeritaSatu TV di sini

Sumber: BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

Awali Maret, Wall Street Menguat dan S&P 500 Terbaik Sejak Juni

30 saham unggulan Dow Jones Industrial Average melonjak 603,14 poin, atau 2% menjadi 31.535,51.

EKONOMI | 2 Maret 2021

Bursa Eropa Menguat karena Imbal Hasil Obligasi AS Turun

Pan-European Stoxx 600 mengakhiri sesi naik 1,8%.

EKONOMI | 2 Maret 2021

Hidup-Mati Industri Penerbangan Tergantung Peran Besar Pemerintah

Industri penerbangan Tanah Air menghadapi masa-masa sulit akibat tekanan Pandemi Covid-19.

EKONOMI | 1 Maret 2021

Perkuat Infrastruktur Logistik, Krakatau Bandar Samudera Kerja Sama dengan PT Kereta Api Indonesia

PT Krakatau Bandar Samudera (KBS) melakukan kerja sama dengan PT Kereta Api Indonesia (Persero) (KAI).

EKONOMI | 1 Maret 2021

Indocement Peduli, Program Gotong Royong Bantu Bencana Alam di Indonesia

SP Indocement bergotong royong membantu korban bencana alam di sejumlah daerah di Indonesia.

EKONOMI | 1 Maret 2021

Kempupera Targetkan Tol Cengkareng-Batuceper-Kunciran Selesai Maret 2021

Kempupera tengah menyelesaikan tahap akhir pembangunan Jalan Tol Cengkareng-Batu Ceper-Kunciran sepanjang 14,19 km dan ditargetkan rampung Maret 2021.

EKONOMI | 1 Maret 2021

IRC Raih Penghargaan Indonesia Top Digital PR Award 2021

Penghargaan ini diberikan sebagai apresiasi terhadap IRC yang mampu mengimplementasikan pola dan strategi komunikasi melalui berbagai digital platform.

EKONOMI | 1 Maret 2021

PMI Manufaktur Indonesia Masih Bertengger di Level Ekspansif

Industri manufaktur di Tanah Air masih menunjukkan geliat yang positif di tengah gempuran dampak pandemi Covid-19.

EKONOMI | 1 Maret 2021

Kapasitas Warehouse Naik Tiga Kali Lipat, Dusdusan Siap Layani Indonesia Timur

Ekspansi ini merupakan langkah perseroan untuk dapat maju dan tumbuh bersama para reseller.

EKONOMI | 1 Maret 2021

Kepmenperin 169/2021 Sebutkan 21 Tipe Kendaraan Dapat PPnBM DTP

Pemerintah berupaya membangkitkan kinerja industri otomotif di Tanah Air agar kembali bergeliat.

EKONOMI | 1 Maret 2021


BeritaSatu Logo
TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Android Icon iOS Icon
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS