PPAK Optimistis Industri Kosmetik Nasional Bangkit
Logo BeritaSatu
INDEX

AGRI 1577 (0)   |   BASIC-IND 938 (0)   |   BISNIS-27 477 (-4)   |   COMPOSITE 5975 (-54)   |   CONSUMER 1621 (0)   |   DBX 1411 (-16)   |   FINANCE 1361 (0)   |   I-GRADE 166 (-1)   |   IDX30 471 (-4)   |   IDX80 128 (-1)   |   IDXBASIC 1248 (-17)   |   IDXBUMN20 358 (-2)   |   IDXCYCLIC 736 (-3)   |   IDXENERGY 747 (-0)   |   IDXESGL 129 (-1)   |   IDXFINANCE 1325 (-12)   |   IDXG30 135 (-1)   |   IDXHEALTH 1296 (-16)   |   IDXHIDIV20 416 (-2)   |   IDXINDUST 956 (-20)   |   IDXINFRA 871 (-2)   |   IDXMESBUMN 102 (-0)   |   IDXNONCYC 740 (-4)   |   IDXPROPERT 877 (-10)   |   IDXQ30 135 (-1)   |   IDXSMC-COM 282 (-1)   |   IDXSMC-LIQ 337 (-2)   |   IDXTECHNO 3348 (-19)   |   IDXTRANS 1056 (-5)   |   IDXV30 127 (-1)   |   INFOBANK15 952 (-10)   |   INFRASTRUC 1036 (0)   |   Investor33 406 (-3)   |   ISSI 176 (-1)   |   JII 577 (-5)   |   JII70 205 (-1)   |   KOMPAS100 1130 (-11)   |   LQ45 888 (-8)   |   MANUFACTUR 1250 (0)   |   MBX 1590 (-13)   |   MINING 1939 (0)   |   MISC-IND 1036 (0)   |   MNC36 301 (-2)   |   PEFINDO25 297 (-3)   |   PROPERTY 351 (0)   |   SMinfra18 295 (-2)   |   SRI-KEHATI 340 (-3)   |   TRADE 872 (0)   |  

PPAK Optimistis Industri Kosmetik Nasional Bangkit

Rabu, 3 Maret 2021 | 07:23 WIB
Oleh : Iman Rahman Cahyadi / CAH

Jakarta, Beritasatu.com – Perhimpunan Pengusaha dan Asosiasi Kosmetika (PPAK) Indonesia optimistis akan kebangkitan dunia usaha dan industri, khususnya industri kosmetik untuk mendulang cuan yang berlimpah.

Pendiri PPAK sekaligus anggota dewan pertimbangan presiden (Wantimpres), Putri Kus Wisnu Wardani mengatakan untuk mempercepat pertumbuhan ekonomi nasional, selama masa pandemi pemerintah telah mengeluarkan Undang Undang Cipta Kerja dan program vaksinasi untuk masyarakat Indonesia.

Program ini sudah berjalan dari awal tahun 2021 dan diharapkan akan selesai pada bulan Maret 2022 yang akan datang, dengan tujuan bangsa Indonesia dapat segera terlepas dari pandemi Covid-19 dan masyarakat dapat beraktivitas kembali dengan lebih percaya diri, meskipun masih harus mengikuti prokes yang telah ditetapkan oleh pemerintah.

"Untuk percepatan pertumbuhan ekonomi, pemerintah memerlukan peran serta para pelaku usaha untuk bekerjasama, khususnya melalui PPAK yang dapat menggerakan anggotanya untuk tumbuh dan berkembang guna membantu percepatan ekonomi khususnya di bidang kosmetika," ujar Putri Kus Wisnu Wardani dalam webinar “Menyambut optimisme tahun kerbau bersama PPAK dalam memperkuat dan memajukan industri kosmetika nasional," yang digelar belum lama ini.

Dukungan dari pemerintah juga disampaikan oleh Ketua Badan POM, Penny Kusumastuti Lukito. Dalam sambutannya, Penny mengatakan bahwa Pemerintah akan mendukung UMKM dan industri kosmetik dengan memberikan banyak kemudahan, simplisikasi dan percepatan perizinan kepada industri kosmetika berupa pada trust record, perluasan pembinaan (coaching clinic), keringanan pembayaran PNBP untuk industri UMKM Kosmetika di masa pandemi Covid-19 ini.

"Untuk itu melalui PPAK, pemerintah juga berharap agar para anggotanya dapat tumbuh dan bergerak dengan cepat. Khususnya ditahun Kerbau Logam ini, kerja keras dan optimisme menjadi semangat untuk kita semua khususnya pelaku usaha untuk bangkit guna mempercepat roda perekenomian bangsa yang harus dilakukan secara gotong royong atau bersama sama.”

Lebih lanjut Ketua Umum PPAK, Solihin Sofian menjelaskan bahwa bedasarkan data BPS tanggal 30 November 2020 penduduk miskin Indonesia telah mencapai 26,42 jt jiwa, naik 5 % dari tahun 2019 sebesar 25,14%.

"Tentu hal ini akan menurunkan daya beli masyarakat. Kreativitas, inovasi produk baru, beradaptasi pada kondisi pasar menjadi point penting dalam bertahan dan mengembangkan usaha di masa pademi ini.”

Selama ini industri kosmetik memberikan kontribusi yang penting bagi industri manufaktur Indonesia. Merujuk data Badan Pusat Statistik (BPS), pada triwulan I tahun 2020, kinerja industri kimia, farmasi dan obat tradisional (termasuk sektor kosmetik) mengalami pertumbuhan yang gemilang sebesar 5,59%. Bahkan, di tengah tekanan dampak pandemi Covid-19, kelompok manufaktur ini mampu memberikan kontribusi signifikan terhadap devisa melalui capaian nilai ekspornya yang menembus US$ 317 juta atau sekitar Rp4,44 triliun pada semester I-2020. Angka itu baik sebesar 15,2% dibanding periode yang sama tahun lalu.

Sementara itu Ketua Pelaksana Harian PPAK, Kusuma Ida Anjani menjelaskan bahwa PPAK memiliki tujuan untuk memajukan bidang kosmetika dan juga brand lokal hasil karya anak bangsa dalam meningkatkan perekonomian di Indonesia.

"Tentunya ini akan memberikan kemudahan bagi anggota PPAK sebagai pelaku usaha dalam mengembangkan bisnisnya secara berkelanjutan (sustainable) untuk maju secara bersama sama, khususnya brand lokal dan membangkitkan perekonomian bangsa. Untuk itu PPAK mengajak seluruh pelaku usaha secara bersama sama untuk bergabung pada PPAK baik sebagai pengurusan maupun sebagai anggota," tambah Ida Anjani.



Sumber: BeritaSatu.com


BAGIKAN




BERITA LAINNYA

Transformasi Digital Dorong Pelayanan KA Jabodetabek Lebih Tertib

Transformasi Kereta Api Jabodetabek di era digital merupakan bagian dari perjalanan panjang kereta api untuk menyongsong masa depan.

EKONOMI | 3 Maret 2021

Oversold, Emas Rebound karena Pelemahan Dolar AS dan Imbal Hasil

Kontrak emas paling aktif pengiriman April di divisi COMEX New York Exchange, naik US$ 10,6 atau 0,62% menjadi US$ 1.733,60 per ons.

EKONOMI | 3 Maret 2021

Dari Merugi, Salim Ivomas Raih Laba Bersih Rp 234 Miliar

Penjualan Salim sepanjang 2020 meningkat 6% menjadi Rp 14,48 triliun.

EKONOMI | 3 Maret 2021

Pemerintah Genjot Belanja Negara agar Kuartal I Ekonomi Tumbuh

Pemerintah menargetkan pertumbuhan di kisaran 4,5 sampai 5,3% di tahun 2021.

EKONOMI | 3 Maret 2021

Setelah Melonjak Catat Rekor, Wall Street Terkoreksi

Dow Jones Industrial Average turun 143,99 poin atau 0,5% menjadi 31.391,52.

EKONOMI | 3 Maret 2021

Bursa Eropa Menguat karena Imbal Hasil Obligasi AS Stabil

Pan-European Stoxx 600 mengakhiri sesi naik sekitar 0,2%.

EKONOMI | 3 Maret 2021

Pemerintah Dapatkan Pembiayaan Rp 17 Triliun dari Lelang SUN

Investor domestik mendominasi demand lelang.

EKONOMI | 3 Maret 2021

“Made in Indonesia” Rintis Pintu Ekspor untuk UKM

Sejak didirikan tahun lalu, Made In Indonesia sudah menghasilkan sejumlah kesepakatan bisnis senilai US$ 10 juta.

EKONOMI | 2 Maret 2021

Kempupera Targetkan Pembangunan Kampus UIII Tahap II Rampung Akhir Juni 2021

Kempupera targetkan pembangunan Universitas Islam Internasional Indonesia (UIII) tahap II di Komplek RRI Cimanggis, Depok, Jawa Barat, rampung akhir Juni 2021.

EKONOMI | 2 Maret 2021

Perusahaan Gas Dunia Bangun Pabrik di Jawa Barat

Perusahaan Gas dunia, Linde akan menginvestasikan US$ 2 juta untuk memperluas pabriknya di wilayah Bogor, Jawa Barat.

EKONOMI | 2 Maret 2021


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS