Indorama Holding BV Kembali Tambah Kepemilikan di Indorama Synthetics
Logo BeritaSatu
INDEX

BISNIS-27 502.788 (4.65)   |   COMPOSITE 6122.88 (45.91)   |   DBX 1370.08 (6.4)   |   I-GRADE 175.932 (2.01)   |   IDX30 492.65 (5.36)   |   IDX80 132.743 (1.46)   |   IDXBUMN20 383.43 (5.77)   |   IDXESGL 136.189 (1.17)   |   IDXG30 136.661 (1.31)   |   IDXHIDIV20 439.142 (4.16)   |   IDXQ30 142.658 (1.28)   |   IDXSMC-COM 284.07 (1.29)   |   IDXSMC-LIQ 340.315 (4.03)   |   IDXV30 130.843 (1.67)   |   INFOBANK15 1002.8 (10.83)   |   Investor33 425.077 (4.4)   |   ISSI 180.015 (1.37)   |   JII 610.57 (6.12)   |   JII70 214.597 (2.04)   |   KOMPAS100 1179.92 (12.31)   |   LQ45 924.668 (10.2)   |   MBX 1646.91 (13.21)   |   MNC36 314.484 (3.35)   |   PEFINDO25 314.75 (0.73)   |   SMInfra18 301.265 (1.98)   |   SRI-KEHATI 359.316 (3.43)   |  

Indorama Holding BV Kembali Tambah Kepemilikan di Indorama Synthetics

Rabu, 3 Maret 2021 | 14:01 WIB
Oleh : Muhammad Nabil Alfaruq / FMB

Jakarta, Beritasatu.comIndorama Holding BV (IHBV), produsen tekstil milik taipan asal India, Sri Prakash Lohia kembali menambahkan kepemilikan sahamnya di PT Indorama Synthetics Tbk (INDR) sebesar 32,66 juta lembar saham.

Berdasarkan keterbukaan informasi, Rabu (3/3/2021) perusahaan pengendali Indorama Synthetics telah membeli saham sebanyak 32,66 juta lembar saham. Transaksi ini telah dilakukan pada 25 Februari 2021.

IHBV membeli saham Indorama Synthetics di harga Rp 3.090 per lembar. Dengan demikian, perusahaan pengendali ini telah melakukan transaksi sebanyak Rp 100,94 miliar.

Adapun tujuan transaksi dimaksudkan untuk investasi jangka panjang. Dengan adanya transaksi tersebut, kini kepemilikan saham Indorama Holding BV di Indorama Synthetics 56,6% dengan jumlah saham 370,46 juta.

Sebelumnya, Indorama Holding BV juga telah memborong saham perseroan sebanyak 31,22 juta unit saham pada harga Rp 2.800 per saham atau senilai total Rp 87,44 miliar. Transaksi ini telah terjadi pada 8 Februari 2021.

Selanjutnya pada Januari 2021, perusahaan yang berkantor pusat di Belanda itu kembali memborong saham Indorama Synthetics sebanyak dua kali, masing-masing pada 12 Januari dan 28 Januari.

Pada 12 Januari, IHBV membeli 20,93 juta saham perseroan seharga Rp 2.980 per saham dengan nilai total Rp 62,37 miliar. Setelah transaksi, kepemilikan saham IHBV bertambah 3,2% dari 38,9% menjadi 42,1%.

Adapun pada 28 Januari, IHBV membeli 30,96 juta unit saham perseroan seharga Rp 2.750 per unit atau senilai total Rp 81,15 miliar. Dengan transaksi tersebut, kepemilikan IHBV di Indorama Synthetics bertambah menjadi 46,8% dari sebelumnya 42,1%.

Hingga perdagangan sesi I, harga saham Indorama Synthetics berada di Rp 4.880 naik 880 poin (22%). PER perseroan berada di 36,34 dan market capital berada di Rp 3,19 triliun.

Di sisi lain, Indorama Synthetics sepanjang tahun 2020, memperoleh laba bersih turun hingga 74,79% menjadi US$ 8,56 juta dari sebelumnya US$ 33,95 juta. Melemahnya penjualan ekspor dan lokal jadi sebab utama.

Berdasarkan laporan keuangan yang dikutip oleh Investor Daily, penurunan ini sebagian besar disebabkan oleh melemahnya ekspor sepanjang 2020 yakni berjumlah US$ 362,03 juta, turun 29.91% dari US$ 516.51 juta. Penjualan lokal juga menurun menjadi US$ 229,28, atau turun 9.79% menjadi US$ 254,16 juta.

Setelah dikurangi potongan penjualan dan retur, total penjualan yang diperoleh Indorama Synthetics sebanyak US$ 589,04 juta, jumlah tersebut turun 23.28% dari periode yang sama pada tahun 2019 lalu yakni US$ 767,74 juta.

Menurunya pendapatan ini berimbas pada beban pokok pendapatan yang terkoreksi sebanyak 22.97% atau setara dengan US$ 557,20 juta dari sebelumnya US$ 723,40 juta. Hal yang sama juga terjadi pada beban penjualan berjumlah US$ 5,80 juta dari US$ 7,65 juta.

Lebih lanjut, beban umum dan administrasi naik 9.38% menjadi US$ 15,63 juta dari US$ 14,29 juta, kemudian biaya keuangan yang dicatatkan perseroan sebanyak US$ 7,43 juta, turun 22.85%. Meski demikian, tahun 2020 lalu, perseroan berhasil membalikan rugi menjadi untung dari segmen selisih kurs mata uang asing yang berjumlah US$ 2,12 juta dari rugi US$ 2,29 juta.

Laba sebelum pajak yang diperoleh perseroan berjumlah US$ 6,82 juta. Dengan demikian, setelah dikurangi pajak penghasilan bersih Indorama Synthetics memperoleh laba tahun berjalan yakni US$ 6,23 juta, terpangkas 83,65%.



Sumber: BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

MIND ID Prihatin atas Kondisi Industri Timah di Indonesia

Holding BUMN tambang MIND ID prihatin dengan kondisi tata niaga serta pengawasan atas laporan competent person terkait validasi neraca cadangan.

EKONOMI | 3 Maret 2021

Hutama Karya Targetkan Bendungan Way Apu Selesai November 2022

PT Hutama Karya (Persero) menargetkan pembangunan Bendungan Way Apu di Kabupaten Buru, Provinsi Maluku selesai November 2022.

EKONOMI | 3 Maret 2021

IHSG Sesi I Menguat, Ini Deretan Saham Paling Cuan

Saham IKAN melonjak 34,48%, INPC meningkat 25,00%, BNBA menguat 24,81%, BBHI terangkat 24,55% dan BABP terkerek 13,04%.

EKONOMI | 3 Maret 2021

Progres Capai 20,89%, Terowongan Silaturahmi Istiqlal-Katedral Selesai Juni

Menurut Kempupera, Terowongan Silaturahmi Masjid Istiqlal-Gereja Katedral mencapai 20,89% dan ditargetkan tuntas Juni 2021.

EKONOMI | 3 Maret 2021

Teten Masduki: UMKM Indonesia Jangan Hanya Buat Keripik, Akik dan Batik

Menurut Menkop UKM Teten Masduki, sudah waktunya sektor pariwisata didukung oleh produk-produk UMKM yang berbasis inovasi teknologi.

EKONOMI | 3 Maret 2021

Pengusaha Muda Didorong Pulihkan Ekonomi Nasional dan Daerah

Pelaku usaha muda harus memiliki nilai-nilai yang memberi kontribusi besar terhadap kemajuan bangsa dan negara.

EKONOMI | 3 Maret 2021

Sejalan Mata Uang Asia, Rupiah Menguat Siang Ini

Transaksi rupiah siang ini diperdagangkan dalam kisaran Rp 14.277-Rp 14.325 per dolar AS.

EKONOMI | 3 Maret 2021

Terus Kembangkan Platform Digital, Tugu Insurance Raih Penghargaan

PT Asuransi Tugu Pratama Indonesia Tbk (Tugu Insurance) telah meraih penghargaan atas pengembangan platform digitalnya.

EKONOMI | 3 Maret 2021

KBI Dorong Pemanfaatan Resi Gudang Jelang Panen Padi

Dengan memanfaatkan resi gudang, stabilitas harga komoditas akan lebih terjaga yang pada akhirnya memberikan kesejahteraan bagi para petani.

EKONOMI | 3 Maret 2021

Jeda Siang, IHSG Bertambah 11 Poin ke 6.370

Sebanyak 199 saham naik, 248 saham melemah dan 183 saham stagnan.

EKONOMI | 3 Maret 2021


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS