Gandeng Boy William, Bareksa Ajak Investor Pemula Investasi Cerdas
Logo BeritaSatu

Gandeng Boy William, Bareksa Ajak Investor Pemula Investasi Cerdas

Rabu, 3 Maret 2021 | 14:11 WIB
Oleh : Faisal Maliki Baskoro / FMB

Jakarta, Beritasatu.com - Bareksa, marketplace investasi terbesar di Indonesia, menggandeng aktor dan Youtuber ternama yang juga seorang investor, Boy William, sebagai Brand Ambassador. Tujuannya untuk mengedukasi investor dan calon investor ritel Indonesia menerapkan prinsip-prinsip smart investing (investasi cerdas).

Selain Boy, Bareksa juga berkolaborasi dengan sejumlah key opinion leaders (KOL) lainnya yang berpengalaman dan kredibel di ranah investasi, seperti: financial planner Prita Ghozie, analis-keuangan Felicia Putri Tjiasaka, financial coach Jonathan End, dan KOL-investor Asoka Remadja.

Boy William adalah TV host, Youtuber sekaligus investor yang telah berinvestasi di pasar modal beberapa tahun terakhir. Mengawali karir sebagai presenter di acara TV, kini Boy memiliki 3,6 juta pengikut di channel YouTube dan 3,9 juta pengikut di Instagram, serta telah membintangi sejumlah film nasional.

"Saya sangat bangga bisa berkolaborasi dengan Bareksa sebagai pionir marketplace reksadana dan investasi di Indonesia. Saya sejalan dengan semangat Bareksa yang mendukung literasi keuangan untuk meningkatkan taraf kesejahteraan masyarakat di Indonesia," ujar Boy William.

Co-founder/CEO Bareksa Karaniya Dharmasaputra mengatakan, "Kami memilih Boy William karena dia adalah seorang public figure yang bukan hanya memiliki puluhan juta pengikut, tapi juga merupakan sosok yang cerdas, humble, tech savvy, dan juga seorang investor berpengalaman. Ini penting buat kami karena Bareksa sangat mendukung arahan Komisioner OJK Hoesen agar investor pemula jangan cuma sekadar ikut-ikutan dalam berinvestasi. Kami berharap Boy bersama Mbak Prita, Felicia, Jonathan, Asoka, dll dapat mengedukasi nasabah dan calon nasabah Bareksa untuk melakukan smart investing, berinvestasi secara cerdas dan bijak.”

Karaniya menambahkan, “Boy William adalah representasi investor Bareksa saat ini, yang mayoritas adalah investor muda berusia 25-44 tahun yang sophisticated, yang berasal dari berbagai kalangan, mulai dari milenial, profesional muda, entrepreneur muda, hingga ibu rumah tangga.”

Investor ritel bertumbuh dengan pesat
Menurut data Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI), jumlah investor reksadana per Januari 2021 sudah menembus 3,5 juta investor. Angka itu meningkat 10,7 persen atau bertambah sekitar 340.000 hanya dalam 1 bulan, dibandingkan Desember 2020 yang mencapai 3,16 juta orang.

Fenomena pertumbuhan investor reksadana yang pesat ini terlihat sejak 2020. Meski Indonesia sedang dalam masa pandemi, jumlah investor reksadana tumbuh 78,4 persen sepanjang tahun lalu. Data KSEI juga menunjukkan bahwa sebagian besar investor pasar modal (2,1 juta investor) memiliki rekening di perusahaan fintech, seperti Bareksa.

Menurut Survei Nasional Literasi dan Inklusi Keuangan Otoritas Jasa Keuangan, Indeks Inklusi Keuangan Indonesia pada 2019 mencapai 76,19 persen, naik dari 67,8 persen pada 2016. Namun, Literasi Keuangan Indonesia masih di 38,03 persen pada 2019, naik dari 29,7 persen pada 2016. Adapun literasi keuangan di sektor pasar modal, masih sangat kecil, hanya 4,92 persen pada 2019. Hal ini menunjukkan bahwa lebih banyak masyarakat yang sudah mendapatkan akses layanan jasa keuangan, tetapi mereka belum memiliki pengetahuan yang cukup untuk mengambil keputusan dalam mengelola keuangan.



Sumber: BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

Indorama Holding BV Kembali Tambah Kepemilikan di Indorama Synthetics

Indorama Holding BV (IHBV) kembali menambahkan kepemilikan sahamnya di PT Indorama Synthetics Tbk (INDR) sebesar 32,66 juta lembar saham atau Rp 100,94 miliar.

EKONOMI | 3 Maret 2021

MIND ID Prihatin atas Kondisi Industri Timah di Indonesia

Holding BUMN tambang MIND ID prihatin dengan kondisi tata niaga serta pengawasan atas laporan competent person terkait validasi neraca cadangan.

EKONOMI | 3 Maret 2021

Hutama Karya Targetkan Bendungan Way Apu Selesai November 2022

PT Hutama Karya (Persero) menargetkan pembangunan Bendungan Way Apu di Kabupaten Buru, Provinsi Maluku selesai November 2022.

EKONOMI | 3 Maret 2021

IHSG Sesi I Menguat, Ini Deretan Saham Paling Cuan

Saham IKAN melonjak 34,48%, INPC meningkat 25,00%, BNBA menguat 24,81%, BBHI terangkat 24,55% dan BABP terkerek 13,04%.

EKONOMI | 3 Maret 2021

Progres Capai 20,89%, Terowongan Silaturahmi Istiqlal-Katedral Selesai Juni

Menurut Kempupera, Terowongan Silaturahmi Masjid Istiqlal-Gereja Katedral mencapai 20,89% dan ditargetkan tuntas Juni 2021.

EKONOMI | 3 Maret 2021

Teten Masduki: UMKM Indonesia Jangan Hanya Buat Keripik, Akik dan Batik

Menurut Menkop UKM Teten Masduki, sudah waktunya sektor pariwisata didukung oleh produk-produk UMKM yang berbasis inovasi teknologi.

EKONOMI | 3 Maret 2021

Pengusaha Muda Didorong Pulihkan Ekonomi Nasional dan Daerah

Pelaku usaha muda harus memiliki nilai-nilai yang memberi kontribusi besar terhadap kemajuan bangsa dan negara.

EKONOMI | 3 Maret 2021

Sejalan Mata Uang Asia, Rupiah Menguat Siang Ini

Transaksi rupiah siang ini diperdagangkan dalam kisaran Rp 14.277-Rp 14.325 per dolar AS.

EKONOMI | 3 Maret 2021

Terus Kembangkan Platform Digital, Tugu Insurance Raih Penghargaan

PT Asuransi Tugu Pratama Indonesia Tbk (Tugu Insurance) telah meraih penghargaan atas pengembangan platform digitalnya.

EKONOMI | 3 Maret 2021

KBI Dorong Pemanfaatan Resi Gudang Jelang Panen Padi

Dengan memanfaatkan resi gudang, stabilitas harga komoditas akan lebih terjaga yang pada akhirnya memberikan kesejahteraan bagi para petani.

EKONOMI | 3 Maret 2021


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS