Luhut Singgung Banyak Pejabat Ogah Pakai Produk Dalam Negeri
Logo BeritaSatu

Luhut Singgung Banyak Pejabat Ogah Pakai Produk Dalam Negeri

Rabu, 3 Maret 2021 | 14:18 WIB
Oleh : Herman / FMB

Jakarta, Beritasatu.com – Pemerintah sejak 2020 lalu telah menggulirkan Gerakan Nasional (Gernas) Bangga Buatan Indonesia (BBI) guna mendukung usaha mikro, kecil dan menengah. Tetapi sayangnya gerakan ini belum didukung oleh banyak pihak, termasuk oleh pejabat negara yang masih enggan menggunakan produk-produk dalam negeri. Padahal produk-produk UMKM banyak yang sudah masuk dalam laman khusus e-katalog produk UMKM di Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang/Jasa pemerintah (LKPP).

"Masih banyak pejabat-pejabat kita yang mengabaikan aturan yang sudah ada, bahwa harus menggunakan produk-produk dalam negeri sepanjang itu bisa dibuat di dalam negeri, dan itu sudah masuk dalam LKPP,” kata Menko Maritim dan Investasi, Luhut Binsar Pandjaitan dalam Pembukaan Karya Kreatif Indonesia (KKI) Sesi I bertema “Eksotisme Lombok” secara virtual, Rabu (3/3/2021).

Luhut menyampaikan, Indonesia sebetulnya merupakan negara yang kaya dan hebat. Bahkan anggaran untuk belanja barang dan belanja modal mencapai sekitar Rp 1.200 triliun.

“Kalau angka ini setengahnya saja kita gunakan untuk membeli produk-produk dalam negeri, itu sudah membuat jutaan lapangan kerja dan kehebatan kita," kata Luhut.

Tahun lalu, Gernas Bangga Buatan Indonesia telah berhasil menambah 3,7 juta UMKM yang masuk dalam ekosistem digital (onboarding), dan di tahun ini targetnya akan ada tambahan 6,1 juta unit UMKM lagi.

Untuk mencapai target tersebut dan juga mendorong lebih banyak lagi penggunaan produk-produk dalam negeri, menurut Luhut perlu ada koordinasi yang erat antara seluruh kementerian/lembaga, pemerintah daerah (Pemda), swasta, hingga media.

“Tanpa kita bekerja dengan terintegrasi, sulit untuk mencapai apa yang kita impikan. Kita harus bekerja sama, kesampingkan ego sektoral. Jangan merasa ini hanya bagiannya, ini bagian kita ramai-ramai dan kita harus selesaikan secara gotong royong untuk sebuah hasil yang optimal,” tegas Luhut.



Sumber: BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

Gandeng Boy William, Bareksa Ajak Investor Pemula Investasi Cerdas

Bareksa, marketplace investasi terbesar di Indonesia, menggandeng aktor dan Youtuber ternama yang juga seorang investor, Boy William, sebagai Brand Ambassador.

EKONOMI | 3 Maret 2021

Indorama Holding BV Kembali Tambah Kepemilikan di Indorama Synthetics

Indorama Holding BV (IHBV) kembali menambahkan kepemilikan sahamnya di PT Indorama Synthetics Tbk (INDR) sebesar 32,66 juta lembar saham atau Rp 100,94 miliar.

EKONOMI | 3 Maret 2021

MIND ID Prihatin atas Kondisi Industri Timah di Indonesia

Holding BUMN tambang MIND ID prihatin dengan kondisi tata niaga serta pengawasan atas laporan competent person terkait validasi neraca cadangan.

EKONOMI | 3 Maret 2021

Hutama Karya Targetkan Bendungan Way Apu Selesai November 2022

PT Hutama Karya (Persero) menargetkan pembangunan Bendungan Way Apu di Kabupaten Buru, Provinsi Maluku selesai November 2022.

EKONOMI | 3 Maret 2021

IHSG Sesi I Menguat, Ini Deretan Saham Paling Cuan

Saham IKAN melonjak 34,48%, INPC meningkat 25,00%, BNBA menguat 24,81%, BBHI terangkat 24,55% dan BABP terkerek 13,04%.

EKONOMI | 3 Maret 2021

Progres Capai 20,89%, Terowongan Silaturahmi Istiqlal-Katedral Selesai Juni

Menurut Kempupera, Terowongan Silaturahmi Masjid Istiqlal-Gereja Katedral mencapai 20,89% dan ditargetkan tuntas Juni 2021.

EKONOMI | 3 Maret 2021

Teten Masduki: UMKM Indonesia Jangan Hanya Buat Keripik, Akik dan Batik

Menurut Menkop UKM Teten Masduki, sudah waktunya sektor pariwisata didukung oleh produk-produk UMKM yang berbasis inovasi teknologi.

EKONOMI | 3 Maret 2021

Pengusaha Muda Didorong Pulihkan Ekonomi Nasional dan Daerah

Pelaku usaha muda harus memiliki nilai-nilai yang memberi kontribusi besar terhadap kemajuan bangsa dan negara.

EKONOMI | 3 Maret 2021

Sejalan Mata Uang Asia, Rupiah Menguat Siang Ini

Transaksi rupiah siang ini diperdagangkan dalam kisaran Rp 14.277-Rp 14.325 per dolar AS.

EKONOMI | 3 Maret 2021

Terus Kembangkan Platform Digital, Tugu Insurance Raih Penghargaan

PT Asuransi Tugu Pratama Indonesia Tbk (Tugu Insurance) telah meraih penghargaan atas pengembangan platform digitalnya.

EKONOMI | 3 Maret 2021


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS