Kemhub Siapkan Sejumlah Proyek Potensial Didanai LPI
Logo BeritaSatu

Kemhub Siapkan Sejumlah Proyek Potensial Didanai LPI

Kamis, 4 Maret 2021 | 05:09 WIB
Oleh : Thresa Sandra Desfika / WBP

Jakarta, Beritasatu.com - Kementerian Perhubungan (Kemhub) menyiapkan sejumlah proyek pembangunan transportasi yang berpotensi diadakan kerja sama dengan Lembaga Pengelola Investasi atau LPI (Indonesia Investment Authority/INA). Proyek yang dimaksud, antara lain pembangunan jalur kereta api (KA) loopline di Jakarta; light rail transit (LRT) atau mass rapid transit (MRT) di beberapa kota, seperti Bali, Medan, Bandung, Makassar, dan Surabaya; serta bandara maupun pelabuhan di sejumlah daerah.

"Kemhub dalam merespons SWF (sovereign wealth fund) siapkan beberapa proyek yang berpotensi seperti pelabuhan di Garonggong, Pelabuhan Ambon dan Palembang yang sekarang sedang dikembangkan. Ada bandara di Singkawang, bandara di Papua seperti Fakfak, Manokwari, bandara di Mentawai, bandara di Aceh, bandara Taufik Kemas di Lampung," ujar Menteri Perhubungan (Menhub) Budi Karya Sumadi di Webinar Potensi SWF dalam Pembiayaan Infrastruktur Transportasi, Rabu (3/3/2021).

Menhub mengakui, saat ini model pembiayaan lewat kerja sama dengan INA ini masih belum familer. Namun, potensinya sangat luar biasa karena menggabungkan dana lokal dan luar negeri dengan perkiraan mencapai Rp 300 triliun. "Ini diharapkan menjadi sejarah baru bagi Indonesia mempunyai lembaga yang berwenang untuk mengelola investasi," ujar Menhub Budi Karya.

Dia melanjutkan, jika dilihat dari sisi para investor asing, lahirnya INA akan memberikan kepastian dan mencegah kemungkinan kesalahan informasi yang akan membuat kesan mahal dalam berinvestasi di Indonesia. "Saya sebagai dulu juga direksi dari perusahaan publik itu sangat susah sekali harus road show ke luar negeri, takes time, dan juga kepercayaan asing dibangun upaya yang berat," terang Menhub.

Menurut Menhub, banyak negara memiliki lembaga seperti INA ini. Dari data SWF Institute 2021 terbesar ada lima SWF dari Norwegia, Tiongkok, Uni Emirat Arab, Kuwait, dan Hong Kong dengan jumlah aset, yaitu US$ 3.795 miliar. "Nilai itu jauh lebih besar dari PDB (produk domestik bruto) Indonesia 2020 sehingga SWF menjadi sumber alternatif bagi pembiayaan baru berasal dari global market," ucap Menhub.

Selain itu, terang Budi, pandemi Covid-19 mengancam sejumlah proyek strategis nasional tertunda pengerjaannya. Karena itu, INA dibentuk guna mendapatkan pendanaan alternatif di luar APBN yang menjadi tumpuan dalam menghadapi pandemi Covid-19. "Untuk merespons INA ini, saya imbau direktur jenderal, subsektor, dan satuan kerja untuk mengenali INA ini lebih dalam untuk mempercepat pembangunan infrastruktur di sektor transportasi," jelas Menhub.



Sumber: BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

BI Kembali Selenggarakan Karya Kreatif Indonesia 2021

Karya Kreatif Indonesia (KKI) 2021 berfokus pada penguatan peran daerah dalam mempromosikan produk-produk UMKM.

EKONOMI | 3 Maret 2021

Standard Chartered Perbesar Layanan di Segmen Menengah Atas

Layanan Wealth Management Standard Chartered Bank Indonesia akan memperluas pilihan produk bagi nasabah dengan prinsip berkelanjutan (ESG).

EKONOMI | 3 Maret 2021

Pertamina Call Center 135 Raih 7 Penghargaan Global

Kualitas layanan Pertamina Call Center (PCC) 135 telah diakui secara internasional.

EKONOMI | 3 Maret 2021

Bank Jatim Gandeng Dishub Tuban Layani Pembayaran Uji Kir

Pembayaran uji kir dengan menggunakan layanan digital Bank Jatim, Quick Response Indonesia Standard (QRIS).

EKONOMI | 3 Maret 2021

Kolaborasi OVO - HappyFresh Dukung Pengguna Berbelanja dari Rumah Saja

Platform pembayaran digital, rewards, dan layanan finansial terkemuka di Indonesia, menjalin kolaborasi untuk transaksi pembayaran digital dengan HappyFresh.

EKONOMI | 3 Maret 2021

Industri Elektronik di Cikarang Ekspor 40.000 Unit Set Top Box ke Brasil

Industri elektronik di Tanah Air terus menunjukkan geliatnya di tengah tekanan dampak pandemi Covid-19.

EKONOMI | 3 Maret 2021

Sinergi Smesco dan Kimia Farma Pasarkan Produk Herbal dan Spa UKM

Teten berharap sinergi ini dapat dimanfaatkan pelaku UKM di Tanah Air untuk mendapatkan akses pemasaran yang lebih luas.

EKONOMI | 3 Maret 2021

Teten Masduki Dorong New Branding UMKM yang Lebih Modern

Teten Masduki mendorong ada new branding bagi para pelaku UMKM Indonesia.

EKONOMI | 3 Maret 2021

Bank DKI Pertahankan Peringkat Rating AA- dari Pefindo

Rating yang diberikan Pefindo merupakan penanda yang baik atas pencapaian kinerja Bank DKI.

EKONOMI | 3 Maret 2021

PTPP Garap Proyek Infrastruktur Mandalika Senilai Rp 940 Miliar

Perolehan proyek Mandalika Urban and Tourism Infrastructure Project (MUTIP) akan menambah nilai kontrak baru PTPP di bulan Februari ini.

EKONOMI | 3 Maret 2021


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS