Belajar dari Pengalaman, Indonesia Tidak Ingin Ketinggalan Garap Industri Baterai EV
Logo BeritaSatu
Breaking News
INDEX
Breaking News

AGRI 1577 (0)   |   BASIC-IND 938 (0)   |   BISNIS-27 477 (-5)   |   COMPOSITE 5975 (-53)   |   CONSUMER 1621 (0)   |   DBX 1411 (-16)   |   FINANCE 1361 (0)   |   I-GRADE 166 (-1)   |   IDX30 471 (-4)   |   IDX80 128 (-1)   |   IDXBASIC 1248 (-11)   |   IDXBUMN20 358 (-2)   |   IDXCYCLIC 736 (-3)   |   IDXENERGY 747 (1)   |   IDXESGL 129 (-1)   |   IDXFINANCE 1325 (-12)   |   IDXG30 135 (-1)   |   IDXHEALTH 1296 (-14)   |   IDXHIDIV20 416 (-3)   |   IDXINDUST 956 (-21)   |   IDXINFRA 871 (-0)   |   IDXMESBUMN 102 (-0)   |   IDXNONCYC 740 (-6)   |   IDXPROPERT 877 (-12)   |   IDXQ30 135 (-1)   |   IDXSMC-COM 282 (-1)   |   IDXSMC-LIQ 337 (-1)   |   IDXTECHNO 3348 (-40)   |   IDXTRANS 1056 (-1)   |   IDXV30 127 (-1)   |   INFOBANK15 952 (-11)   |   INFRASTRUC 1036 (0)   |   Investor33 406 (-3)   |   ISSI 176 (-1)   |   JII 577 (-4)   |   JII70 205 (-1)   |   KOMPAS100 1130 (-11)   |   LQ45 888 (-8)   |   MANUFACTUR 1250 (0)   |   MBX 1590 (-13)   |   MINING 1939 (0)   |   MISC-IND 1036 (0)   |   MNC36 301 (-2)   |   PEFINDO25 297 (-3)   |   PROPERTY 351 (0)   |   SMinfra18 295 (-1)   |   SRI-KEHATI 340 (-3)   |   TRADE 872 (0)   |  

Belajar dari Pengalaman, Indonesia Tidak Ingin Ketinggalan Garap Industri Baterai EV

Kamis, 4 Maret 2021 | 16:29 WIB
Oleh : Rangga Prakoso / FMB

Jakarta, Beritasatu.com - Kementerian BUMN mengungkapkan pembentukan industri baterai kendaraan listrik merupakan upaya pemerintah menyikapi tren masa depan. Kekayaan sumber daya nikel akan diolah di dalam negeri untuk menghasilkan bahan baku dan bahan jadi baterai kendaraan listrik.

Juru Bicara Kementerian BUMN Arya Sinulingga mengatakan Indonesia dua kali terlambat menyikapi booming sumber daya alam. Dia mencontohkan di era 1980-1990-an saat Indonesia memiliki minyak bumi berlimpah, pada saat itu lebih memilih ekspor ketimbang membangun kilang minyak. "Kita terlambat bangun kilang. Semua kita ekspor minyak (mentah) keluar dan impor BBM. Baru sekarang bangun kilang," kata Arya dalam acara Zooming With Primus yang tayang secara live di Beritasatu TV, Kamis (4/3/2021).

Momentum kedua ketika booming batu bara, lanjut Arya, lagi-lagi lebih memilih ekspor. Padahal menurutnya harus disikapi dengan peningkatan nilai tambah batu bara. Pemerintah kini telah melakukan evaluasi dan menyikapinya dengan pengolahan batu bara antara lain melalui gasifikasi. Melalui skema itu maka batu bara dapat menggantikan LPG yang selama ini diimpor.

"Kita terlambat juga untuk gasifikasinya," tuturnya.

Dikatakannya Indonesia memiliki sumber daya nikel terbesar di dunia. Era kendaraan listrik menjadi momentum ketiga yang tidak boleh lagi dilewatkan. Artiannya Indonesia tak lagi mengekspor nikel mentah seperti yang terjadi di minyak dan batu bara.

"Di sini Presiden Jokowi melihat Indonesia tidak boleh terlambat seperti sebelumnya. Kita harus punya ide besar sehingga tidak lagi ekspor sumber daya alam tapi menjadikan barang jadi," tuturnya.

Presiden, lanjut Arya, memerintahkan Menteri BUMN Erick Thohir untuk menyikapi hal tersebut. Pasalnya Indonesia memiliki BUMN yang menguasai sumber daya alam yakni PT Antam Tbk dan PT Inalum, kemudian memiliki perusahaan energi yang bergerak dibidang distribusi yakni PT Pertamina (persero) serta perusahaan pemasok listrik yakni PT PLN (persero). Kemampuan BUMN-BUMN tersebut menjadi rangkaian dari hulu ke hilir dalam menghasilkan produk jadi.

"Sehingga timbullah ide bikin holding. Share masing-masing perusahaan Antam, Inalum, Pertamina, PLN untuk menjadikan sebuah perusahaan EV (electric vehicle/kendaraan listrik) baterai," jelasnya.

Dikatakannya holding baterai yang terbentuk tersebut akan menjalin kerja sama dengan mitra berpengalaman dalam membuat baterai kendaraan listrik. Dia menyebut dalam beberapa bulan ke depan holding tersebut bakal terwujud.



Saksikan live streaming program-program BeritaSatu TV di sini

Sumber: BeritaSatu.com


BERITA LAINNYA

Tiongkok Larang Transaksi Cryptocurency, Wall Street Bervariasi

Dow Jones Industrial Average naik 33,18 poin, atau 0,10%, menjadi 34.798,00.

EKONOMI | 25 September 2021

Bursa Eropa Turun Jelang Pemilu Jerman, Investor Fokus Evergrande

Pan-European Stoxx 600 ditutup turun 0,9% dengan semua bursa utama dan sebagian besar sektor di wilayah negatif.

EKONOMI | 25 September 2021

Evergrande Lewati Tenggat Waktu Pembayaran Bunga Obligasi

Batas waktu Evergrande untuk membayar US$ 83,5 juta bunga obligasi dengan mata uang dolar berlalu tanpa komentar dari perusahaan.

EKONOMI | 25 September 2021

Generasi Z Jambi Bentuk Komunitas Greennation untuk Kampanye Turunkan Emisi

Sekelompok generasi Z dari Jambi sepakat membentuk komunitas yang dinamai Greennation.jbi sebagai upaya nyata keterlibatan mereka dalam kampanye penurunan emisi

EKONOMI | 24 September 2021

Indonesia Tidak Ikut Langkah Tiongkok Larang Perdagangan Kripto

Menteri Perdagangan (Mendag) Muhammad Luthfi menegaskan, Indonesia tidak akan melarang perdaganan kripto, namun akan memperketat regulasinya.

EKONOMI | 24 September 2021

Menaker Luncurkan Program Pemagangan di Lima Destinasi Wisata Super Prioritas

Ida Fauziyah, melakukan kick off pemagangan lima destinasi wisata super Prioritas di sekitar Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Pariwisata Likupang, Minahasa Utara.

EKONOMI | 24 September 2021

Pegadaian Boyong Penghargaan Best TJSL 2021

Pegadaian meraih penghargaan untuk kategori Best TJSL 2021 with Outstanding Partners Capacity and Capabilities Development Program, kategori financial services.

EKONOMI | 24 September 2021

Ilham Habibie dan Cyril Noerhadi Jadi Komisaris Melchor Group

Melchor Group sambut Ilham Habibie, Cyril Noerhadi, Markus Permadi, dan JB Kendarto sebagai komisaris perseroan.

EKONOMI | 24 September 2021

PTPP Diganjar Penghargaan Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan

Konsisten jalankan program tanggung jawab sosial dan lingkungan (TJSL), PTPP diganjar penghargaan Indonesia TJSL Awards 2021.

EKONOMI | 24 September 2021

Gunakan Teknologi GSM-R, Kereta Cepat Jakarta-Bandung Bisa Ngebut 350 Km/Jam

"Teknologi GSM-R sudah terbukti dari sisi keselamatan dan dioperasikan banyak operator kereta cepat di dunia," kata Indra.

EKONOMI | 24 September 2021


TAG POPULER

# PON Papua


# Tukul Arwana


# Toko Obat Ilegal


# Piala Sudirman


# Suap Pejabat Pajak



TERKINI
Bursa Eropa Turun Jelang Pemilu Jerman, Investor Fokus Evergrande

Bursa Eropa Turun Jelang Pemilu Jerman, Investor Fokus Evergrande

EKONOMI | 27 menit yang lalu










BeritaSatu Logo
TERKONEKSI BERSAMA KAMI
BeritaSatu Facebook
BeritaSatu Twitter
BeritaSatu Instagram
BeritaSatu YouTube
Android Icon iOS Icon
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings