Tambah Rumah Sakit, Medikaloka Hermina Siapkan Capex Rp 900 M
Logo BeritaSatu
INDEX

AGRI 1577 (0)   |   BASIC-IND 938 (0)   |   BISNIS-27 477 (-5)   |   COMPOSITE 5975 (-53)   |   CONSUMER 1621 (0)   |   DBX 1411 (-16)   |   FINANCE 1361 (0)   |   I-GRADE 166 (-1)   |   IDX30 471 (-4)   |   IDX80 128 (-1)   |   IDXBASIC 1248 (-11)   |   IDXBUMN20 358 (-2)   |   IDXCYCLIC 736 (-3)   |   IDXENERGY 747 (1)   |   IDXESGL 129 (-1)   |   IDXFINANCE 1325 (-12)   |   IDXG30 135 (-1)   |   IDXHEALTH 1296 (-14)   |   IDXHIDIV20 416 (-3)   |   IDXINDUST 956 (-21)   |   IDXINFRA 871 (-0)   |   IDXMESBUMN 102 (-0)   |   IDXNONCYC 740 (-6)   |   IDXPROPERT 877 (-12)   |   IDXQ30 135 (-1)   |   IDXSMC-COM 282 (-1)   |   IDXSMC-LIQ 337 (-1)   |   IDXTECHNO 3348 (-40)   |   IDXTRANS 1056 (-1)   |   IDXV30 127 (-1)   |   INFOBANK15 952 (-11)   |   INFRASTRUC 1036 (0)   |   Investor33 406 (-3)   |   ISSI 176 (-1)   |   JII 577 (-4)   |   JII70 205 (-1)   |   KOMPAS100 1130 (-11)   |   LQ45 888 (-8)   |   MANUFACTUR 1250 (0)   |   MBX 1590 (-13)   |   MINING 1939 (0)   |   MISC-IND 1036 (0)   |   MNC36 301 (-2)   |   PEFINDO25 297 (-3)   |   PROPERTY 351 (0)   |   SMinfra18 295 (-1)   |   SRI-KEHATI 340 (-3)   |   TRADE 872 (0)   |  

Tambah Rumah Sakit, Medikaloka Hermina Siapkan Capex Rp 900 M

Kamis, 4 Maret 2021 | 19:36 WIB
Oleh : Muhammad Ghafur Fadillah / FMB

Jakarta, Beritasatu.com - PT Medikaloka Hermina Tbk (HEAL) ekspansif, siapkan anggaran belanja modal hingga Rp 900 miliar untuk menambah empat rumah sakit baru, termasuk satu akuisisi. Perseroan juga menargetkan laba dan pendapatan dapat bertumbuh double digit.

Secara rinci, Direktur Medikaloka Hermina Aristo Setiawidjaja menjelaskan, perseroan akan menambah tiga rumah sakit greenfield dan satu hasil akuisisi. Adapun keempat rumah sakit ini berlokasi di Ciledug, Cibitung, Cilegon dan Aceh.

“Maka dari itu, kami siapkan capital expenditure/capex berkisar Rp 800 sampai Rp 900 miliar yang bersumber dari internal cash flow dan perbankan,” jelasnya kepada Investor Daily, Kamis (4/3/2021).

Lebih lanjut, capex tersebut juga akan digunakan perseroan untuk membiayai alat pendukung operasional, seperti peralatan kesehatan dan tempat tidur. Perseroan menargetkan tahun 2021, jumlah tempat tidur yang dimiliki menjadi 5.300 dari sebelumnya 4.770 dari 40 rumah sakit existing.

Di sisi lain, Aristo melanjutkan pada tahun ini perseroan akan mengembangkan pelayanan kesehatan untuk kasus yang lebih kompleks seperti jantung, kanker dan gastrologi. Hal ini menjadi salah satu strategi perseroan untuk mengejar target pertumbuhan double digit dari segi income dan EBITDA.

Sebelumnya hingga kuartal-III 2020, Medikaloka Hermina meraih peningkatan pendapatan sebesar 7,46% menjadi Rp 2,88 triliun hingga kuartal III-2020. Selain itu, laba neto periode berjalan yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk melonjak 24,56% menjadi Rp 261,65 miliar dibandingkan periode sama 2019.

Berdasarkan laporan keuangan perseroan yang dikutip Investor Daily, pendapatan neto hingga triwulan III-2020 sebesar Rp 2,88 triliun atau naik 7,46% dibandingkan periode sama tahun 2019 yang sebesar Rp 2,68 triliun. Peningkatan ini diraih dari subtotal pendapatan rumah sakit Rp 1,84 triliun dan subtotal rawat jalan Rp 1,01 triliun.

Beban pokok pendapatan meningkat 6,08% menjadi Rp 1,57 triliun dari Rp 1,48 triliun. Laba bruto yang diperoleh pada kuartal III-2020 tercatat sebesar Rp 1,30 triliun, atau naik 8,33% dibandingkan periode sama tahun 2019 senilai Rp 1,20 triliun.

Sementara itu, laba usaha sebesar Rp 549 miliar atau naik 20,92% dibandingkan hingga triwulan III-2019 sebanyak Rp 454 miliar. Laba sebelum beban pajak penghasilan juga meningkat 21,10% menjadi Rp 482 miliar, dibandingkan hingga kuartal III-2019 sejumlah Rp 398 miliar.

Pertumbuhan kinerja keuangan juga terjadi pada laba neto periode berjalan yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk, meningkat 24,56% menjadi Rp 261,65 miliar hingga kuartal III-2020 dibandingkan periode sama 2019 sejumlah Rp 210,05 miliar.

Terakhir, total aset perseroan pada 30 September 2020, tercatat meningkat 15,27% menjadi Rp 5,81 triliun, dibandingkan posisi 31 Desember 2019 yang Rp 5,04 triliun. Total liabilitas meningkat 18,42% menjadi Rp 2,70 triliun dari semula Rp 2,28 triliun, dan total ekuitas naik 12,68% menjadi Rp 3,11 triliun dari sebelumnya Rp 2,76 triliun.



Sumber: BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

Presiden Jokowi Gaungkan Cinta Produk dalam Negeri

Presiden Joko Widodo (Jokowi) menggaungkan cinta produk dalam negeri.

EKONOMI | 4 Maret 2021

Perkuat Ketahanan Pangan Nasional untuk Indonesia Maju

Sebagai salah satu perwujudan BUMN untuk Indonesia dan implementasi core values BUMN, AKHLAK untuk membangun kerja sama yang sinergis (kolaboratif) dalam

EKONOMI | 4 Maret 2021

Danone Indonesia Raih Tiga Penghargaan Indonesia PR of The Year 2021

Arif Mujahidin, Corporate Communication Danone Indonesia menyatakan program komunikasi untuk membangun kepercayaan publik masih harus terus dilakukan.

EKONOMI | 4 Maret 2021

Tingkatkan Desain Produk Industri, Kemperin Gelar Kembali Kompetisi IGDS

Kemperin kembali menggelar kompetisi Indonesia Good Design Selection (IGDS) yang pada tahun ini merupakan penyelenggaraan ke-18 kali.

EKONOMI | 4 Maret 2021

Ini 5 Saham Teraktif IHSG Hari Ini

IHSG terkoreksi 1,3%. Harga ANTM turun 6,67%, BBCA menurun 4%, BBRI terkoreksi 1,86%, TLKM melemah 2,33%, dan BBKP menguat 1,72%.

EKONOMI | 4 Maret 2021

Simak, Ini Sentimen-sentimen dan Rekomendasi Saham IHSG Maret

PT Mirae Asset Sekuritas memproyeksikan IHSG pada bulan Maret menguat terbatas dengan pergerakan support level di 6.241 dan resistence level di 6.428.

EKONOMI | 4 Maret 2021

IHSG Ditutup Melemah, Lima Saham Ini Paling Cuan

Top gainers IHSG hari ini antara lain BABP menguat 34,41%, AMAR naik 25%, IKAN meningkat 23,08%, BHIT melonjak 12,70%, dan ASSA terangkat 11,62%

EKONOMI | 4 Maret 2021

Fasilitas Pembebasan Bea Masuk dan Pajak Impor Alat Kesehatan Capai Rp 2,89 Triliun

Fasilitas pembebasan bea masuk dan pajak dalam rangka impor (PDRI) atas impor alat kesehatan untuk penanganan Covid-19 di tahun lalu senilai Rp 2,89 triliun.

EKONOMI | 4 Maret 2021

Bank BTN Targetkan KPR Subsidi Tumbuh Double Digit

Untuk market share KPR Subsidi, Bank BTN berada di posisi paling depan dengan kontribusi 89%.

EKONOMI | 4 Maret 2021

Pandemi, BTN Harus Fokus Pembiayaan Program Sejuta Rumah

Pada masa pandemi Covid 19 yang belum menentu ini, Bank Tabungan Negara lebih baik untuk memfokuskan diri untuk mewujudkan program sejuta rumah.

EKONOMI | 4 Maret 2021


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS