Logo BeritaSatu

Arebi Jatim: Insentif PPN Bisa Dongkrak Penjualan Rumah Tapak 75%

Jumat, 5 Maret 2021 | 16:28 WIB
Oleh : Amrozi Amenan / FER

Surabaya, Beritasatu.com - Kalangan agen properti atau broker properti di Jawa Timur (Jatim) yang tergabung dalam Asosiasi Real Estate Broker Indonesia (Arebi) Jatim menyambut positif kebijakan insentif Pajak Pertambahan Nilai (PPN) atas hunian tapak dan hunian susun. Kebijakan itu diyakini akan mendongkrak penjualan sampai 75% dan tentu akan menggairahkan pasar properti yang kini lesu, karena terimbas pandemi Covid-19.

Ketua Arebi Jatim, Rudy Sutanto menjelaskan, kebijakan insentif sektor perumahan itu tertuang dalam Peraturan Menteri Keuangan (PMK) Nomor 21/PMK 010 Tahun 2021 tentang Pajak Pertambahan Nilai (PPN) atas Penyerahan Rumah Tapak dan Unit Hunian Rumah Susun yang Ditanggung Pemerintah (DTP) untuk tahun anggaran 2021.

"Kebijakan ini sangat tepat timing-nya. Ini menunjukkan pemerintah telah menggali aspirasi dari pelaku pasar atau pengembang properti agar bisa terjadi perputaran perekonomian melalui sektor properti, yaitu insentif PPN itu,” kata Rudy kepada Beritasatu.com, di Surabaya, Jumat (5/3/2021).

Rudy menyebut kebijakan ini memenuhi kebutuhan pasar saat ini. Contohnya, kebijkan ini berlaku untuk 1 nama 1 unit rumah, yang secara faktual di lapangan cocok bagi pembeli dan investor pemula. Dan, kebijakan ini juga mengakomodir permintaan pengembang agar bisa menyesuaikan harga tanpa mengurangi kualitas bangunan.

Bagi pembeli, kebijakan ini merupakan koreksi harga, seakan-akan ada diskon 10%. Sehingga secara psikologis nilai diskon ini besar sekali bagi mereka. Saat ini, banyak pembeli telah menanyakan kebijakan itu ke para broker anggota Arebi Jatim. Bagi broker, antusiasme pembeli itu merupakan angin segar, setidaknya daya beli memang masih ada dan cukup besar. Pun demikian, bagi pengembang, terjadinya harga jual yang bisa di terima secara psikologis oleh pengguna langsung atau end user.

"Saya optimistis kebijakan insentif pajak ini akan mampu meningkatkan penjualan sampai 75%. Tentu dengan catatan kesediaan ready stock maupun on-progress pengembang bisa serah terima atau di AJB-kan dengan masa pajak bulan Agustus ini. Bagi pengembang inilah saatnya melepas ready stock yang menumpuk akibat gagal proses KPR penjualan yang terdahulu. Juga yang lagi start pembangunan serah terima maksimal bulan Agustus masa pajak,” papar pengurus Kadin Jatim Bidang Real Estat ini.

Principal Java Property ini menyadari, pemerintah ingin perekonomian bisa bergerak dengan mengeluarkan kebijakan insentif PPN ini, mengingat industri properti membawahi 170 industri lainnya. "Bila properti slow maka yang lainnya pasti lebih terjadi penurunan, bahkan bisa tutup. Jika properti bergolak bahkan meningkat penjualannya, maka industri lain pun ikut bergerak, sehingga perekonomian pun bisa cepat recovery,” tandasnya.

Tak hanya itu, kebijakan ini juga bisa menjangkau pemilik dana yang saat ini sedang menempatkan dananya di perbankan. Dengan kebijakan ini, pemilik dana pihak ketiga bank diatas Rp 1 miliar akan tertarik mengalihkan dananya ke investasi properti, maksimal Rp 2 miliar untuk mendapatkan insentif PPN 10%. Sedangkan yang investasinya di atas Rp 2 miliar akan mendapatkan insentif PPN 50%.

"Nilai insentif ini cukup menggoda pemilik dana untuk mengalihkan investasi di properti. Kita tahu penempatan dana pihak ketiga meningkat cukup tajam dan bila 25% saja mereka mengalihkan investasinya ke properti, tentu besar sekali efeknya. Apalagi saat ini, dukungan perbankan dengan suku bunga yang rendah serta ada kebijakan DP 0%,” pungkasnya.



Saksikan live streaming program-program BeritaSatu TV di sini

Sumber: BeritaSatu.com

BAGIKAN

BERITA LAINNYA

Di Bawah Tekanan Jual, IHSG Melemah 1,9% dalam Sepekan

IHSG terkoreksi sebesar 1,92% sepanjang pekan ini (26-30/9/2022) menjadi 7.040,798 dari posisi 7.178,583.

EKONOMI | 1 Oktober 2022

September Kelabu di Wall Street, S&P 500 Turun 9%

Wall Street jatuh dalam perdagangan bergejolak pada hari Jumat (30/9/2022). Indeks S&P 500 jatuh ke level terendah baru 2022.

EKONOMI | 1 Oktober 2022

Bahan Baku Jadi Tantangan Target Ekspor Mebel US$ 5 Miliar

Target ekspor industri mebel dan kerajinan di Indonesia sebesar US$ 5 miliar pada 2024 membutuhkan pasokan bahan baku.

EKONOMI | 1 Oktober 2022

Harga Pertamax Turun Per 1 Oktober, Dex Series Naik

Harga Pertamax turun Rp 600 menjadi Rp 13.900 per liter dari sebelumnya Rp 14.500 per liter untuk wilayah Jawa Bali mulai hari ini Sabtu (1/10/2022).

EKONOMI | 1 Oktober 2022

Luncurkan FinGreen, QNET Dorong Kemajuan Literasi Keuangan

QNET meluncurkan FinGreen, program literasi keuangan untuk pemberdayaan masyarakat kurang mampu.

EKONOMI | 30 September 2022

Brand Dituntut Kreatif di Tengah Ketatnya Kompetisi Digital

Peningkatan jumlah pengguna internet dari tahun ke tahun memberikan peluang bagi pelaku bisnis dalam meningkatkan brand awareness.

EKONOMI | 30 September 2022

Asabri Serahkan Santunan Program JKM Prajurit TNI AU

Asabri menyerahkan santunan dari manfaat program JKM (Jaminan Kematian) kepada ahli waris Serda Khodir yang meninggal dunia saat aktif berdinas.

EKONOMI | 30 September 2022

Jasa Raharja Dukung Pengembangan Ekowisata di Wakatobi

Kontribusi Jasa Raharja untuk mendukung pengembangan ekowisata di Wakatobi tersebut diberikan melalui sejumlah kegiatan.

EKONOMI | 30 September 2022

Kawasan TOD Dukung Mobilitas dan Hemat Biaya Transportasi

Konsep TOD mengintegrasikan desain ruang kota untuk menyatukan orang, kegiatan, bangunan, dan ruang publik melalui konektivitas.

EKONOMI | 30 September 2022

Bank Muamalat Bukukan Pembiayaan Rp 18,93 Triliun

PT Bank Muamalat Indonesia Tbk membukukan total pembiayaan mencapai Rp 18,93 triliun pada semester I 2022, turun signifikan 32,12%.

EKONOMI | 30 September 2022


TAG POPULER

# Kevin Sanjaya


# Es Teh Indonesia


# Anies Baswedan


# Pertalite Boros


# Ketiak Basah


 

NEWSLETTER

Dapatkan informasi terbaru dari kami
Email yang Anda masukkan tidak valid.

TERKINI
Putusan MK Thailand Buka Jalan untuk PM Prayut Kembali Menjabat

Putusan MK Thailand Buka Jalan untuk PM Prayut Kembali Menjabat

NEWS | 10 menit yang lalu










CONTACT US Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings