Produk Baru Dorong Penjualan Garudafood di Awal Tahun 2021
Logo BeritaSatu
INDEX

BISNIS-27 502.788 (4.65)   |   COMPOSITE 6122.88 (45.91)   |   DBX 1370.08 (6.4)   |   I-GRADE 175.932 (2.01)   |   IDX30 492.65 (5.36)   |   IDX80 132.743 (1.46)   |   IDXBUMN20 383.43 (5.77)   |   IDXESGL 136.189 (1.17)   |   IDXG30 136.661 (1.31)   |   IDXHIDIV20 439.142 (4.16)   |   IDXQ30 142.658 (1.28)   |   IDXSMC-COM 284.07 (1.29)   |   IDXSMC-LIQ 340.315 (4.03)   |   IDXV30 130.843 (1.67)   |   INFOBANK15 1002.8 (10.83)   |   Investor33 425.077 (4.4)   |   ISSI 180.015 (1.37)   |   JII 610.57 (6.12)   |   JII70 214.597 (2.04)   |   KOMPAS100 1179.92 (12.31)   |   LQ45 924.668 (10.2)   |   MBX 1646.91 (13.21)   |   MNC36 314.484 (3.35)   |   PEFINDO25 314.75 (0.73)   |   SMInfra18 301.265 (1.98)   |   SRI-KEHATI 359.316 (3.43)   |  

Produk Baru Dorong Penjualan Garudafood di Awal Tahun 2021

Jumat, 5 Maret 2021 | 17:20 WIB
Oleh : Muhammad Ghafur Fadillah / FER

Jakarta, Beritasatu.com - PT Garudafood Putra Putri Jaya Tbk (GOOD) pada awal tahun 2021 mencatat perbaikan penjualan dengan naik 8,1% dibandingkan dengan Januari tahun lalu.

Direktur Garudafood Putra Putri Jaya, Paulus Tedjosutikno menjelaskan, hal ini menunjukan kebijakan stimulus dari pemerintah mulai meningkatkan daya beli masyarakat. Stimulus yang dimaksud seperti, program bantuan sosial (bansos), keringanan pajak untuk masyarakat dan vaksinasi nasional yang sudah dimulai.

"Sebab itu, sepanjang periode Desember 2020 hingga Januari 2021 penjualan kami bertumbuh 5,3%," jelas Paulus kepada Beritasatu.com, Jumat (5/3/2021).

Paulus melanjutkan, pertumbuhan penjualan tersebut dikontribusi oleh beberapa produk baru yang perseroan luncurkan pada akhir tahun 2020 lalu, seperti Garuda Potato dan Garuda O'Corn. Secara total penjualan produk tersebut menyumbang hingga 20%.

Untuk diketahui, Garuda Potato ini merupakan makanan ringan dengan bentuk unik dan menjadi inovasi pertama di Indonesia. Sedangkan Garuda O’Corn adalah hasil dari hasil open collaboration perseroan dengan partner global yang telah sukses mengembangkan merek Bugles.

"Kedua produk ini terbukti sukses dapat diterima dengan baik oleh konsumen pecinta snack di Indonesia, khususnya kalangan anak-anak hingga dewasa," ujarnya.

Dengan demikian, Garudafood optimis sektor industri makanan dan minuman akan membaik di kuartal pertama pada 2021. Dengan mengusung tagline leading in innovation, perseroan berkomitmen untuk terus mengeluarkan produk-produk baru yang inovatif di masing-masing kategori sehingga dapat mewarnai pasar domestik.

Semisal pada produk-produk seasonal menjelang lebaran, perseroan berencana untuk menggenjot produksi dan pemerataan distribusi. Langkah ini dilakukan sebagai antisipasi apabila terjadi lonjakan permintaan.

"Kami ingin memanfaatkan kesempatan emas ini dan berharap penjualan di momentum Lebaran tahun ini lebih baik dari tahun sebelumnya," kata Paulus.



Sumber: BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

Pupuk Indonesia Gandeng Bareskrim Polri Awasi Penyaluran Pupuk Bersubsidi

Menurut Bakir, pupuk bersubsidi merupakan salah satu elemen penting dalam sektor pertanian dan ketahanan pangan nasional.

EKONOMI | 5 Maret 2021

Kemkop dan UKM Akan Perjuangkan Penurunan Tarif Ekspor Buah Segar UKM

Ekspor buah segar Indonesia ke Jepang, Korea, Pakistan, dan Eropa dikenakan tarif yang lebih tinggi dibandingkan negara pesaing seperti Vietnam, Malaysia, dll.

EKONOMI | 5 Maret 2021

Jangka Pendek, Volatilitas Saham Dinilai Masih Tetap Ada

Vaksinasi serta dukungan pemerintah untuk mendorong pemulihan ekonomi, diharapkan dapat memberikan sentimen positif bagi pasar saham dalam jangka panjang.

EKONOMI | 5 Maret 2021

Lewat Layanan Gomed, Gojek Kolaborasi dengan Halodoc Layani Vaksinasi Drive ThruLayan

Gojek ikut terlibat langsung dalam percepatan program vaksinasi Covid-19 yang dilakukan pemerintah.

EKONOMI | 5 Maret 2021

Meski IHSG Melemah, 5 Saham Ini Paling Aktif Ditransaksikan

Saham ANTM, BBCA, INCO, TLKM, dan TINS, tercatat paling aktif ditransaksikan pada perdagangan JUmat (5/3/2021).

EKONOMI | 5 Maret 2021

Investor Asing Buru Saham BBCA dan Jual INCO

Harga saham BBCA tercatat meningkat 1,19% pada perdagangan Jumat (5/3/2021).

EKONOMI | 5 Maret 2021

Lewat Aplikasi, Wakaf Uang Makin Mudah

Solusi berwakaf mudah ditawarkan Bank Danamon Syariah lewat aplikasi dan jaringan kantor cabang.

EKONOMI | 5 Maret 2021

Kemperin Gandeng Pemda dan BI Untuk Dorong Hilirisasi Karet di Jambi

Kemperin berkomitmen untuk terus memacu program hilirisasi produk karet melalui diversifikasi produk yang memiliki daya saing tinggi.

EKONOMI | 5 Maret 2021

IHSG Melemah di Akhir Pekan, Saham DADA Tetap Cuan

IHSG pada perdagangan Jumat (5/3/2021) ditutup turun 32,04 poin (0,5%) ke level 6.258,75.

EKONOMI | 5 Maret 2021

Arebi Jatim: Insentif PPN Bisa Dongkrak Penjualan Rumah Tapak 75%

Rudy menyebut kebijakan insentif PPN memenuhi kebutuhan pasar properti saat ini.

EKONOMI | 5 Maret 2021


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS