CKD Otto Pharma Ekspor Obat Kanker ke Aljazair Senilai Rp 250 Miliar
Logo BeritaSatu

CKD Otto Pharma Ekspor Obat Kanker ke Aljazair Senilai Rp 250 Miliar

Jumat, 5 Maret 2021 | 23:44 WIB
Oleh : Feriawan Hidayat / FER

Jakarta, Beritasatu.com - Perusahaan farmasi asal Indonesia, PT CKD Otto Pharmaceuticals, mengekspor bahan baku atau bibit (bulk) obat kanker senilai Rp250 miliar ke Aljazair.

Presiden Direktur PT CKD Otto Pharmaceuticals, In Hyun Baik, mengatakan, terdapat enam item obat kanker, yang diproduksi di Indonesia oleh CKD Otto dalam bentuk bulk vial, yang kemudian akan mengalami pengemasan kedua oleh Saidal Grup, perusahaan farmasi di Aljazair.

Fase pertama ini akan dilakukan selama tiga tahun dengan nilai Rp 250 miliar. Pada fase kedua, transfer teknologi akan dilakukan dari CKD Otto kepada Saidal setelah pabrik onkologi Saidal grup selesai dibangun.

“Kami berharap semua obat unggulan hasil produksi CKD Otto dapat memberikan kontribusi bagi peningkatan kesehatan dan kesejahteraan seluruh rakyat Indonesia. Selain itu, kami juga berharap dapat berkontribusi terhadap perkembangan dan pertumbuhan ekonomi Asia, dimulai dari Indonesia,” kata Hyun Baik dalam keterangan pers yang diterima Beritasatu.com, Jumat (5/3/2021).

Hyun Baik menjelaskan, dengan investasi lebih dari Rp 400 miliar untuk pabrik, CKD Otto dapat memproduksi obat-obat onkologi dengan standar yang tinggi. Terlebih, pabrik onkologi CKD Otto juga merupakan pabrik onkologi pertama di Indonesia yang telah mendapatkan sertifikat halal dari MUI, sehingga diharapkan dapat menjangkau 2 miliar orang di negara-negara Islam dan negara-negara lainnya, termasuk pasar farmasi Aljazair.

“Pasar farmasi Aljazair sendiri menduduki posisi ke-2 di wilayah Timur Tengah dan Afrika Utara dengan nilai sebesar Rp 56 triliun,” tandas Hyun Baik.

Sementara, Kepala Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM), Penny K Lukito, mengatakan, penyakit kanker merupakan salah satu penyakit yang terus meningkat prevalensinya secara global.

“Peningkatan prevalensi ini menunjukan adanya kenaikan permintaan untuk obat-obat onkologi, dimana kebutuhan untuk obat-obatan tersebut harus dapat dijawab. Bisnis model di dalam perjanjian kerja sama antara CKD Otto dan Saidal Grup berusaha untuk menjawab kebutuhan tersebut,” kata Penny.

Data Riset Kesehatan Dasar Kementerian Kesehatan (Kemkes), menunjukan adanya peningkatan prevalensi tumor atau kanker dari 1,4 per 1.000 penduduk di tahun 2013 menjadi 1,8 per 1.000 penduduk di tahun 2018.

Secara global, dari data Globocon (Global Cancer Observatory), salah satu platform berbasis web interaktif yang menyajikan statistik kanker yang terkait dengan aspek pengendalian dan penelitian terkait kanker secara global, didapatkan data tahun 2020 terdapat 19,3 juta kasus baru secara global, dengan angka kematian tinggi yaitu sebanyak 10 juta kematian.



Sumber: BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

Jokowi Ajak Masyarakat Cintai Produk Lokal

Ajakan Presiden Joko Widodo (Jokowi) agar masyarakat membenci produk asing memiliki maksud baik.

EKONOMI | 5 Maret 2021

Kemperin Ajak Pelaku Industri Optimalkan Program Relaksasi PPnBM Kendaraan

Kemperin dorong pelaku industri otomotif untuk turut menyukseskan program relaksasi pajak penjualan atas barang mewah (PPnBM.

EKONOMI | 5 Maret 2021

2021, Paket Pengadaan Pemerintah Bagi UMK dan Koperasi Senilai Rp 478 Triliun

Potensi nilai paket pengadaan pemerintah bagi pelaku usaha mikro dan kecil (UMK) dan koperasi pada 2021 ini sebesar Rp478 triliun.

EKONOMI | 5 Maret 2021

Innovative Bionalysis Mengesahkan Efektivitas Sinar UV-C Signify dalam Mendesinfeksi Udara

Luminer UV-C disinfection upper air ini menonaktifkan 99,99% SARS-CoV-2 di udara suatu ruangan dalam 10 menit.

EKONOMI | 5 Maret 2021

Pyridam Farma Siap Garap Pasar Consumer Health

Pyridam Farma akan meluncurkan beraneka ragam produk mulai dari multivitamin, suplemen dan produk inovator bagi masyarakat Indonesia.

EKONOMI | 5 Maret 2021

Pelindo III Gandeng BTN Sediakan Layanan Transaksi Kepelabuhanan

Kerja sama ini merupakan upaya Pelindo III dan Bank BTN dalam mewujudkan sinergisitas bisnis BUMN yang efisien, efektif, dan saling menguntungkan.

EKONOMI | 5 Maret 2021

Erick: Untuk Tingkat Asia, Kewirausahaan Indonesia Masih Rendah

Erick Thohir mengakui bahwa tingkat kewirausahaan atau entrepreneurship Indonesia masih rendah berada di 3,47 persen dari total penduduk.

EKONOMI | 5 Maret 2021

Bendungan Sindang Heula Dorong Produktivitas Pertanian di Banten

Dirut PTPP turut mendampingi Presiden Jokowi dalam peresmian proyek Bendungan Sindang Heula.

EKONOMI | 5 Maret 2021

Pandemi, Bisnis Modern Trade Independent Tumbuh

Tidak semua brand dan peritel mengalami penurunan omzet usaha di saat pandemi.

EKONOMI | 5 Maret 2021

Produk Baru Dorong Penjualan Garudafood di Awal Tahun 2021

Peningkatan daya beli masyarakat mendorong pertumbuhan penjualan produk Garudafood di awal tahun 2021.

EKONOMI | 5 Maret 2021


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS