Mirae Asset Sekuritas Akan Tambah 5 Produk ETF Lagi
Logo BeritaSatu

Mirae Asset Sekuritas Akan Tambah 5 Produk ETF Lagi

Minggu, 7 Maret 2021 | 15:10 WIB
Oleh : Muhammad Nabil Alfaruq / FMB

Jakarta, Beritasatu.com — PT Mirae Asset Sekuritas berencana menambahkan lima produk exchange traded fund (ETF) pada tahun ini. Adapun sampai saat ini Mirae Asset sudah memiliki satu produk ETF.

Business Innovation Mirae Asset Sekuritas, Simon Gunawan menagatakan, dari kelima produk tersebut, sebanyak tiga produk ETF rencananya akan diluncurkan pada semester I-2021 sedangkan sisanya akan diluncurkan pada semester ke II-2021.

“Seharusnya di pipeline kita untuk kuartal I-2021 sudah ada yang launching, namun karena adanya beberapa kendala administrasi, mungkin akan dilanjutkan pada kuartal II-2021,” ujar dia dalam paparan publik virtual baru-baru ini.

Peluncuran lima produk tersebut seiring dengan pandangan Mirae Asset Sekuritas terhadap bisnis ETF, di mana bisnis ETF di Indonesia akan berkembang cukup pesat dikarenakan kesadaran masyarakat untuk beirnvestasi.

Simon menambahkan, pertumbuhan pasar ETF dalam kurun waktu 4 tahun terakhir meningkat signifikan, di mana jumlah produk ETF naik empat kali lipat dari 10 produk menjadi 45 produk pada akhir tahun lalu.

Sebagai informasi, Mirae Asset Sekuritas saat ini telah memiliki satu produk ETF dengan ticker XNVE. Produk ini dikelola bekerja sama dengan reksa dana investama Indonesa. Simon menilai, transaksi produk ETF ini dari bulan 11 tahun lalu pergerakannya cukup aktif.

Di sisi lain, Mirae Asset Sekuritas memproyeksikan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada bulan Maret menguat terbatas dengan pergerakan support level di 6.241 dan resistance level di 6.428.

Investment Information Mirae Asset Sekuritas, Martha Christina mengatakan, penggerakn IHSG pada bulan Maret akan dipengaruhi oleh faktor perilisan laporan keuangan sepanjang tahun 2020. Namun demikian, laporan keuangan ini diperkirakan membukukan penurunan laba akibat dampak dari pandemi Covid-19.

Kemudian, pada awal bulan Maret sejumlah negara telah mengumumkan data PMI manufaktur, diantaranya Tiongkok, Amerika Serikat (AS), Indonesia, Malaysia dan India. Namun demikian data PMI manufaktur negara tersebut mengalami penurunan dan dinilai anomali.

“Ini agak anomali, sebab data Januari meningkat dan Februari menurun, sementara di tahun sebelumnya bulan Februari mengalami kenaikan dan Januari menurun karena memang awal tahun,” ujar dia dalam konferensi pers virtual

Faktor lainnya adalah aksi korporasi beberapa emiten, termasuk RUPS, dividen, right issue, dan stock split. Untuk dividen, terdapat beberapa emiten yang diprediksi memberikan dividen per lembar saham dengan cukup tinggi, salah satunya PTBA.

Dari aksi right issue, sekurangnya ada empat emiten yang siap menggelar aksi penambahan modal tersebut yaitu FREN, CENT, ENRG, ARTO, dan SAME. Aksi korporasi lain yang rencananya digelar pada “bulan tiga” adalah stock split yang akan di lakukan oleh emiten ERAA.

Head of Investment Information Team, Roger MM mengatakan, dengan adanya tiga faktor tersebut, nilai transaksi pasar saham pada Maret diprediksi lebih ramai dari Rp 15 triliun per hari pada bulan lalu. Faktor-faktor tersebut membuat pasar lebih atraktif sehingga akan memancing minat investor pasar modal bertransaksi.

Adapun sektor yang dapat diperhatikan para investor pada Maret ini adalah sektor barang baku, konsumen primer, energi dan kesehatan. Mirae Asset Sekuritas lebih menitikberatkan keempat sektor ini pada laporan laporan keuangan full year 2020 dan perkembangan terbaru di kuartal I-2021.



Sumber: BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

Kementerian Pertanian Akan Bentuk Tim Pendamping Food Estate

Mentan Syahrul Yasin Limpo mengatakan, peningkatan produksi dan penguatan cadangan pangan nasional memerlukan pendampingan intensif.

EKONOMI | 7 Maret 2021

BTN: Relaksasi Properti Percepat Pembangunan Perumahan di Daerah

PT Bank Tabungan Negara Tbk (BTN) mengajak pemerintah daerah untuk membantu dan mendorong pemulihan ekonomi nasional melalui sektor properti.

EKONOMI | 7 Maret 2021

Sejumlah Anggota Hipmi Jabar Siapkan Rencana IPO

Sektor industri yang akan go public di antaranya properti, aneka industri, dan industri barang konsumsi.

EKONOMI | 7 Maret 2021

Itama Ranoraya-Klinikgo Hadirkan Swab Antigen Tanpa Rasa Sakit

Produk ini juga cocok digunakan bagi anak-anak yang memiliki kondisi hidung yang cenderung lebih sensitif.

EKONOMI | 7 Maret 2021

Perluas Jaringan, Garuda Buka Rute Khusus Kargo Surabaya-Hong Kong

Penerbangan khusus kargo Rute Surabaya-Hong Kong dilayani sebanyak 1 kali setiap minggunya dengan armada Airbus A330-300 dengan daya angkut 30-4o ton.

EKONOMI | 7 Maret 2021

Proses Evakuasi Batik Air yang Alami Kendala Teknis Rampung

Dalam penerbangan, Batik Air membawa enam awak pesawat, 114 penumpang dewasa, dua anak-anak, serta satu balita.

EKONOMI | 7 Maret 2021

Sebelum Terbang, Batik Air yang Alami Masalah Roda Sudah Lakukan Pemeriksaan

Batik Air penerbangan ID-6803 telah mendarat dan pesawat udara berhenti pada posisi berada di landas pacu (runway).

EKONOMI | 7 Maret 2021

Menaker Dorong Link and Match Pendidikan dan Dunia Kerja

Kemnaker mendukung proyek prioritas pendukung perekonomian guna meningkatkan kompetensi SDM diIndonesia timur.

EKONOMI | 7 Maret 2021

Petrokimia Gresik Teken MoU Agro Solution dengan 6 Mitra

Program Agro Solution ini adalah peningkatan produktivitas hasil pertanian, dalam rangka mendongkrak kesejahteraan petani.

EKONOMI | 6 Maret 2021

Beredar Kabar Proyek Tol Padang-Sicincin Dihentikan, Ini Penjelasan Hutama Karya

Pengerjaan jalan Tol Padang-Sicincin mengalami banyak kendala.

EKONOMI | 6 Maret 2021


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS