Teknologi eFishery Tingkatkan Produksi Budidaya Udang dan Ikan
Logo BeritaSatu
INDEX

BISNIS-27 502.788 (4.65)   |   COMPOSITE 6122.88 (45.91)   |   DBX 1370.08 (6.4)   |   I-GRADE 175.932 (2.01)   |   IDX30 492.65 (5.36)   |   IDX80 132.743 (1.46)   |   IDXBUMN20 383.43 (5.77)   |   IDXESGL 136.189 (1.17)   |   IDXG30 136.661 (1.31)   |   IDXHIDIV20 439.142 (4.16)   |   IDXQ30 142.658 (1.28)   |   IDXSMC-COM 284.07 (1.29)   |   IDXSMC-LIQ 340.315 (4.03)   |   IDXV30 130.843 (1.67)   |   INFOBANK15 1002.8 (10.83)   |   Investor33 425.077 (4.4)   |   ISSI 180.015 (1.37)   |   JII 610.57 (6.12)   |   JII70 214.597 (2.04)   |   KOMPAS100 1179.92 (12.31)   |   LQ45 924.668 (10.2)   |   MBX 1646.91 (13.21)   |   MNC36 314.484 (3.35)   |   PEFINDO25 314.75 (0.73)   |   SMInfra18 301.265 (1.98)   |   SRI-KEHATI 359.316 (3.43)   |  

Teknologi eFishery Tingkatkan Produksi Budidaya Udang dan Ikan

Senin, 8 Maret 2021 | 06:02 WIB
Oleh : Whisnu Bagus Prasetyo / WBP

Jakarta, Beritasatu.com- Pemanfaatan internet of things (IoT) semakin mempermudah bisnis termasuk di bidang akuakultur. Teknologi ini memiliki peran mendorong peningkatan kualitas hasil produksi budidaya ikan dan udang. Salah satu perusahaan rintisan (startup) yang berperan dalam terciptanya kesuksesan para pelaku usaha akuakultur, yaitu agriculture technology (agritech) eFishery.

Bersamaan International Women's Day, dua pengusaha wanita akuakultur Yeni Rahayu dan Mastria, menceritakan kisah suksesnya (success story) dalam bisnis budidaya ikan dan udang. Yeni Rahayu (40) merupakan seorang wanita karir yang akhirnya banting setir menjadi pelaku budidaya udang vaname. Wanita yang tinggal di Jepara ini sebelumnya memilih bekerja kantoran. Hingga pada 2017, ia memutuskan mencoba profesi barunya sebagai pelaku budidaya udang, mengikuti jejak orangtuanya. "Kalau saya sudah 3 tahun (jadi pelaku usaha tambak). Tapi kalau tambak ini sudah ada dari saya kecil, dari usaha keluarga," ujar Yeni, dalam keterangan yang diterima redaksi Senin (8/3/2021).

eFishery dikenal atas inovasi yang diciptakan berupa alat pemberi pakan untuk ikan maupun udang berbasis internet. Dengan alat ini, pembudidaya ikan maupun udang dapat mengintegrasikan sistem pemberian pakan, mulai jadwal pemberian pakan, jumlah pakan yang ditebar, hingga pemantauan pertumbuhan hewan di tambak. Semua dikelola akurat secara online.

Menurutnya, eFisheryFeeder Udang dapat membuat sistem pemberian pakan udangnya lebih efisien. Alat yang dikendalikan melalui ponsel pintar (smartphone) ini dapat mengatur jadwal pemberian pakan melalui dosis yang disesuaikan dengan kebutuhan. "Waktu dan tenaga kerja lebih optimal, dan kita bisa mengontrol pengeluaran pakan," kata Yeni.

Dengan berbudidaya udang, Yeni mampu meraup omzet Rp 1 miliar dalam satu kali panen, terutama dengan bantuan teknologi dari eFishery. Penggunaan feeder ini terbukti mampu menurunkan angka FCR (feed conversion rate) dan meningkatkan ADG (average daily growth) sehingga siklus panen menjadi lebih singkat.

Selain Yeni, pelaku usaha lainnya di bidang akuakultur yang juga menggunakan teknologi dari eFishery adalah Mastria, pembudidaya ikan lele dari Cirebon. Wanita satu ini telah menekuni usaha tersebut sejak tahun 1998, jauh sebelum menggunakan eFisheryFeeder Ikan. Kehadiran eFisheryFeeder Ikan pun, menurut Mastria, sangat membantu dalam mengefisienkan waktu serta jumlah pakan yang diberikan pada ternak ikan lelenya.

"Biasanya 1 kuintal pakan diberikan langsung sekaligus, tapi dengan alat eFishery pakannya bisa dibagi empat bagian, jadi ikan nggak terlalu kenyang. Ini yang membuat ikan nggak mudah terkena penyakit, sementara kalau pakai manual hanya bisa dibagi sampai dua bagian," pungkasnya.

Merintis usaha sejak 23 tahun silam, Mastria menegaskan taraf hidupnya meningkat sejak menjadi pelaku usaha budidaya ikan lele. Ia pun mengaku dapat menyekolahkan 4 orang anaknya hingga mendapatkan pendidikan yang berkualitas.

Mastria pun berharap eFishery dapat terus mengembangkan teknologi digitalnya, sehingga pelaku budidaya ikan seperti dirinya semakin memperoleh manfaat yang baik dan meningkatkan kualitas produksinya.



Sumber: BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

Kemperin Terus Benahi Sembilan Hambatan Pelaku Industri

Kemperin terus berupaya menyelesaikan berbagai tantangan yang sedang dihadapi pelaku industri di Tanah Air.

EKONOMI | 7 Maret 2021

Menperin: Pelaksanaan Vaksinasi Dorong Kinerja dan Gairah Usaha

Agus Gumiwang Kartasasmita meninjau langsung pelaksanaan vaksinasi Covid-19 di lingkungan Kementerian Perindustrian.

EKONOMI | 7 Maret 2021

Sandiaga Uno Undang Investor Tanam Modal di KEK Likupang

Dengan demikian, kata Sindiaga Uno, dapat menjadikan sektor pariwisata dan ekonomi kreatif sebagai sektor unggulan.

EKONOMI | 7 Maret 2021

Bank Syariah Indonesia Targetkan Penyaluran KPR Rp 38 Triliun

Saat ini, sebanyak lebih dari 3.000 proyek pengembang perumahan telah bekerja sama dengan BSI.

EKONOMI | 7 Maret 2021

Mirae Asset Sekuritas Akan Tambah 5 Produk ETF Lagi

Mirae Asset Sekuritas berencana menambahkan lima produk exchange traded fund (ETF) pada tahun ini. Sampai saat ini, Mirae Asset sudah memiliki satu produk.

EKONOMI | 7 Maret 2021

Kementerian Pertanian Akan Bentuk Tim Pendamping Food Estate

Mentan Syahrul Yasin Limpo mengatakan, peningkatan produksi dan penguatan cadangan pangan nasional memerlukan pendampingan intensif.

EKONOMI | 7 Maret 2021

BTN: Relaksasi Properti Percepat Pembangunan Perumahan di Daerah

PT Bank Tabungan Negara Tbk (BTN) mengajak pemerintah daerah untuk membantu dan mendorong pemulihan ekonomi nasional melalui sektor properti.

EKONOMI | 7 Maret 2021

Sejumlah Anggota Hipmi Jabar Siapkan Rencana IPO

Sektor industri yang akan go public di antaranya properti, aneka industri, dan industri barang konsumsi.

EKONOMI | 7 Maret 2021

Itama Ranoraya-Klinikgo Hadirkan Swab Antigen Tanpa Rasa Sakit

Produk ini juga cocok digunakan bagi anak-anak yang memiliki kondisi hidung yang cenderung lebih sensitif.

EKONOMI | 7 Maret 2021

Perluas Jaringan, Garuda Buka Rute Khusus Kargo Surabaya-Hong Kong

Penerbangan khusus kargo Rute Surabaya-Hong Kong dilayani sebanyak 1 kali setiap minggunya dengan armada Airbus A330-300 dengan daya angkut 30-4o ton.

EKONOMI | 7 Maret 2021


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS