Logo BeritaSatu

Prodana Targetkan Galang Dana Rp 20 Miliar

Senin, 8 Maret 2021 | 17:39 WIB
Oleh : Gita Rossiana / FER

Jakarta, Beritasatu.com - PT Protemus Dana Bersama (Prodana) menargetkan bisa segera beroperasi dalam 1-2 bulan ke depan. Setelah beroperasi, perusahaan menargetkan penggalangan dana di tahun pertama sekitar Rp 20 miliar hingga Rp 30 miliar.

CEO sekaligus Founder Prodana, Wiljadi Tan, mengatakan, pihaknya sudah menyampaikan izin secara formal kepada Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Namun demikian, verifikasi dari izin tersebut bisa memakan waktu sekitar 20 hari setelah semua dokumen lengkap.

"Mungkin sekitar 1 bulan hingga 2 bulan ke depan baru keluar izinnya yang hal ini juga tergantung apakah ada yang perlu diperbaiki atau tidak. Kalau ada yang perlu diperbaiki, bisa membutuhkan waktu lebih lama," jelas dia dalam acara wawancara bersama media secara virtual, Senin (8/3/2021).

Setelah izin diperoleh, Prodana mencoba untuk menggali beberapa potensi usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM). Wiljadi menjelaskan, pihaknya menginginkan bekerja sama dengan UMKM yang sudah relatif besar. Saat ini, sudah ada beberapa UMKM yang dibidik, yakni yang berasal dari sektor makanan dan minuman serta fotografi.

"Beberapa bisnis memang cukup menarik dan kreatif. Kami mencari bisnis yang basisnya offline, namun bisa dikembangkan secara online dan jenis bisnis lainnya," terang dia.

Dengan konsep tersebut, Wiljadi menargetkan pengggalangan dana di atas Rp 5 miliar untuk satu UMKM. Secara total, Wiljadi menargetkan penggalangan dana sekitar Rp 20-30 miliar dengan 4-6 UMKM yang menjadi sasaran.

Wiljadi menambahkan, Prodana memposisikan diri sebagai pre-Angel atau Venture Capital. Dalam operasionalnya nanti, Prodana hanya menggalang pendanaan bagi perusahaan yang sedang dalam tahap pertumbuhan. Syarat utama untuk terdaftar dan bisa dibiayai oleh Prodana, perusahaan UKM tersebut harus memiliki EBITDA positif dan menggalang dana minimal Rp 5 milliar serta sudah beroperasi sejak 3-5 tahun.

Dengan membidik perusahaan yang profitable dan memiliki EBITDA positif tersebut, diharapkan imbal hasil yang diberikan oleh penerbit akan relatif aman dan stabil. Menurut Wiljadi, para investor yang berinvestasi di Prodana akan mendapatkan bukti kepemilikan saham yang tercatat di KSEI dan umumnya akan memperoleh dividen dua kali dalam setahun.

Besarnya dividen yield tergantung dari model bisnis masing-masing usaha namun pada umumnya berkisar antara 10% hingga 16% per tahun. Adapun fokus investor Prodana adalah mereka yang memiliki kapasitas untuk berinvestasi minimal Rp 5 juta.

"Prodana sudah menandatangani perjanjian kerja sama dengan KSEI pada akhir pekan lalu. Nantinya, semua saham yang tercatat dan diperdagangkan di Prodana tercatat dan terkonsolidasi di KSEI dalam satu SID,” jelas dia.

Sektor yang dibiayai Prodana pun cukup beragam, namun untuk sementara waktu, Prodana akan fokus pada sektor UMKM yang berhubungan dengan gaya hidup (lifestyle), mencakup makanan (food and beverages), fashion, kecantikan, kesehatan, pendidikan, dan lain-lain.

Prodana juga berupaya menjaga kepercayaan para investor, dengan mengembangkan metodologi verifikasi dan valuasi terhadap penerbit baik dari aspek legal, komersial dan teknologi, sehingga dapat memitigasi risiko dengan lebih baik. Selain itu, Prodana juga didukung oleh para profesional yang memiliki pengalaman panjang di pasar modal, pasar keuangan, dan teknologi informasi.

“Prodana menerapkan nilai-nilai di dalam melakukan proses bisnis, yang kami konkretkan dalam pendekatan nilai ICT yang berarti integrity, credibility dan transparency. Dengan menerapkan pendekatan tersebut, dalam setiap proses bisnis, kami senantiasa berusaha untuk memitigasi risiko investasi. Namun ada beberapa risiko seperti risiko pasar, keuangan dan ekonomi yang tetap akan ada. Untuk itu sebelum memutuskan dalam berinvestasi, pemodal harus mempelajari dan memahami semua risiko yang ada,” urai Wiljadi Tan.

Wiljadi menambahkan, saat ini Prodana masih fokus mendaftarkan produk urun dana berbasis saham atau ekuitas dan ke depannya akan mengembangkan pembiayaan melalui instrumen surat utang.



Saksikan live streaming program-program BeritaSatu TV di sini

Sumber: BeritaSatu.com

BAGIKAN

BERITA LAINNYA

Ini Kiat Harga Rumah di La Palma Grande Tetap Meski BBM Naik

Harga bahan bakar minyak (BBM) naik beberapa waktu lalu, namun harga rumah di La Palma Grande tetap alias tidak naik.

EKONOMI | 6 Oktober 2022

Manufaktur Berbasis Kompleks Tekan Defisit Perdagangan

Perkembangan industri manufaktur berbasis kompleks turut menekan defisit perdagangan (trade deficit) di Indonesia.

EKONOMI | 6 Oktober 2022

Pasar Aset Kripto Stagnan, Investor Mulai Stop Akumulasi?

Pergerakan pasar aset kripto terlihat sideways (mendatar) atau stagnan, meski terpantau tetap berada di zona hijau pada Kamis (6/10/2022) pagi.

EKONOMI | 6 Oktober 2022

259 Saham Naik, IHSG Menguat 11 Poin ke 7.086 di Sesi Siang

Volume perdagangan IHSG hingga sesi siang ini tercatat sebanyak 138,3 miliar saham senilai Rp 10,4 triliun.

EKONOMI | 6 Oktober 2022

Kuartal III, Nilai Barang Resi Gudang Tembus Rp 1 Triliun

PT Kliring Berjangka Indonesia (KBI) mencatat nilai barang yang masuk dalam resi gudang mencapai Rp 1,040 triliun sampai dengan kuartal III 2022.

EKONOMI | 6 Oktober 2022

Standarisasi Operasi MEPS Pelindo Group 124% dari Target

PT Pelindo Jasa Maritim menyatakan standarisasi operasi MEPS (marine, equipment and port services) sudah mencapai 124% dari target 2022.

EKONOMI | 6 Oktober 2022

Jokowi: Ekonomi Kreatif Solusi Tingkatkan Taraf Hidup Warga

Jokowi mengatakan, ekonomi kreatif (ekraf) menjadi solusi untuk meningkatkan taraf hidup masyarakat secara luas dan berkelanjutan.

EKONOMI | 6 Oktober 2022

Presiden Jokowi: Ekraf Tulang Punggung Ekonomi Indonesia

Presiden Jokowi optimistis di sektor ekraf semakin diperhitungkan untuk menjadi tulang punggung ekonomi, baik di Indonesia juga berbagai negara di dunia.

EKONOMI | 6 Oktober 2022

Setengah Jam Perdagangan, Rupiah Melemah ke Rp 14.200-an

Transaksi mata uang Garuda atau rupiah pagi ini diperdagangkan dalam kisaran Rp 15.198- Rp 15.208 per dolar AS.

EKONOMI | 6 Oktober 2022

16 Menit Perdagangan, IHSG Naik 54,2 Poin Menjadi 7.125

Pukul 09.16 WIB, IHSG naik 54,2 poin (0,78%) menjadi 7.125 dan Investor33 naik menjadi ke 498,1.

EKONOMI | 6 Oktober 2022


TAG POPULER

# Mamat Alkatiri


# Daftar Korban Meninggal Kanjuruhan


# Jilat Kue HUT TNI


# Lesti Kejora


# Timnas U-17


 

NEWSLETTER

Dapatkan informasi terbaru dari kami
Email yang Anda masukkan tidak valid.

TERKINI
Jokowi Terkejut Lihat Perubahan Taman Hutan Raya Ngurah Rai

Jokowi Terkejut Lihat Perubahan Taman Hutan Raya Ngurah Rai

NEWS | 9 menit yang lalu










CONTACT US Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings