Saratoga Investama Raih Laba Naik Jadi Rp 8,82 Triliun
Logo BeritaSatu
Breaking News
INDEX
Breaking News

AGRI 1577 (0)   |   BASIC-IND 938 (0)   |   BISNIS-27 477 (-5)   |   COMPOSITE 5975 (-53)   |   CONSUMER 1621 (0)   |   DBX 1411 (-16)   |   FINANCE 1361 (0)   |   I-GRADE 166 (-1)   |   IDX30 471 (-4)   |   IDX80 128 (-1)   |   IDXBASIC 1248 (-11)   |   IDXBUMN20 358 (-2)   |   IDXCYCLIC 736 (-3)   |   IDXENERGY 747 (1)   |   IDXESGL 129 (-1)   |   IDXFINANCE 1325 (-12)   |   IDXG30 135 (-1)   |   IDXHEALTH 1296 (-14)   |   IDXHIDIV20 416 (-3)   |   IDXINDUST 956 (-21)   |   IDXINFRA 871 (-0)   |   IDXMESBUMN 102 (-0)   |   IDXNONCYC 740 (-6)   |   IDXPROPERT 877 (-12)   |   IDXQ30 135 (-1)   |   IDXSMC-COM 282 (-1)   |   IDXSMC-LIQ 337 (-1)   |   IDXTECHNO 3348 (-40)   |   IDXTRANS 1056 (-1)   |   IDXV30 127 (-1)   |   INFOBANK15 952 (-11)   |   INFRASTRUC 1036 (0)   |   Investor33 406 (-3)   |   ISSI 176 (-1)   |   JII 577 (-4)   |   JII70 205 (-1)   |   KOMPAS100 1130 (-11)   |   LQ45 888 (-8)   |   MANUFACTUR 1250 (0)   |   MBX 1590 (-13)   |   MINING 1939 (0)   |   MISC-IND 1036 (0)   |   MNC36 301 (-2)   |   PEFINDO25 297 (-3)   |   PROPERTY 351 (0)   |   SMinfra18 295 (-1)   |   SRI-KEHATI 340 (-3)   |   TRADE 872 (0)   |  

Saratoga Investama Raih Laba Naik Jadi Rp 8,82 Triliun

Selasa, 9 Maret 2021 | 20:23 WIB
Oleh : Gita Rossiana / WBP

Jakarta, Beritasatu.com - PT Saratoga Investama Sedaya Tbk (SRTG) mencatat laba bersih Rp 8,82 triliun sepanjang 2020, bertumbuh 20% dari tahun sebelumnya. Pertumbuhan laba ditopang peningkatan nilai portofolio investasi sebesar 39% menjadi Rp 31,7 triliun pada akhir 2020.

Presiden Direktur Saratoga Michael Soeryadjaya menyatakan kinerja perusahaan portofolio investasi Saratoga yang solid saat pandemi menjadi kunci pencapaian perseroan. Hal itu tercermin dari kenaikan nilai investasi Saratoga di sejumlah perusahaan portofolio dan pembayaran dividen.

“Sebagai perusahaan investasi yang memiliki pengalaman panjang di Indonesia, Saratoga mengutamakan prinsip kehati-hatian dengan mengelola semua risiko dan konsisten menerapkan strategi diversifikasi. Pendekatan ini terbukti menjaga kami tetap kokoh di tengah ketidakpastian dan membuat kami cepat tanggap dalam merespons segala perubahan yang dinamis,” kata Michael dalam keterangan resmi, Selasa (9/3/2021).

Sepanjang 2020, Saratoga fokus pada pengembangan strategi perusahaan untuk mempertahankan ketahanan operasional selama pandemi, baik pada perusahaan induk maupun seluruh perusahaan investasi. Target ketahanan operasional ini terbukti dapat dicapai dengan baik.

Pada 2020, nilai investasi Saratoga di PT Merdeka Copper Gold Tbk (MDKA) naik 120% menjadi Rp 10,18 triliun. Kenaikan nilai investasi juga terjadi pada PT Tower Bersama Infrastructure Tbk (TBIG) yang bertumbuh 56% menjadi Rp 12,64 triliun.

Saratoga juga berhasil membukukan pendapatan dividen pada 2020 sebesar Rp 750 milliar yang dikontribusikan oleh PT Adaro Energy Tbk (ADRO) sebesar Rp 215 miliar, Tower Bersama Infrastruktur sebesar Rp 214 miliar, PT Mitra Pinasthika Mustika Tbk (MPMX) sebesar Rp 210 miliar dan PT Provident Agro Tbk (PALM) sebesar Rp 105 miliar.

Michael menambahkan, Saratoga akan terus mencari peluang-peluang investasi baru dan ikut mendukung upaya pemerintah dalam mempercepat pemulihan ekonomi akibat pandemi Covid-19. “Kami berharap program vaksinasi yang kini tengah berjalan dapat segera memutus mata rantai penyebaran Covid-19 dan menghentikan pandemi ini. Saratoga akan terus aktif menjalankan strategi, sehingga pertumbuhan perusahaan akan semakin optimal ketika pandemi telah berakhir,” tambah dia.

Di lain pihak, Direktur Investasi Saratoga Devin Wirawan menjelaskan, selama pandemi sejumlah perusahaan portofolio Saratoga menemukan momentum pertumbuhan bisnisnya. Ia menyebut kinerja Merdeka Copper terus menguat berkat kenaikan harga komoditas emas dan tembaga yang sangat tinggi pada 2020. Di tengah ketidakpastian ekonomi akibat pandemi Covid-19 hingga saat ini, emas sebagai safe haven masih akan menjadi obyek investasi utama di dunia. "Peluang inilah yang akan semakin memperkuat fundamental Merdeka Copper ke depan," papar dia.

Selain itu, Devin melanjutkan, migrasi masyarakat yang semakin cepat ke ekosistem digital telah memberikan peluang yang semakin besar kepada Tower Bersama sebagai penyedia infrastruktur telekomunikasi.

Sedangkan di sektor konsumer, Deltomed yang memproduksi obat-obatan herbal berhasil mengoptimalkan tingginya kebutuhan masyarakat terhadap produk-produk kesehatan selama pandemi ini. PT Famon Awal Bros Sedaya, grup rumah sakit Saratoga juga terus mendukung upaya pemerintah dalam penanggulangan Covid-19 melalui penyediaan ruangan khusus untuk pasien Covid-19 serta pelayanan rapid test drive-thru. “Dalam situasi yang masih akan sangat dinamis dan menantang ini, cost ratio Saratoga terhadap nilai aset bersih yang masih rendah di kisaran 1%, akan membantu menjaga performa perseroan untuk tetap solid,” jelas Devin.



Saksikan live streaming program-program BeritaSatu TV di sini

Sumber: BeritaSatu.com


BERITA LAINNYA

Krisis Evergrande Bisa Gerus 0,01% dari PDB Tiongkok

Krisis utang China Evergrande Group diperkirakan memperlambat pertumbuhan ekonomi Tiongkok, tetapi memiliki dampak minimal di sistem keuangan.

EKONOMI | 22 September 2021

Wapres Optimistis Indonesia Jadi Pemain Utama Keuangan Syariah

Sektor industri produk halal dan keuangan syariah terus memberikan nilai tambah bagi perekonomian nasional.

EKONOMI | 22 September 2021

Waskita Beton Precast Garap Proyek Interchange Dukuh Atas

PT Waskita Beton Precast Tbk (WSBP) menggarap proyek Sudirman Station-Dukuh Atas Interchange dengan nilai kontrak Rp 163,61 miliar.

EKONOMI | 22 September 2021

Akumindo: Holding Ultra Mikro Bukti Keberpihakan Pemerintah pada UMKM

Kehadiran Holding Ultra Mikro (Umi) yang melibatkan BRI, Pegadaian, dan PNM menjadi bukti keberpihakan pemerintah kepada pelaku usaha kecil.

EKONOMI | 22 September 2021

IHSG Positif, Ini 5 Saham Top Gainers di Sesi I

PT Wilton Makmur Tbk (SQMI) paling cuan pascaharganya melesat 30,83%, disusul BIMA menguat 21,69%, ARKA meningkat 19,80%, BBHI naik 9,14% dan BOSS naik 8,43%.

EKONOMI | 22 September 2021

Waskita Karya Kantongi Restu Right Issue 24,56 Miliar Saham

PT Waskita Karya (Persero) Tbk (WSKT) mengantongi restu dari para pemegang saham untuk menambah modal melalui right issue.

EKONOMI | 22 September 2021

Rebound, IHSG Menguat ke 6.106

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) menguat 0,75% ke 6.106,3 pada akhir sesi pertama perdagangan hari ini, Rabu (22/9/2021).

EKONOMI | 22 September 2021

ADB Pangkas Proyeksi Pertumbuhan Ekonomi Indonesia Jadi 3,5%

Asian Development Bank (ADB) memproyeksikan pertumbuhan ekonomi Indonesia di 2021 sebesar 3,5% year on year (yoy).

EKONOMI | 22 September 2021

Citilink Raih Penghargaan Maskapai dengan Penerapan Prokes Terbaik

Maskapai penerbangan Citilink berhasil meraih predikat “5-Star Covid-19 Airline Safety Rating” dari Skytrax.

EKONOMI | 22 September 2021


TAG POPULER

# Rocky Gerung vs Sentul City


# Napoleon Bonaparte


# Anies Baswedan


# PPKM


# Bangga Buatan Indonesia



TERKINI
Ini Penjelasan Warga Soal Cekcok Pemilik Rumah dengan Sekuriti di Permata Buana

Ini Penjelasan Warga Soal Cekcok Pemilik Rumah dengan Sekuriti di Permata Buana

MEGAPOLITAN | 5 menit yang lalu










BeritaSatu Logo
TERKONEKSI BERSAMA KAMI
BeritaSatu Facebook
BeritaSatu Twitter
BeritaSatu Instagram
BeritaSatu YouTube
Android Icon iOS Icon
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings