PLN Konsisten Dukung Studi Kelayakan Pembangkit Ramah Lingkungan
Logo BeritaSatu
Breaking News
INDEX
Breaking News

AGRI 1577 (0)   |   BASIC-IND 938 (0)   |   BISNIS-27 477 (-5)   |   COMPOSITE 5975 (-53)   |   CONSUMER 1621 (0)   |   DBX 1411 (-16)   |   FINANCE 1361 (0)   |   I-GRADE 166 (-1)   |   IDX30 471 (-4)   |   IDX80 128 (-1)   |   IDXBASIC 1248 (-11)   |   IDXBUMN20 358 (-2)   |   IDXCYCLIC 736 (-3)   |   IDXENERGY 747 (1)   |   IDXESGL 129 (-1)   |   IDXFINANCE 1325 (-12)   |   IDXG30 135 (-1)   |   IDXHEALTH 1296 (-14)   |   IDXHIDIV20 416 (-3)   |   IDXINDUST 956 (-21)   |   IDXINFRA 871 (-0)   |   IDXMESBUMN 102 (-0)   |   IDXNONCYC 740 (-6)   |   IDXPROPERT 877 (-12)   |   IDXQ30 135 (-1)   |   IDXSMC-COM 282 (-1)   |   IDXSMC-LIQ 337 (-1)   |   IDXTECHNO 3348 (-40)   |   IDXTRANS 1056 (-1)   |   IDXV30 127 (-1)   |   INFOBANK15 952 (-11)   |   INFRASTRUC 1036 (0)   |   Investor33 406 (-3)   |   ISSI 176 (-1)   |   JII 577 (-4)   |   JII70 205 (-1)   |   KOMPAS100 1130 (-11)   |   LQ45 888 (-8)   |   MANUFACTUR 1250 (0)   |   MBX 1590 (-13)   |   MINING 1939 (0)   |   MISC-IND 1036 (0)   |   MNC36 301 (-2)   |   PEFINDO25 297 (-3)   |   PROPERTY 351 (0)   |   SMinfra18 295 (-1)   |   SRI-KEHATI 340 (-3)   |   TRADE 872 (0)   |  

PLN Konsisten Dukung Studi Kelayakan Pembangkit Ramah Lingkungan

Senin, 15 Maret 2021 | 17:06 WIB
Oleh : Yudo Dahono / YUD

Jakarta, Beritasatu.com - Sebagai salah satu unit PLN yang bergerak di bidang pembangunan infrastruktur kelistrikan, meliputi transmisi dan pembangkit, PT PLN (Persero) Unit Induk Pembangunan Jawa Bagian Barat (PLN UIP JBB) sangat mendukung terhadap pengembangan pembangkit berbasis Energi Baru Terbarukan (EBT).

“Kami sangat mendukung pengembangan dan pemanfaatan EBT di wilayah kerja kami. Karena memang membawa manfaat besar dan dampak yang sangat minimal terutama untuk lingkungan,” ujar General Manager PLN UIP JBB, Ratnasari Sjamsuddin, melalui keterangan tertulis, Senin (15/3/2021).

Ratnasari melanjutkan, saat ini PLN memang tengah gencar melakukan riset untuk menambah jumlah pembangkit yang menggunakan energi dari alam. “Saat ini kami sedang menjalankan studi kelayakan pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Bayu (PLTB) di salah satu wilayah kerja kami, yaitu di Banten,” lanjut Ratnasari Sjamsuddin.

Studi kelayakan ini bertujuan untuk menilai apakah wilayah yang dimaksud memiliki potensi untuk menjadi rumah bagi pembangkit yang menggunakan energi dari angin tersebut. “Karena pembangkit ini menyangkut keperluan banyak orang, dan akan digunakan dalam waktu yang sangat lama, sehingga untuk studinya membutuhkan banyak tahapan dan riset yang mendalam,” jelas Ratnasari Sjamsuddin.

Ia menyebutkan tantangan paling utama adalah dalam hal masih tingginya biaya pengembangan dan biaya pokok produksi dari pembangkit EBT. “Bahkan lebih tinggi dibandingkan membangun pembangkit konvensional,” tambah Ratnasari Sjamsuddin.

Selain itu, karakteristik pembangkit EBT sangat bergantung dengan alam, sehingga perlu ditinjau kembali kesiapannya untuk dijadikan sumber utama produksi listrik. “Itu sebabnya, teknologi yang tepat dan terjangkau perlu digunakan untuk menjawab kondisi tersebut,” imbuh Ratnasari Sjamsuddin.

Kendati dihadapkan dengan berbagai kendala di lapangan terkait pembangunan pembangkit EBT, Ratnasari mengungkapkan optimismenya bahwa PLN akan terus berupaya memberikan yang terbaik untuk mewujudkannya.

“Ini dibuktikan dengan target PLN untuk meningkatkan kapasitas Pembangkit Listrik Tenaga Panas Bumi (PLTP) menjadi 1297 MW di tahun 2030. Angka ini dua kali lipat lebih besar dari kapasitas saat ini yaitu 572 MW,” tutur Ratnasari Sjamsuddin.

Menurutnya, ini merupakan bentuk komitmen PLN terhadap lingkungan. Sebagai negara yang memiliki potensi panas bumi yang sangat besar, PLN melihat ini sebagai peluang untuk mengembangkan pembangkit dengan memanfaatkan kekayaan alam Indonesia.

“Untuk pemilihan jenis pembangkit di semua wilayah tidak bisa disamaratakan, tergantung dari kesediaan sumber energi yang ada. Apakah suplai energi itu dapat terus tersedia sampai puluhan tahun mendatang,” ungkap Ratnasari Sjamsuddin.

Dirinya berharap agar semakin banyak pembangkit PLN yang menggunakan energi alam untuk memberikan listrik andal bagi masyarakat, terutama di wilayah kerja PLN UIP JBB, Jakarta dan Sebagian Banten serta Jawa Barat.

“Karena memang kita tidak bisa sepenuhnya dan selamanya bergantung pada sumber daya yang tidak dapat diperbarui, untuk produksi listrik. Konversi ke energi bersih dan ramah lingkungan perlu dilakukan demi Bumi kita,” tandas Ratnasari Sjamsuddin.



Saksikan live streaming program-program BeritaSatu TV di sini

Sumber: BeritaSatu.com


BERITA LAINNYA

Teknologi Keamanan Dukung Bisnis Finansial Go Digital

Keamanan jaringan dan ICT solution sangat penting untuk terlindung dari upaya peretasan yang merugikan bisnis dan nasabah.

EKONOMI | 20 September 2021

Bagaimana Gerak IHSG? Cermati WEGE, BRIS, UNTR, dan EXCL

IHSG berpeluang menguat ke level 6.170 apabila mampu bertahan di atas level support 5.982, 5.938 dan resisten 6.170 dan 6.263.

EKONOMI | 20 September 2021

IHSG Melemah di Awal Perdagangan

Pukul 09.10 WIB, IHSG turun 13,0 poin (0,2%) menjadi 6.119.

EKONOMI | 20 September 2021


IHSG Diprediksi Turun, Simak Rekomendasi Sahamnya

Secara teknikal IHSG pada perdagangan hari ini akan bergerak di rentang 6.093 - 6.185.

EKONOMI | 20 September 2021

Budi Karya: Pemeriksaan Kesehatan Penumpang Internasional Tekan Risiko Penularan

Menhub Budi Karya Sumadi meninjau Bandara Soekarno Hatta (Soetta) untuk mengecek prosedur pemeriksaan kesehatan penumpang inernasional.

EKONOMI | 20 September 2021

Ananta Wahana: Manfaat Asuransi Luar Biasa

Anggota Komisi VI DPR dari Fraksi PDI Perjuangan Ananta Wahana menegaskan manfaat asuransi luar biasa.

EKONOMI | 19 September 2021

Kawasan Industri Berikan Kontribusi Signifikan untuk Ekonomi Daerah

Kemperin terus mendorong peran kawasan industri (KI) untuk dapat memberikan kontribusi signfikan bagi ekonomi daerah dan nasional.

EKONOMI | 19 September 2021

Menteri Teten Dorong UMKM Jadi Bagian Rantai Pasok Global

Kemkop UKM tengah membuat master plan agar wsaha mikro, kecil dan menengah (UMKM) Indonesia menjadi bagian dari rantai pasok industri pembuat komponen.

EKONOMI | 19 September 2021

Pemerintah Akan Kaji Ulang Tingkat IJP KUR Askrindo dan Jamkrindo

Tingkat imbal jasa penjaminan (IJP) kredit usaha rakyat (KUR) pada PT Askrindo dan PT Jamkrindo sebesar 1,175% dinilai belum sesuai dengan risikonya.

EKONOMI | 19 September 2021


TAG POPULER

# Myanmar


# Mujahidin Indonesia Timur


# Napoleon Bonaparte


# Pengobat Alternatif Ditembak


# Manchester United



TERKINI
Prancis Tuduh Australia Berbohong Soal Kesepakatan Kapal Selam

Prancis Tuduh Australia Berbohong Soal Kesepakatan Kapal Selam

DUNIA | 1 menit yang lalu










BeritaSatu Logo
TERKONEKSI BERSAMA KAMI
BeritaSatu Facebook
BeritaSatu Twitter
BeritaSatu Instagram
BeritaSatu YouTube
Android Icon iOS Icon
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings