LPEM FEB UI Perkirakan Suku Bunga BI Tetap di Kisaran 3,5%
Logo BeritaSatu
Breaking News
INDEX
Breaking News

AGRI 1577 (0)   |   BASIC-IND 938 (0)   |   BISNIS-27 477 (-5)   |   COMPOSITE 5975 (-53)   |   CONSUMER 1621 (0)   |   DBX 1411 (-16)   |   FINANCE 1361 (0)   |   I-GRADE 166 (-1)   |   IDX30 471 (-4)   |   IDX80 128 (-1)   |   IDXBASIC 1248 (-11)   |   IDXBUMN20 358 (-2)   |   IDXCYCLIC 736 (-3)   |   IDXENERGY 747 (1)   |   IDXESGL 129 (-1)   |   IDXFINANCE 1325 (-12)   |   IDXG30 135 (-1)   |   IDXHEALTH 1296 (-14)   |   IDXHIDIV20 416 (-3)   |   IDXINDUST 956 (-21)   |   IDXINFRA 871 (-0)   |   IDXMESBUMN 102 (-0)   |   IDXNONCYC 740 (-6)   |   IDXPROPERT 877 (-12)   |   IDXQ30 135 (-1)   |   IDXSMC-COM 282 (-1)   |   IDXSMC-LIQ 337 (-1)   |   IDXTECHNO 3348 (-40)   |   IDXTRANS 1056 (-1)   |   IDXV30 127 (-1)   |   INFOBANK15 952 (-11)   |   INFRASTRUC 1036 (0)   |   Investor33 406 (-3)   |   ISSI 176 (-1)   |   JII 577 (-4)   |   JII70 205 (-1)   |   KOMPAS100 1130 (-11)   |   LQ45 888 (-8)   |   MANUFACTUR 1250 (0)   |   MBX 1590 (-13)   |   MINING 1939 (0)   |   MISC-IND 1036 (0)   |   MNC36 301 (-2)   |   PEFINDO25 297 (-3)   |   PROPERTY 351 (0)   |   SMinfra18 295 (-1)   |   SRI-KEHATI 340 (-3)   |   TRADE 872 (0)   |  

LPEM FEB UI Perkirakan Suku Bunga BI Tetap di Kisaran 3,5%

Rabu, 17 Maret 2021 | 19:50 WIB
Oleh : Arnoldus Kristianus / FMB

Jakarta, Beritasatu.com - Lembaga Penyelidikan Ekonomi dan Masyarakat (LPEM) - Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Universitas Indonesia (UI) memperkirakan suku bunga Bank Indonesia tetap di angka 3,5% sebagai langkah pencegahan untuk menstabilkan nilai tukar rupiah. Depresiasi didorong oleh arus modal keluar besar-besaran karena menipisnya perbedaan imbal hasil antara aset Amerika Serikat dengan negara berkembang.

Ekonom LPEM-FEB UI Teuku Riefky mengatakan dalam kondisi yang tidak menentu bahwa BI harus lebih berhati-hati terhadap peningkatan risiko eksternal. Meskipun inflasi rendah masih terus berlanjut yang menandakan permintaan agregat masih lemah, BI harus memprioritaskan stabilitas Rupiah di bulan ini.

“Kebijakan moneter ekspansif apapun akan terlalu merugikan BI saat ini karena kinerja kondisi ekonomi juga masih jauh dari pulih,” ucap Teuku Riefky dalam Seri Analisis Makroekonomi yang diterima pada Rabu (17/3/2021).

Teuku menuturkan kinerja indikator ekonomi makro Indonesia saat ini menunjukkan perbaikan, tercermin dari peningkatan Indeks Kepercayaan Konsumen (IKK), neraca perdagangan, dan tren penurunan kasus harian Covid-19. Peningkatan ini didorong oleh ekspektasi yang lebih baik setelah vaksinasi Covid-19 dimulai. Namun, dampak dari sentimen positif dari dalam negeri menghilang sejak akhir Februari akibat tekanan yang cukup tinggi dari kondisi eksternal.

“Tingkat inflasi yang lebih tinggi dari perkiraan di AS yang mencerminkan prospek pemulihan ekonomi yang optimis telah memukul pasar negara berkembang, termasuk Indonesia. Rupiah terdepresiasi sebesar 3,70% (year to date) pada pertengahan Maret,” ucap Teuku.

Setelah melalui periode apresiasi sejak November tahun 2020, Rupiah mulai terdepresiasi kembali menjadi Rp 14.400 pada minggu keempat Februari dari sekitar Rp 14.000 pada minggu sebelumnya. Kondisi pelemahan Rupiah terutama didorong oleh kondisi pasar AS yang tidak terduga.

“Pasar cukup terkejut pada akhir Februari karena tingkat inflasi yang lebih baik dari perkiraan di AS mencerminkan prospek pemulihan yang optimis setelah pandemi Covid-19,” ucapnya.

Sementara itu masih lemahnya permintaan agregat seiring dengan berakhirnya periode libur, inflasi Februari 2021 masih di bawah kisaran target BI yaitu sebesar 1,38% (y.o.y), turun dari 1,55% (yoy) pada Januari 2021. Ini merupakan inflasi umum tahunan terendah dalam tujuh bulan atau sejak Agustus 2020. Penurunan inflasi umum disebabkan oleh kombinasi dari inflasi inti yang terkendali dan deflasi barang bergejolak yang mengimbangi inflasi harga yang diatur pemerintah. Inflasi inti tercatat 0,11% (mtm) pada Februari 2021, lebih rendah dibandingkan periode yang sama tahun lalu sebesar 0,14% (mtm).

“Kami tidak melihat adanya kenaikan tajam pada inflasi dalam waktu dekat karena daya beli yang menurun. Secara bulanan, inflasi umum turun dari 0,26% (mtm) pada bulan pertama 2021 menjadi 0,1% (mtm) pada Februari 2021,” ucap Teuku.



Saksikan live streaming program-program BeritaSatu TV di sini

Sumber: BeritaSatu.com

BAGIKAN

BERITA LAINNYA

Transformasi Digital, Jababeka Infrastruktur Gandeng Global Sukses Solusi

Jababeka dan Global Sukses Solusi akan membantu ribuan tenant industri yang berlokasi di kawasan tersebut, untuk melakukan transformasi digital bisnis.

EKONOMI | 28 September 2021

Pemerintah Akan Rehabilitasi Mangrove di Seluruh Tanah Air

Pemerintah akan melakukan rehabilitasi mangrove di seluruh Tanah Air seluas 34.000 hektare.

EKONOMI | 28 September 2021

Sari Kresna Group Akuisisi Kartunindo Perkasa Abadi Rp 500 Miliar

Sari Kresna Group mengakuisisi PT Kartunindo Perkasa Abadi senilai Rp 500 miliar, sebagai strategi untuk memperkuat lini bisnis perseroan di sektor properti.

EKONOMI | 28 September 2021

Tata Ulang, Waskita Karya Tidak Lagi Garap Proyek Tol

PT Waskita Karya (Persero) Tbk akan kembali fokus pada core bisnis konstruksi terutama infrastruktur air, perkeretaapian, dan bandara.

EKONOMI | 28 September 2021

Mobilitas Rumah Lantai Bertingkat Lebih Nyaman dengan Lift Orkanda

Penggunaan lift dinilai lebih efisien dan modern serta memudahkan mobilitas di dalam rumah.

EKONOMI | 28 September 2021

Kementerian PUPR Lanjutkan Modernisasi Jaringan Irigasi Rentang hingga 2024

Kementerian PUPR selain membangun jaringan irigasi baru juga terus merehabilitasi jaringan irigasi rentang yang telah ada hingga 2024.

EKONOMI | 28 September 2021

Gojek dan AMSI Gelar Penghargaan Karya Jurnalistik KPAB

Gojek dan AMSI gelar penghargaan untuk membangun semangat dan optimisme masyarakat di tengah pandemi melalui karya jurnalistik berkualitas.

EKONOMI | 28 September 2021

Bocah Buka Tuas Pintu Darurat, Citilink Jakarta-Batam Mendarat Darurat

Citilink membenarkan adanya penumpang anak-anak di seat row 11 dalam penerbangan Jakarta-Batam yang melepas penutup pelindung tuas pintu darurat.

EKONOMI | 28 September 2021

Kemenaker Usul Penerima Bantuan Subsidi Upah Diperluas

Kementerian Ketenagakerjaan (Kemenaker) mengusulkan agar penyaluran bantuan subsidi upah (BSU) diperluas.

EKONOMI | 28 September 2021



TAG POPULER

# Rocky Gerung vs Sentul City


# Jalur Puncak 2


# PSI


# Pengganti Mangkunegara IX


# SBY



TERKINI
Kelak, Anak-anak Hadapi Lebih Banyak Bencana Iklim daripada Kakek-Neneknya

Kelak, Anak-anak Hadapi Lebih Banyak Bencana Iklim daripada Kakek-Neneknya

DUNIA | 7 menit yang lalu










BeritaSatu Logo
TERKONEKSI BERSAMA KAMI
BeritaSatu Facebook
BeritaSatu Twitter
BeritaSatu Instagram
BeritaSatu YouTube
Android Icon iOS Icon
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings