GAPMMI: Garam Lokal Belum Bisa untuk Industri
Logo BeritaSatu
Breaking News
INDEX
Breaking News

AGRI 1577 (0)   |   BASIC-IND 938 (0)   |   BISNIS-27 477 (-5)   |   COMPOSITE 5975 (-53)   |   CONSUMER 1621 (0)   |   DBX 1411 (-16)   |   FINANCE 1361 (0)   |   I-GRADE 166 (-1)   |   IDX30 471 (-4)   |   IDX80 128 (-1)   |   IDXBASIC 1248 (-11)   |   IDXBUMN20 358 (-2)   |   IDXCYCLIC 736 (-3)   |   IDXENERGY 747 (1)   |   IDXESGL 129 (-1)   |   IDXFINANCE 1325 (-12)   |   IDXG30 135 (-1)   |   IDXHEALTH 1296 (-14)   |   IDXHIDIV20 416 (-3)   |   IDXINDUST 956 (-21)   |   IDXINFRA 871 (-0)   |   IDXMESBUMN 102 (-0)   |   IDXNONCYC 740 (-6)   |   IDXPROPERT 877 (-12)   |   IDXQ30 135 (-1)   |   IDXSMC-COM 282 (-1)   |   IDXSMC-LIQ 337 (-1)   |   IDXTECHNO 3348 (-40)   |   IDXTRANS 1056 (-1)   |   IDXV30 127 (-1)   |   INFOBANK15 952 (-11)   |   INFRASTRUC 1036 (0)   |   Investor33 406 (-3)   |   ISSI 176 (-1)   |   JII 577 (-4)   |   JII70 205 (-1)   |   KOMPAS100 1130 (-11)   |   LQ45 888 (-8)   |   MANUFACTUR 1250 (0)   |   MBX 1590 (-13)   |   MINING 1939 (0)   |   MISC-IND 1036 (0)   |   MNC36 301 (-2)   |   PEFINDO25 297 (-3)   |   PROPERTY 351 (0)   |   SMinfra18 295 (-1)   |   SRI-KEHATI 340 (-3)   |   TRADE 872 (0)   |  

GAPMMI: Garam Lokal Belum Bisa untuk Industri

Kamis, 18 Maret 2021 | 09:21 WIB
Oleh : Yudo Dahono / YUD

Jakarta, Beritasatu.com - Pemerintah berencana mengimpor garam sebanyak 3,07 juta ton. Ketua Umum Gabungan Pengusaha Makanan dan Minuman Seluruh Indonesia (GAPMMI) mengatakan industri makanan dan minuman membutuhkan 747 ribu ton garam impor pada tahun 2021.

Ketua GAPMMI Adhi S. Lukman mengatakan industri berbahan baku garam terus meningkat setiap tahunnya, maka kebutuhan garam industri terus meningkat, peningkatan kebutuhan garam dipenuhi oleh impor garam. Pasalnya garam industri belum dapat dipenuhi oleh garam lokal. "Industri makanan dan minuman sendiri tumbuh 1,8% pada tahun 2020, belum industri yang lain," ujar Adhi S. Lukman, melalui keterangan tertulis, Kamis (18/3/2021).

Adhi S. Lukman menjelaskan garam yang dipakai oleh industri mensyaratkan kualitas tertentu. Kadar NaCl pada garam harus minimal 97%. Serta kadar pengotor pada garam harus rendah, seperti zat kalsium dan magnesium. "Garam yang digunakan harus berdasarkan kriteria industri. Kita dituntut untuk membuat produk yang baik dan masa simpan yang panjang, kalau garam dengan kadar pengotornya banyak maka produk kita kalah saing dengan produk negara lain," terang Adhi S. Lukman.

Dia membandingkan sisi ekonomi adanya impor garam. Industri makanan minuman pada tahun 2020 mengimpor garam sebesar 19 juta USD. Dibandingkan dengan nilai ekspor produk bahan baku garam impor menghasilkan nilai ekpor mencapai 31 milyar USD. "Nilai impor garam kecil, tapi menghasilkan nilai ekspor yang besar," ucap Adhi S. Lukman.

Adhi S. Lukman menyarankan kepada pemerintah untuk mencontoh India. Petani garam di India memperoleh keuntungan walaupun harga jualnya lebih mirah dibanding Indonesia. Pasalnya petani garam di India mampu produksi garam lebih banyak daripada di dalam negeri. "India produksinya 21 juta ton per tahun, sedangkan di dalam negeri baru 1,5 juta ton pada 2020," jelas Adhi S. Lukman.

Dia mengatakan industri makanan minuman ikut andil menyerap garam lokal. Kebutuhan garam untuk industri sebanyak 743 ribu ton diantaranya dipenuho garam lokal sebanyak 131 ribu ton pada 2021. "Penyerapan garam lokal secara berkala terus meningkat," tandas Adhi S. Lukman.

Sementara itu, Direktur Industri Kimia Hulu Kementerian Perindustrian (Kemenperin) Fridy Juwono mengatakan impor garam berdasarkan audit untuk verifikasi kebutuhan garam pada pengguna industri. "Kebutuhan impor meningkat karena ada tambahan investasi di industri pengguna garam, belum lagi ada kebutuhan peningkatan produksi bagi industri yang sudah ada," kata Fridy Juwono.



Saksikan live streaming program-program BeritaSatu TV di sini

Sumber: BeritaSatu.com


BAGIKAN




BERITA LAINNYA

IHSG Melonjak ke Area Hijau di Awal Perdagangan

Pukul 09.20 WIB, indeks harga saham gabungan menguat 2,8 poin (0,05%) menjadi 6.333.

EKONOMI | 18 Maret 2021

IHSG Rawan Terkoreksi Jika Belum Tembus 6.400

Level support IHSG berada di 6.160, 6.090 dan level resistance berada di 6.400, 6.505.

EKONOMI | 18 Maret 2021

IHSG Diprediksi Rebound Jelang Pengumuman Suku Bunga, Ini Saham Pilihannya

Secara teknikal IHSG perdagangan hari ini akan bergerak di rentang 6.233 - 6.327.

EKONOMI | 18 Maret 2021

Kunjungi Sulsel, Jokowi Resmikan Dua Bandara di Wilayah Terluar

Selain meresmikan bandara, Presiden Jokowi juga akan menyaksikan jalannya vaksinasi massal.

EKONOMI | 18 Maret 2021

Suku Bunga Tetap, Fed Proyeksi Ekonomi Makin Kuat dan Inflasi Tinggi

Produk domestik bruto (PDB) diperkirakan akan meningkat 6,5% pada 2021.

EKONOMI | 18 Maret 2021

Dow Tembus Rekor di Atas 33.000 karena Proyeksi the Fed

Dow Jones Industrial Average naik 189,42 poin, atau 0,6%, menjadi 33.015,37.

EKONOMI | 18 Maret 2021

Bursa Eropa Ditutup Melemah, Saham VW dan BMW Melonjak

Pan-European Stoxx 600 index ditutup turun 0,4%.

EKONOMI | 18 Maret 2021

Tokocrypto Catat Transaksi US$ 25 Juta Per Hari

Tokocrypto yang didirikan pada Juni 2017 lalu, sudah memiliki pengguna yang teregistrasi 200.000 per Maret 2021.

EKONOMI | 17 Maret 2021

Menpupera: Bendungan Tapin di Kalsel Berhasil Kendalikan Banjir

Dari 10 kabupaten/kota di Kalsel, semuanya banjir kecuali Kabupaten Tapin.

EKONOMI | 17 Maret 2021

Pertamina Dukung Ketahanan Energi Lewat FSRU Jawa Satu

Proyek ini membantu untuk memenuhi kebutuhan energi terutama di Jawa, Madura, dan Bali.

EKONOMI | 17 Maret 2021


BeritaSatu Logo
TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Android Icon iOS Icon
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS