Logo BeritaSatu

Integra Indocabinet Bersiap Rilis Obligasi Rp 700 Miliar

Kamis, 18 Maret 2021 | 13:28 WIB
Oleh : Lona Olavia / FMB

Jakarta, Beritasatu.com - PT Integra Indocabinet Tbk (WOOD) berencana melakukan penawaran umum berkelanjutan Obligasi Berkelanjutan I Integra Indocabinet tahun 2021, dengan target dana yang akan dihimpun sebesar Rp 700 miliar. Sehubungan dengan target tersebut, akan diterbitkan Obligasi Berkelanjutan I Integra Indocabinet Tahap I Tahun 2021 dengan jumlah pokok obligasi sebanyak-banyaknya Rp 450 miliar. Lalu penawaran umum berkelanjutan sukuk mudharabah (sukuk berkelanjutan) dengan target Rp 300 miliar.

Dalam rangka penawaran umum berkelanjutan I tersebut, perseroan akan menerbitkan dan menawarkan sukuk mudharabah berkelanjutan I Integra Indocabinet tahap I tahun 2021 (sukuk mudharabah) dengan jumlah dana sebanyak-banyaknya sebesar Rp 150 miliar.

Direktur Integra Indocabinet Wang Sutrisno memaparkan, obligasi ini diterbitkan tanpa warkat kecuali Sertifikat Jumbo Obligasi yang diterbitkan untuk didaftarkan atas nama Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI) sebagai bukti hutang untuk kepentingan pemegang obligasi melalui pemegang rekening dan didaftarkan pada tanggal diserahkannya sertifikat jumbo oleh perseroan kepada KSEI.

Dilansir dari laman keterbukaan informasi yang disampaikan ke Bursa Efek Indonesia (BEI), Kamis (18/3/2021) disebutkan bahwa jumlah pokok obligasi yang diterbitkan sebanyak-banyaknya sebesar Rp 450 miliar. Obligasi ini terdiri dari dua seri yang memberikan pilihan bagi masyarakat. Seri A dengan jangka waktu obligasi adalah 370 hari kalender terhitung sejak tanggal emisi. Pembayaran obligasi dilakukan secara penuh pada saat tanggal jatuh tempo. Sementara seri B, jangka waktu obligasi adalah 3 tahun sejak tanggal emisi. Begitupun dengan sukuk mudharabah.

Obligasi ini diterbitkan tanpa warkat, ditawarkan dengan nilai 100% dari jumlah pokok obligasi. Bunga obligasi dibayarkan setiap triwulan, dimana bunga obligasi pertama akan dibayarkan pada tanggal 13 Juli 2021, sedangkan bunga obligasi terakhir sekaligus dengan pelunasan obligasi akan dibayarkan pada 23 April 2022 untuk Seri A dan 13 April 2024 untuk Seri B. Begitupun untuk sukuk mudharabah.

Seluruh dana yang diperoleh dari hasil penawaran umum obligasi ini, setelah dikurangi biaya-biaya emisi, akan digunakan 80% untuk pembiayaan kembali. Sisanya akan digunakan untuk modal kerja antara lain untuk pembelian bahan baku, pembayaran hutang usaha, beban produksi, beban pemasaran, dan lain-lain. Sedangkan, seluruh dana yang diperoleh dari hasil penawaran umum sukuk mudharabah ini, setelah dikurangi biaya-biaya emisi, akan digunakan perseroan seluruhnya untuk modal kerja antara lain untuk pembelian bahan baku, pembayaran hutang usaha, beban produksi, beban pemasaran, dan lain-lain.

Penawaran atas kedua surat utang milik emiten yang bergerak di bidang industri mebel, industri kayu, dan melakukan usaha di bidang perdagangan, termasuk perdagangan impor dan ekspor ini akan dijamin berupa aset tetap sekurang-kurangnya 60% dari nilai pokok sukuk mudharabah, yaitu dua Hak Guna Bangunan di Kabupaten Sidoarjo atas nama PT Interkraft dan sisanya akan dijamin dengan jaminan berupa piutang usaha dan atau persediaan.

Dalam rangka penawaran umum berkelanjutan ini, perseroan telah memperoleh hasil pemeringkatan IdA- atas obligasi berkelanjutan dan IdA-(sy) sukuk berkelanjutan dari Pefindo.

Penjamin pelaksana emisi obligasi dan sukuk mudharabah ini antara lain PT Trimegah Sekuritas Indonesia Tbk dan PT BRI Danareksa Sekuritas, dengan wali amanat obligasi dan sukuk mudharabah diserahkan pada PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. Adapun masa penawaran awal obligasi dan Mudharabah akan dilangsungkan pada 19 - 25 Maret 2021 dan perkiraan tanggal pencatatan di BEI pada 14 April 2021.

Terkait kinerja, laba tahun berjalan Integra Indocabinet mengalami peningkatan sebesar Rp 95,95 miliar atau 44,00% yaitu dari Rp 218,06 miliar untuk tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2019 menjadi Rp 314,02 miliar untuk tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2020. Peningkatan ini terutama disebabkan oleh adanya peningkatan kuantitas penjualan dari perseroan dan entitas anak yang bergerak di bidang manufaktur yang diimbangi dengan kenaikan beban penjualan, beban umum dan administrasi, serta beban bunga kurang lebih sebesar Rp 124 miliar.



Saksikan live streaming program-program BeritaSatu TV di sini

Sumber: BeritaSatu.com

BAGIKAN

BERITA LAINNYA

Pemangkasan Biaya Aplikasi Bisa Ganggu Ekosistem Ojol

Ekonom Unair, Rumayya Batubara menilai, pemotongan biaya aplikasi memiliki dampak luas, mulai dari perusahaan aplikator, mitra driver, dan ekosistem ojol.

EKONOMI | 5 Oktober 2022

Kolaborasi MIND ID dengan Korporasi Inggris, Upaya Erick Diapresiasi

Upaya Erick Thohir melakukan kolaborasi antara MIND ID dengan korporasi asal Inggris Arrival Ltd diapresiasi penuh.

EKONOMI | 5 Oktober 2022

Manfaatkan Internet, UMKM Desa Sukarara Tembus Pasar Ekspor

Bakti, Kemenkominfo aktif melakukan pelatihan digital pada pelaku usaha, termasuk UMKM untuk meningkatkan penjualan.

EKONOMI | 5 Oktober 2022

Ada 1.500 Server, IDcloudHost Siapkan Infrastruktur Web3

IDCloudHost mengambil peran aktif dalam pengembangan digital ekonomi Indonesia menuju tahun 2030.

EKONOMI | 5 Oktober 2022

IHSG Bertambah 50,1 Poin ke level 7.122 pada Jeda Siang

Volume perdagangan IHSG hingga sesi siang ini tercatat sebanyak 157,1 miliar saham senilai Rp 7,1 triliun.

EKONOMI | 5 Oktober 2022

Jokowi: Krisis Global Diperparah Perang Rusia vs Ukraina

Jokowi menyatakan, perang Rusia vs Ukraina telah memperparah krisis global, yang ditandai dengan kenaikan harga pangan, energi, dan finansial.

EKONOMI | 5 Oktober 2022

Gandeng Akulaku, XL Axiata Genjot Penjualan dari Aplikasi

Akulaku PayLater tersedia sebagai opsi metode pembayaran yang dapat diakses bagi pengguna telekomunikasi seluler XL Axiata melalui aplikasi myXL.

EKONOMI | 5 Oktober 2022

Awali Perdagangan, IHSG Meroket Capai Kembali ke 7.100-an

Pukul 09.18 WIB, IHSG naik 84,2 poin (1,24%) menjadi 7.110 dan Investor33 naik menjadi ke 500,1.

EKONOMI | 5 Oktober 2022

IHSG Berpeluang Menguat, Simak Rekomendasi Saham Pilihan

Level resistance IHSG pada perdagangan hari ini di level 7.101, 7.149, 7.178, 7.256 dengan support di level 7.049, 7.000, 6.968, 6.925.

EKONOMI | 5 Oktober 2022

Harga Emas Naik karena Penurunan Imbal Hasil dan Dolar

Harga emas di pasar spot menguat 1,57% menjadi US$ 1.725,87 per ons, tertinggi sejak 13 September.

EKONOMI | 5 Oktober 2022


TAG POPULER

# Mamat Alkatiri


# Lesti Kejora


# Timnas U-17


# Formula E


# Tragedi Kanjuruhan


 

NEWSLETTER

Dapatkan informasi terbaru dari kami
Email yang Anda masukkan tidak valid.

TERKINI
Jokowi Pastikan Pemerintah Tanggung Seluruh Biaya Korban Tragedi Kanjuruhan

Jokowi Pastikan Pemerintah Tanggung Seluruh Biaya Korban Tragedi Kanjuruhan

NEWS | 7 menit yang lalu










CONTACT US Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings