Brick Raih Pendanaan dari Better Tomorrow Ventures
Logo BeritaSatu

Brick Raih Pendanaan dari Better Tomorrow Ventures

Jumat, 19 Maret 2021 | 08:25 WIB
Oleh : Happy Amanda Amalia / PYA

Jakarta, Beritasatu.com – Brick, perusahaan financial technology (fintech) Indonesia yang menyediakan layanan integrasi antar-aplikasi atau application programming interface (API), mendapatkan pendanaan awal dari Better Tomorrow Ventures – sebuah fintech fund asal Silicon Valley, Amerika Serikat (AS).

Investor lain yang terlibat adalah, PT Prasetia Dwidharma, 1982 Ventures, Antler, Rally Cap Ventures dan angels terkemuka seperti Shefali Roy (TrueLayer), Kunal Shah (Cred), Reynold Wijaya (Modalku), Quek Siu Rui (Carousell) dan pendiri Nium, Xfers, Aspire, BukuWarung, ZenRooms, dan CareemPay.

Menurut keterangan tertulis, pendanaan awal tersebut akan digunakan Brick untuk meningkatkan skala platform, meningkatkan cakupan, dan memperluas ke pasar berikutnya dengan tujuan ke semua negara di Asia Tenggara. Bahkan pada akhir tahun ini, Brick berencana meluncurkan API baru untuk perusahaan telekomunikasi, dompet seluler, platform e-commerce, inisiasi pembayaran, dan produk keuangan inovatif lainnya.

Berkembangnya aplikasi fintech di Asia Tenggara telah mendorong kebutuhan yang semakin besar akan infrastruktur keuangan modern, yang dapat dimanfaatkan oleh pengembang untuk membangun pengalaman fintech modern. Namun, banyak dari aplikasi fintech yang ada di pasaran saat ini dibangun di atas infrastruktur lama, yang justru meningkatkan kompleksitas dan biaya implementasi.

“Kami mengalami secara langsung kurangnya infrastruktur modern yang dibutuhkan untuk memberikan pengalaman fintech yang diminta pelanggan. Karena itu kami memulai Brick untuk memberdayakan perusahaan fintech generasi berikutnya dengan infrastruktur fintech yang mudah diterapkan, hemat biaya, dan inklusif,” ujar CEO Brick Gavin Tan dalam keterangan tertulis Kamis (18/3).

Gavin mengatakan, Brick membangun API fintech untuk perusahaan teknologi di mana penggunanya dapat menghubungkan akun keuangan mereka ke aplikasi dan mengakses berbagai layanan keuangan. Saat ini, Brick kompatibel dengan lebih dari 90% rekening bank senior di Indonesia dan bekerja dengan lebih dari 250 pengembang, 35 perusahaan teknologi, dan klien perusahaan fintech di Indonesia.

Sementara itu, Sheel Mohnot, mitra umum di Better Tomorrow Ventures, menyatakan masih dalam tahap awal inovasi fintech di Asia Tenggara dan tidak dapat eksis tanpa infrastruktur data yang baik. “Perusahaan teknologi di Asia Tenggara masih belum memiliki akses yang mudah ke API keuangan. Kami telah melihat secara langsung inovasi fintech yang diaktifkan dengan membuat API keuangan, dan dengan senang hati mendukung Brick, investasi Asia Tenggara pertama kami,” katanya.

Sebagai informasi, saat ini terdapat lebih dari 400 perusahaan fintech di Indonesia dengan lebih banyak fintech yang didirikan setiap bulan. Brick sendiri membangun infrastruktur modern yang memungkinkan fintech, dan perusahaan teknologi konsumen untuk dengan mudah menanamkan fitur fintech ke dalam aplikasi mereka. Melalui kerja sama dengan para mitra, Brick bertujuan mendemokratisasi keuangan, dan menghadirkan layanan keuangan inklusif kepada hampir 140 juta orang dewasa yang tidak memiliki rekening bank dan tidak memiliki rekening bank di Indonesia.

“Setelah menjelajahi beberapa solusi, kami memutuskan bermitra dengan Brick untuk integrasi yang tanpa batas, keandalan, dan cakupannya dalam memimpin pasar. Xettle menggunakan Brick untuk menerapkan layanan penasihat keuangan dengan cepat tanpa kerumitan,” ungkap CEO Xettle Cokro Gunawan.

Di sisi lain, permintaan yang tinggi ditambah dengan dukungan regulasi yang kuat dari regulator menjadikan Indonesia pasar yang ideal untuk Brick menanamkan penerapan keuangan. Penerbitan standar API perbankan terbuka yang komprehensif pada 2020 oleh Bank Indonesia (BI), telah membuka jalan bagi penerapan keuangan dalam beberapa tahun ke depan. Brick juga akan bekerja sama dengan BI dan Otoritas Jasa Keuangan (OJK).

Bank Rakyat Indonesia (BRI) Ventures pun mengundang Brick untuk mengikuti program akselerator Sembrani Wira yang sangat selektif. Brick akan bekerja sama dengan BRI untuk menciptakan infrastruktur fintech yang inovatif dan inklusif, mengingat BRI dikenal memiliki basis konsumen bank terbesar di Indonesia.

“Dengan pembayaran dan pinjaman digital yang semakin matang, ini membuka banyak peluang. Dengan meningkatnya perbankan digital, kami melihat perbankan terbuka dan kemitraan API sebagai kunci sukses di dunia digital. Kami yakin ini baru permulaan, dan kami berharap dapat berkolaborasi dengan Brick di masa mendatang,” tutur Head of Sembrani dan VP Investment & BD BRI Ventures Markus Rahardja.

CEO PT Prasetia Dwidharma Arya Setiadharma mengatakan, bagi perusahaan fintech, waktu untuk ke pasar adalah aspek yang sangat penting dalam peluncuran produk mereka. Brick akan memungkinkan perusahaan fintech Indonesia meluncurkan produk intinya lebih cepat. “Kami percaya bahwa Brick akan menurunkan hambatan masuk ke fintech, dan dengan demikian akan berkontribusi pada pertumbuhan perusahaan fintech di Indonesia,” tambahnya.



Sumber: BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

Anjlok 7%, Harga Minyak Terburuk Sejak September

Minyak AS WTI turun 7,12%, atau US$ 4,60, ke US$ 60 per barel.

EKONOMI | 19 Maret 2021

99% UMKM Terdampak Pandemi, Menko Airlangga: PEN Harus Dimulai dari UMKM

Peran UMKM sangat sentral, untuk itu pemerintah terus mendorong pelaku Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) untuk terus bangkit.

EKONOMI | 16 Maret 2021

Emas Tertekan Lonjakan Imbal Hasil Obligasi

Harga emas di pasar spot turun 0,7% menjadi US$ 1,732,99 per ons setelah menyentuh level tertinggi 1 Maret di US$ 1,755.25.

EKONOMI | 19 Maret 2021

Bursa AS Ambles, Nasdaq Jatuh 3% karena Melonjaknya Imbal Hasil

Nasdaq Composite turun 3% menjadi 13.116,17, atau hari terburuk sejak 25 Februari.

EKONOMI | 19 Maret 2021

Bursa Eropa Ditutup Naik karena Vaksin Astrazeneca Dinilai Aman

Pan-European Stoxx 600 ditutup naik sekitar 0,4% setelah perdagangan berfluktuatif.

EKONOMI | 19 Maret 2021

Perkuat Digitalisasi, Damri Gandeng ShopeePay

Damri dan ShopeePay kerja sama untuk memperluas jangkauan ekosistem ShopeePay sekaligus menjadi langkah nyata dalam mendukung program digitalisasi sistem.

EKONOMI | 18 Maret 2021

Dukungan untuk Anindya Jadi Ketum Kadin Terus Mengalir

Dukungan untuk calon Ketua Umum Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia, Anindya Bakrie terus mengalir.

EKONOMI | 18 Maret 2021

Kempupera-BSI Siap Salurkan Dana Program BSPS Senilai Rp 69,4 M di Aceh

Kempupera bangun perumahan swadaya di Aceh.

EKONOMI | 18 Maret 2021

Bertemu METI Jepang, Menperin Perkuat Kerja Sama Manufaktur

Kemperin mempererat kerja sama industri dengan Jepang yang diharapkan dapat mendorong peningkatan investasi yang berasal dari Negeri Sakura tersebut.

EKONOMI | 18 Maret 2021

Shinhan Future’s Lab Loloskan 4 Startup pada Batch 3 Program Akselerasi 2021

Shinhan Future’s Lab Indonesia kembali memulai program akselerasi untuk yang ketiga kalinya di Indonesia.

EKONOMI | 18 Maret 2021


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS