Menpupera: Sektor Perumahan Topang Perekonomian Nasional di Masa Pandemi
Logo BeritaSatu
INDEX

AGRI 1577 (0)   |   BASIC-IND 938 (0)   |   BISNIS-27 477 (-5)   |   COMPOSITE 5975 (-53)   |   CONSUMER 1621 (0)   |   DBX 1411 (-16)   |   FINANCE 1361 (0)   |   I-GRADE 166 (-1)   |   IDX30 471 (-4)   |   IDX80 128 (-1)   |   IDXBASIC 1248 (-11)   |   IDXBUMN20 358 (-2)   |   IDXCYCLIC 736 (-3)   |   IDXENERGY 747 (1)   |   IDXESGL 129 (-1)   |   IDXFINANCE 1325 (-12)   |   IDXG30 135 (-1)   |   IDXHEALTH 1296 (-14)   |   IDXHIDIV20 416 (-3)   |   IDXINDUST 956 (-21)   |   IDXINFRA 871 (-0)   |   IDXMESBUMN 102 (-0)   |   IDXNONCYC 740 (-6)   |   IDXPROPERT 877 (-12)   |   IDXQ30 135 (-1)   |   IDXSMC-COM 282 (-1)   |   IDXSMC-LIQ 337 (-1)   |   IDXTECHNO 3348 (-40)   |   IDXTRANS 1056 (-1)   |   IDXV30 127 (-1)   |   INFOBANK15 952 (-11)   |   INFRASTRUC 1036 (0)   |   Investor33 406 (-3)   |   ISSI 176 (-1)   |   JII 577 (-4)   |   JII70 205 (-1)   |   KOMPAS100 1130 (-11)   |   LQ45 888 (-8)   |   MANUFACTUR 1250 (0)   |   MBX 1590 (-13)   |   MINING 1939 (0)   |   MISC-IND 1036 (0)   |   MNC36 301 (-2)   |   PEFINDO25 297 (-3)   |   PROPERTY 351 (0)   |   SMinfra18 295 (-1)   |   SRI-KEHATI 340 (-3)   |   TRADE 872 (0)   |  

Menpupera: Sektor Perumahan Topang Perekonomian Nasional di Masa Pandemi

Jumat, 19 Maret 2021 | 20:24 WIB
Oleh : Imam Muzakir / FER

Jakarta, Beritasatu.com - Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (Menpupera), Basuki Hadimuljono, menyatakan, sektor perumahan akan selalu menjadi leading sector baik pada saat di masa pandemi Covid-19 ini, maupun pada saat yang akan datang. Pemerintah bahkan memberikan insentif khusus bagi masyarakat agar lebih bersemangat mengakses rumah layak huni.

"Dari sisi ekonomi, harus diakui sektor perumahan merupakan salah satu sektor yang penting, karena mampu menarik dan mendorong kegiatan di berbagai sektor ekonomi mulai dari jasa, bahan bangunan, hingga sektor keuangan, serta berdampak pada pertumbuhan ekonomi dan lapangan kerja,” ujar Basuki dalam sambutan tertulis dalam acara Focus Group Discussion (FGD) Ketersediaan Rumah untuk Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR), di Jakarta, Jumat (19/3/2021).

Menurut Basuki, selama masa pandemi Covid 19 ini, salah satu sektor yang paling berpengaruh terhadap ketahanan perokonomian adalah sektor perumahan. Oleh karena itu, pemerintah akan terus memberikan insentif untuk keberlangsungan sektor tersebut.

"Pemerintah juga memberikan insentif bebas PPN 100% untuk pembelian rumah sampai dengan harga Rp 2 miliar, dan 50% untuk pembelian rumah dengan harga antara Rp 2 sampai dengan Rp 5 miliar, sebagaimana diatur oleh PMK Nomor 21 tahun 2021," imbuhnya.

Terkait penyediaan perumahan di Indonesia, jelas Basuki, Indonesia masih menghadapi tantangan berat yaitu masih banyaknya masyarakat yang menghuni rumah tidak layak. Untuk itu, pemerintah sebagaimana tertuang dalam dokumen Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) IV telah mentargetkan peningkatan rumah tangga yang menempati rumah layak dari semula 56,75% menjadi sebesar 70% atau equivalen dengan 11 juta rumah tangga.

"Untuk mencapai target tersebut, pemerintah telah menetapkan dua skenario penanganan yaitu melakukan intervensi langsung dan tidak langsung. Kempupera mendapatkan tanggung jawab lebih besar dalam skenario penanganan melalui intervensi langsung melalui program pembangunan perumahan, fasilitasi peningkatan kualitas, fasilitasi pembiayaan perumahan dan bantuan subsidi pembiayaan perumahan, penyediaan infrastruktur permukiman, pembinaan dan penanganan permukiman kumuh. Adapun akumulasi target sasaran melalui skenario ini, sebesar 5 juta unit rumah,” terangnya.

Sambil menunggu beroperasinya BP Tapera secara optimal, kata Basuki, pemerintah berkomitmen akan terus melanjutkan program FLPP sampai dengan tahun 2024, mengingat sampai tahun tersebut diperkirakan masih banyak MBR di luar ASN/TNI/Polri yang belum menjadi anggota BP Tapera. Adapun pengelola dana FLPP ke depan, sebagaimana diatur oleh PP Nomor 25 Tahun 2020 tentang Penyelenggaraan Tapera, akan dikelola oleh BP Tapera.

"Subsidi perumahan ke depan, akan dimanfaatkan untuk kepemilikan, pembangunan, dan perbaikan rumah. Penerima manfaatnya, dirancang dapat menjangkau semua segmen masyarakat menengah ke bawah. Adapun terkait skema subsidinya sampai saat ini sedang dibahas bersama dengan stakeholders terkait. Harapannya, untuk meningkatkan keterjangkauan MBR dengan penghasilan di bawah Rp 4 juta per bulan, angsuran KPR bersubsidi tidak lebih dari Rp1,3 juta,” tandas Basuki.



Sumber: BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

Menko Airlangga Sebut 7 Capaian Pelaksanaan PPKM Mikro

Menteri Koordinator (Menko) Perekonomian Airlangga Hartarto menyampaikan tujuh capaian dalam pelaksanaan PPKM.

EKONOMI | 19 Maret 2021

Ekspansi Bisnis IUIGA Meluas ke Bogor

IUIGA membuka gerai ketiganya di kawasan Sentul City, Bogor.

EKONOMI | 19 Maret 2021

Menteri Erick Minta PT Inka Perluas Pasar Ekspor

Menteri BUMN Erick Thohir meminta agar PT Industri Kereta Api (Persero) atau PT Inka untuk terus melakukan inovasi serta memerluas pasar ekspor.

EKONOMI | 19 Maret 2021

Usai Pelantikan, Apersi Siapkan 3 Program Prioritas

Beberapa program prioritas yang sudah disiapkan sebagai solusi bagi pengembang perumahan yang tergabung dalam Apersi, di tengah kondisi pandemi.

EKONOMI | 19 Maret 2021

Indo Premier Berupaya Jaga Konsistensi Pelaporan MKBD

Indo Premier mendukung kebijakan BEI dan berkomitmen menjaga konsistensi teknologi informasi dalam pelaporan MKBD.

EKONOMI | 19 Maret 2021

JICT Terima Dua Layanan Kapal Baru dalam Sebulan

Kapal MV SITC Macao 2108S merupakan maiden voyage dari CMI 2 Service yang bersandar di Dermaga Barat JICT.

EKONOMI | 19 Maret 2021

IHSG Ditutup Menguat, 5 Saham Ini Paling Aktif Ditransaksikan

Saham yang paling aktif ditransaksikan berdasarkan nilai pada perdagangan Jumat (19/3/2021), yakni saham BBCA, BBRI, BMRI, ADRO, dan TLKM.

EKONOMI | 19 Maret 2021

Cetak Net Buy Rp 512,45 Miliar, Investor Asing Borong 5 Saham Ini

Saham BMRI, HMSP, UNTR, KLBF, dan ISAT menjadi koleksi investor asing, pada perdagangan Jumat (19/3/2021).

EKONOMI | 19 Maret 2021

IHSG Naik Tipis, Saham ESSA, BRMS dan HMSP Paling Cuan

Investor asing mencatat transaksi beli bersih (net buy) di semua pasar sebesar Rp 512,45 miliar, pada perdagangan Jumat (19/3/2021).

EKONOMI | 19 Maret 2021

Kemperin Dorong Industri Fashion Muslim Nasional Lewat MOFP

Kementerian Perindustrian (Kemperin) mendorong perkembangan industri fashion muslim nasional.

EKONOMI | 19 Maret 2021


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS