Logo BeritaSatu

Penataan Pipa dan Kabel Laut Membuat RI Tidak Dimanfaatkan Pihak Lain

Senin, 22 Maret 2021 | 12:26 WIB
Oleh : WBP

Jakarta, Beritasatu.com - Menteri Koordinator (Menko) Bidang Kemaritiman dan Investasi (Marves) Luhut Binsar Pandjaitan berharap penataan alur pipa dan kabel bawah laut di kawasan perairan nasional akan membuat Indonesia lebih tertib dan tidak dimanfaatkan banyak pihak.

Menko Luhut mengatakan rencana pemerintah melakukan penataan alur pipa dan kabel bawah laut di perairan Indonesia telah dikerjakan hampir 2 tahun. Kini penataan itu siap diimplementasikan melalui Keputusan Menteri Kelautan dan Perikanan (Kepmen KP) Nomor 14 Tahun 2021. "Ini sudah cukup lama kita kerjakan, 2 tahun, dan kemarin sudah diputuskan. Saya berharap ini membuat negeri kita ini makin disiplin. Jadi negeri kita jangan jadi korban ketidakdisiplinan kita dan dimanfaatkan oleh banyak pihak. Kita harus makin bangga Indonesia yang tertib, bukan Indonesia yang semrawut," kata Menko secara virtual dalam acara sosialisasi Kebijakan Alur Pipa Dan/Atau Kabel Bawah Laut, Senin (22/3/2021).

Menko Luhut menjelaskan penataan alur pipa dan kabel bawah laut dimulai secara resmi awal 2020, dengan dibentuknya Tim Nasional Alur Pipa dan/atau Kabel Bawah Laut oleh Kemko Marves. Kurang dalam setahun, tim pelaksana yang diketuai Pusat Hidro-Oseanografi (Pushidros) TNI AL dan tim teknis telah menyusun dan menyepakati peta alur pipa atau kabel bawah laut yang terdiri dari 43 segmen alur pipa bawah laut, 217 segmen alur kabel bawah laut dan 209 Beach ManHole (BMH), termasuk empat lokasi landing station sebagai tempat masuk dan keluarnya kabel pipa di perairan Indonesia. "Atas hasil ini, Kepmen KP Nomor 14/2021 tentang Alur Pipa dan/atau Kabel Bawah Laut menjadi acuan sehingga ruang wilayah laut kita lebih tertata," kata Menko Luhut.

Lebih lanjut ia menuturkan perlu dilakukan langkah strategis seperti pendataan kabel dan pipa bawah laut yang sudah ada dan pengidentifikasian alur kabel dan pipa bawah laut baik yang berada di dalam atau di luar alur. "Saya minta juga Pushidros AL tetap terlibat dalam hal ini bersama kementerian/lembaga terkait sehingga tidak ada yang bisa membohongi kita dalam konteks ini," kata Menko Luhut.

Hal penting yang perlu segera diatur adalah proses bisnis dari hulu ke hilir terkait perizinan, baik kesesuaian ruang dan lingkungan maupun perizinan berusaha penggelaran kabel dan pipa bawah laut agar sesuai ketentuan UU Nomor 11 2020 tentang Cipta Kerja dan turunannya. "Ini saya bilang pegangan. Saya harap semua melihat, semua baca, kita bekerja dasarnya itu (UU Cipta Kerja)," kata Menko Luhut.

Ia meminta Pushidros AS untuk terus bekerja dan terlibat dalam proses penataan alur pipa dan kabel bawah laut. Ia pun bersedia menjadi pendukung (backup) Komandan Pushidros TNI AL Laksamana Muda TNI Agung Prasetiawan jika ada yang menghambat tugas penataan pipa dan kabel bawah laut.

"Saya berharap nanti Laksamana Agung supaya tambah paten. Anda bekerja terus, jadi jangan ragu-ragu saya backup Anda. Siapa saja yang macam-macam untuk menghambat pekerjaan-pekerjaan kita, nanti kita akan melakukan langkah-langkah tindakan yang sesuai dengan hukum yang ada," pungkas Menko Luhut.



Saksikan live streaming program-program BeritaSatu TV di sini

Sumber: ANTARA

BAGIKAN

BERITA LAINNYA

Luncurkan FinGreen, QNET Dorong Kemajuan Literasi Keuangan

QNET meluncurkan FinGreen, program literasi keuangan untuk pemberdayaan masyarakat kurang mampu.

EKONOMI | 30 September 2022

Brand Dituntut Kreatif di Tengah Ketatnya Kompetisi Digital

Peningkatan jumlah pengguna internet dari tahun ke tahun memberikan peluang bagi pelaku bisnis dalam meningkatkan brand awareness.

EKONOMI | 30 September 2022

Asabri Serahkan Santunan Program JKM Prajurit TNI AU

Asabri menyerahkan santunan dari manfaat program JKM (Jaminan Kematian) kepada ahli waris Serda Khodir yang meninggal dunia saat aktif berdinas.

EKONOMI | 30 September 2022

Jasa Raharja Dukung Pengembangan Ekowisata di Wakatobi

Kontribusi Jasa Raharja untuk mendukung pengembangan ekowisata di Wakatobi tersebut diberikan melalui sejumlah kegiatan.

EKONOMI | 30 September 2022

Kawasan TOD Dukung Mobilitas dan Hemat Biaya Transportasi

Konsep TOD mengintegrasikan desain ruang kota untuk menyatukan orang, kegiatan, bangunan, dan ruang publik melalui konektivitas.

EKONOMI | 30 September 2022

Bank Muamalat Bukukan Pembiayaan Rp 18,93 Triliun

PT Bank Muamalat Indonesia Tbk membukukan total pembiayaan mencapai Rp 18,93 triliun pada semester I 2022, turun signifikan 32,12%.

EKONOMI | 30 September 2022

Majukan SDM Pertanian, Petrokimia Gresik Resmikan Program Sekolah Makmur

Petrokimia Gresik meresmikan program “Sekolah Makmur” untuk memajukan SDM pertanian dengan pemberangkatan 30 Taruna Makmur ke berbagai daerah

EKONOMI | 30 September 2022

Xurya Bantu Perusahan Beralih ke Energi Ramah Lingkungan

Xurya, penyedia solusi energi bersih dan terbarukan menawarkan skema sewa tanpa investasi pada perusahaan di Indonesia.

EKONOMI | 30 September 2022

Menperin: Indonesia Jangan Hanya Jadi Konsumen Produk Halal

Indonesia seharusnya tidak sekedar menjadi konsumen produk halal, tetapi menjadi produsen produk halal terbesar di dunia.

EKONOMI | 30 September 2022

Kepemilikan Asing di SBN Turun, Ternyata Ada Untungnya

Menurunnya porsi kepemilikan asing terhadap SBN Indonesia saat ini justru memberikan keuntungan bagi Indonesia karena tidak mudah terguncang.

EKONOMI | 30 September 2022


TAG POPULER

# Kevin Sanjaya


# Es Teh Indonesia


# Anies Baswedan


# Pertalite Boros


# Ketiak Basah


 

NEWSLETTER

Dapatkan informasi terbaru dari kami
Email yang Anda masukkan tidak valid.

TERKINI
Biden: Amerika Tak Bakal Takut Ocehan Putin

Biden: Amerika Tak Bakal Takut Ocehan Putin

NEWS | 32 menit yang lalu










CONTACT US Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings