Laba Bersih SMART Melonjak 71,23%
Logo BeritaSatu
INDEX

AGRI 1577 (0)   |   BASIC-IND 938 (0)   |   BISNIS-27 477 (-5)   |   COMPOSITE 5975 (-53)   |   CONSUMER 1621 (0)   |   DBX 1411 (-16)   |   FINANCE 1361 (0)   |   I-GRADE 166 (-1)   |   IDX30 471 (-4)   |   IDX80 128 (-1)   |   IDXBASIC 1248 (-11)   |   IDXBUMN20 358 (-2)   |   IDXCYCLIC 736 (-3)   |   IDXENERGY 747 (1)   |   IDXESGL 129 (-1)   |   IDXFINANCE 1325 (-12)   |   IDXG30 135 (-1)   |   IDXHEALTH 1296 (-14)   |   IDXHIDIV20 416 (-3)   |   IDXINDUST 956 (-21)   |   IDXINFRA 871 (-0)   |   IDXMESBUMN 102 (-0)   |   IDXNONCYC 740 (-6)   |   IDXPROPERT 877 (-12)   |   IDXQ30 135 (-1)   |   IDXSMC-COM 282 (-1)   |   IDXSMC-LIQ 337 (-1)   |   IDXTECHNO 3348 (-40)   |   IDXTRANS 1056 (-1)   |   IDXV30 127 (-1)   |   INFOBANK15 952 (-11)   |   INFRASTRUC 1036 (0)   |   Investor33 406 (-3)   |   ISSI 176 (-1)   |   JII 577 (-4)   |   JII70 205 (-1)   |   KOMPAS100 1130 (-11)   |   LQ45 888 (-8)   |   MANUFACTUR 1250 (0)   |   MBX 1590 (-13)   |   MINING 1939 (0)   |   MISC-IND 1036 (0)   |   MNC36 301 (-2)   |   PEFINDO25 297 (-3)   |   PROPERTY 351 (0)   |   SMinfra18 295 (-1)   |   SRI-KEHATI 340 (-3)   |   TRADE 872 (0)   |  

Laba Bersih SMART Melonjak 71,23%

Senin, 22 Maret 2021 | 15:31 WIB
Oleh : Muhammad Nabil Alfaruq / FER

Jakarta, Beritasatu.com - PT Sinar Mas Agro Resources and Technology Tbk (SMART) meraih peningkatan laba bersih pada akhir tahun 2020 sebesar Rp 1,53 triliun dibandingkan pada akhir tahun 2019.

Dalam paparan kinerja keuangannya, Senin (22/3/2021), laba bersih yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk meningkat 71,23% dibandingkan dengan periode 31 Desember 2019 yang tercatat sejumlah Rp 898,63 miliar.

Peningkatan tersebut juga dialamin penjualan bersih yang terangkat 11,7% menjadi Rp 40,43 triliun dari periode sama tahun 2019 yang mencatatkan sebesar Rp 36,19 triliun. Beban pokok penjualan juga mengalami peningkatan menjadi Rp 34,55 triliun atau naik 7,03% dari sebelumnya Rp 32,28 triliun. Alhasil laba kotor perseroan diperoleh sebesar Rp 5,87 triliun atau naik 50,21% dari semula Rp 3,91 triliun.

Jumlah beban usaha perseroan sepanjang tahun 2020 sebesar Rp 3,55 triliun, naik 25,23% dibandingkan periode 31 Desember 2018 yang mencatatkan sejumlah Rp 2,83 triliun. Raihan ini diperoleh dari beban penjualan sebesar Rp 2,36 triliun serta beban umum dan administrasi sejumlah Rp 1,18 triliun.

Lebih lanjut, laba usaha perseroan diperoleh sebesar Rp 2,32 triliun atau naik 116% dari akhir tahun 2019 yang mencatatkan sejumlah Rp 1,07 triliun. Sementara laba sebelum pajak dicatatkan sebesar Rp 2,08 triliun atau naik 79,04% dari sebelumnya Rp 1,16 triliun.

Secara total aset, perseroan per 31 Desember 2020 meraih sebesar Rp 35,02 triliun, mengalami peningkatan 26,05% dari 31 Desember 2019 yakni Rp 27,78 triliun. Sedangkan total liabilitas sebesar Rp 22,50 triliun, naik 33,51% dari semula Rp 16,85 triliun dan total ekuitas naik 14,54% menjadi Rp 12,52 triliun dari sebelumnya Rp 10,93 triliun.

Di sisi lain, perseroan telah menjalin kemitraan strategis dengan perusahaan agroteknologi, yakni Satelligence. Aksi ini dilakukan setelah kedua belah pihak melalui masa percobaan selama 3 bulan.

Chief Operating Officer SMART, Tony Kettinger mengatakan, kerja sama tersebut dibangun dalam rangka pemantauan risiko deforestasi secara hampir real-time di seluruh area konsesi dan rantai pasok minyak kelapa sawit perseroan, yang meliputi seluruh wilayah Indonesia.

Berdasarkan pengalaman terdahulu terkait pemantauan satelit terhadap perkebunan dan sebagian rantai pasoknya, perseroan memilih unyuk mengonsolidasikan pemantauan pada satu sistem guna memberikan gambaran menyeluruh tentang dampak rantai pasok.

"Satelligence mengumpulkan informasi dari data aset rantai pasok, pemantauan satelit, dan sumber daya manusia dalam pemantauan risiko di lapangan,” ujar dia dalam keterangan resmi.

Untuk diketahui, permintaan terhadap minyak kelapa sawit berkelanjutan telah menghadirkan transformasi rantai pasok. Di Indonesia, deforestasi yang terkait bisnis kelapa sawit terus mengalami penurunan sejak 2012 berkat kebijkan konservasi pemerintah dan komitmen swasta terhadap pemberantasan deforestasi.

Meskipun demikian, perseroan menilai rantai pasok kelapa sawit sangat panjang dan rumit, serta melibatkan banyak petani dan perusahaan kecil. Teknologi satelit membantu pelaku industri memantau dan melaksanakan komitmen antideforestasi masing-masing.

“Upaya kami dan pemasok dalam mewujudkan komitmen konservasi telah membawa hasil, dengan berkurangnya deforestasi yang terkait industri kelapa sawit. Pelanggan menginginkan adanya kepastian bahwa pemasok seperti kami dapat mengidentifikasi dan bertindak cepat atas deforestasi yang terjadi di rantai pasoknya,” ujar dia.



Sumber: BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

Kempupera Salurkan Bantuan PSU 1.816 Unit Rumah di Sulut

Total anggaran pembangunan PSU di Sulawesi Utara yang akan disalurkan pada tahun ini senilai Rp 13 miliar.

EKONOMI | 22 Maret 2021

Pemulihan Ekonomi Indonesia Sudah Berada di Jalur yang Benar

Pemulihan ekonomi bisa terjadikarena pemerintah fokus terhadap aspek kesehatan tanpa meninggalkan aspek ekonomi.

EKONOMI | 22 Maret 2021

Intiland Mulai Pembangunan Superblok Tierra di Surabaya Barat

Pengembangan superblok Tierra merupakan langkah strategis Intiland untuk mengantisipasi perubahan pasar properti di Surabaya.

EKONOMI | 22 Maret 2021

Penukaran Uang Pecahan Rp 75.000 Dipermudah, 1 KTP Bisa Tukar 100 Lembar

Mulai 22 Maret 2021, satu 1 KTP berlaku untuk penukaran maksimal 100 lembar UPK 75 Tahun RI per hari dan dapat diulang setiap hari.

EKONOMI | 22 Maret 2021

Saratoga Investama Sedaya Siap Buyback Saham Rp 150 Miliar

SRTG berencana melakukan pembelian saham kembali (buyback) sebanyak 0,922% dari modal disetor atau maksimum sebesar 25 juta saham.

EKONOMI | 22 Maret 2021

Taspen Smartcard Permudah Pensiunan Ambil Dana Tunai

Layanan ini salah satunya berfungsi sebagai kartu pengganti Karip (Kartu Identitas Pensiunan).

EKONOMI | 22 Maret 2021

Sandiaga Sebut Empat Pilar Utama Kebangkitan Parekraf

Sandiaga menegaskan, sektor pariwisata dan ekonomi kreatif adalah bagian dari solusi kebangkitan ekonomi pascapandemi.

EKONOMI | 22 Maret 2021

Rupiah Melemah di Tengah Penguatan Mata Uang Asia Siang Ini

Transaksi rupiah siang ini diperdagangkan dalam kisaran Rp 14.412-Rp 14.447 per dolar AS.

EKONOMI | 22 Maret 2021

Penataan Pipa dan Kabel Laut Membuat RI Tidak Dimanfaatkan Pihak Lain

Penataan alur pipa dan kabel bawah laut dimulai secara resmi awal 2020.

EKONOMI | 22 Maret 2021

Sunter Lakeside Hotel Berpeluang Raih Rp 22,5 Miliar dari IPO

Seluruh dana IPO akan digunakan untuk pengembangan usaha secara bertahap.

EKONOMI | 22 Maret 2021


TAG POPULER

# Covid-19


# Jutawan


# Pembunuhan PRT


# Aturan Baru Perkantoran Jakarta


# Rodrigo Duterte



TERKINI

GP F1 Inggris Bakal Menghadirkan 140.000 Penonton

OLAHRAGA | 8 menit yang lalu










TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS