Dua Emiten Siap Bayar Obligasi Jatuh Tempo Rp 1,11 Triliun
Logo BeritaSatu
INDEX

AGRI 1577 (0)   |   BASIC-IND 938 (0)   |   BISNIS-27 477 (-5)   |   COMPOSITE 5975 (-53)   |   CONSUMER 1621 (0)   |   DBX 1411 (-16)   |   FINANCE 1361 (0)   |   I-GRADE 166 (-1)   |   IDX30 471 (-4)   |   IDX80 128 (-1)   |   IDXBASIC 1248 (-11)   |   IDXBUMN20 358 (-2)   |   IDXCYCLIC 736 (-3)   |   IDXENERGY 747 (1)   |   IDXESGL 129 (-1)   |   IDXFINANCE 1325 (-12)   |   IDXG30 135 (-1)   |   IDXHEALTH 1296 (-14)   |   IDXHIDIV20 416 (-3)   |   IDXINDUST 956 (-21)   |   IDXINFRA 871 (-0)   |   IDXMESBUMN 102 (-0)   |   IDXNONCYC 740 (-6)   |   IDXPROPERT 877 (-12)   |   IDXQ30 135 (-1)   |   IDXSMC-COM 282 (-1)   |   IDXSMC-LIQ 337 (-1)   |   IDXTECHNO 3348 (-40)   |   IDXTRANS 1056 (-1)   |   IDXV30 127 (-1)   |   INFOBANK15 952 (-11)   |   INFRASTRUC 1036 (0)   |   Investor33 406 (-3)   |   ISSI 176 (-1)   |   JII 577 (-4)   |   JII70 205 (-1)   |   KOMPAS100 1130 (-11)   |   LQ45 888 (-8)   |   MANUFACTUR 1250 (0)   |   MBX 1590 (-13)   |   MINING 1939 (0)   |   MISC-IND 1036 (0)   |   MNC36 301 (-2)   |   PEFINDO25 297 (-3)   |   PROPERTY 351 (0)   |   SMinfra18 295 (-1)   |   SRI-KEHATI 340 (-3)   |   TRADE 872 (0)   |  

Dua Emiten Siap Bayar Obligasi Jatuh Tempo Rp 1,11 Triliun

Senin, 22 Maret 2021 | 15:52 WIB
Oleh : Gita Rossiana / EHD

Jakarta, Beritasatu.com - Sebanyak dua emiten menyatakan kesiapannya untuk membayar obligasi jatuh tempo. Adapun nilai dari obligasi jatuh tempo tersebut adalah Rp 1,11 triliun. Perusahaan pertama yang akan membayar obligasi jatuh tempo adalah PT Sumber Alfaria Trijaya Tbk (AMRT).

Sekretaris Perusahaan Sumber Alfaria Trijaya Tommy Widian mengatakan, emiten pengelola brand Alfamart ini telah menyiapkan dana sebesar Rp 1,01 triliun untuk membayar pokok dan bunga Obligasi Berkelanjutan II Sumber Alfaria Trijaya Tahap II Tahun 2018.

Obligasi ini akan jatuh tempo pada 12 April 2021. "Dana untuk pembayaran obligasi berasal dari kas internal perusahaan. Pembayaran pokok obligasi beserta bunga akan dibayarkan kepada PT Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI) paling lambat pada 9 Februari 2021," jelas Tommy dalam keterbukaan informasi, Senin (22/3/2021).

Selain Sumber Alfaria, emiten lain yang telah menyiapkan dana untuk membayar obligasi adalah PT Mandala Multifinance Tbk (MFIN). Direktur Utama Mandala Multifinance Harryjanto Lasmana mengatakan, perseroan sudah menyiapkan dana sebesar Rp 100 miliar untuk pembayaran obligasi. Adapun obligasi akan jatuh tempo pada 12 April 2021 dan dana akan tersedia pada 9 April 2021. "Sumber dana untuk pembayaran obligasi akan berasal dari kas internal perseroan," kata dia.

Instrumen Menarik

Sementara itu, PT Manulife Aset Manajemen Indonesia memandang obligasi masih akan menjadi pilihan investasi yang menarik tahun ini. Hal ini ditopang oleh membaiknya kondisi makro ekonomi dan meningkatnya minat investor asing terhadap pasar obligasi.

Chief Economist and Investment Strategist PT Manulife Aset Manajemen Indonesia Katarina Setiawan mengatakan, pasar obligasi sangat erat hubungannya dengan kondisi makro ekonomi, terutama terkait suku bunga, inflasi, dan stabilitas nilai tukar Rupiah. "Pasar obligasi secara historis mencatat kinerja baik pada tren suku bunga rendah dan inflasi tetap terjaga," jelas dia.

Katarina melihat, kondisi makro ekonomi tahun ini akan tetap suportif bagi pasar obligasi. Dia memperkirakan suku bunga acuan akan tetap rendah dan tingkat inflasi berada pada level yang terjaga.

Meskipun pada Januari 2021, kinerja obligasi sempat mengalami penurunan. Namun, menurut Katarina, rilis data ekonomi pada Januari masih sesuai dengan ekspektasi pasar, sehingga pelemahan tersebut bukan disebabkan karena terjadi perubahan faktor fundamental.

"Volatilitas pasar pada bulan Januari lebih disebabkan oleh faktor teknikal, di mana pasar sudah menguat berturut-turut pada periode Oktober hingga Desember sehingga rawan terhadap aksi ambil untung," kata dia.

Menurut Katarina, tahun ini adalah tahun pemulihan ekonomi Indonesia. Program vaksinasi Covid-19 secara global menjadi kunci untuk normalisasi aktivitas ekonomi. Bahkan, International Monetary Fund (IMF) merevisi naik proyeksi pertumbuhan ekonomi pada 2021 dari sebelumnya 5,2% menjadi 5,5% karena ketersediaan vaksin yang lebih cepat dari perkiraan sebelumnya.

Program vaksinasi ini juga mulai dilakukan di Indonesia. Dalam implementasinya, pemerintah juga melakukan diversifikasi sumber vaksin sehingga meminimalisir risiko tertundanya produksi vaksin.

"Oleh karena itu kami memandang positif program vaksinasi secara luas dapat dijalankan dengan baik oleh pemerintah dan memitigasi risiko meningkatnya kasus Covid-19," papar dia.

Potensi perbaikan ekonomi juga didukung oleh kebijakan moneter dan fiskal yang tetap akomodatif. Tingkat suku bunga diperkirakan masih dipertahankan pada level rendah. Selain itu, program pembelian aset skala besar (quantitative easing) juga masih akan dipertahankan sehingga tingkat likuiditas tetap tinggi dan mendukung pemulihan ekonomi.

"Dinamika kondisi ini berpotensi untuk menghasilkan iklim yang kondusif bagi pasar saham dan obligasi," jelas dia.

Sementara untuk tingkat inflasi, Katarina menilai masih akan terjaga pada tahun ini dan belum akan mendorong bank sentral untuk melakukan pengetatan kebijakan. Pada semester I-2021, tingkat inflasi diperkirakan akan meningkat karena faktor low base, namun inflasi berpotensi mengalami moderasi di semester II-2021.

Selain faktor makro ekonomi, Katarina juga melihat potensi meningkatnya minat investor asing terhadap pasar obligasi Indonesia. Pasalnya, pasar Indonesia merupakan negara dengan peringkat investment grade yang menawarkan tingkat imbal hasil obligasi tinggi, sehingga dapat menarik investor asing di tengah era suku bunga rendah saat ini.

"Investor dapat mempertimbangkan pilihan investasi di pasar obligasi apabila menginginkan instrumen investasi dengan tingkat volatilitas lebih rendah dari pasar saham," kata dia.



Sumber: BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

PLN Siap Jalankan Keputusan Pemerintah Perpanjang Stimulus Listrik Periode April – Juni

PLN siap menjalankan keputusan pemerintah untuk memperpanjang pemberian stimulus listrik bagi masyarakat kecil.

EKONOMI | 22 Maret 2021

KBI Mulai Jalankan Fungsi Lembaga Kliring Perdagangan Timah dalam Negeri

KBI resmi menjalankan fungsinya sebagai Lembaga Kliring Penyelesaian dan Penjaminan Transaksi pasar Fisik Timah untuk perdagangan timah dalam negeri.

EKONOMI | 22 Maret 2021

Laba Bersih SMART Melonjak 71,23%

Sinar Mas Agro Resources and Technology (SMAR) meraih peningkatan laba bersih pada akhir tahun 2020 sebesar Rp 1,53 triliun dibandingkan pada akhir tahun 2019.

EKONOMI | 22 Maret 2021

Kempupera Salurkan Bantuan PSU 1.816 Unit Rumah di Sulut

Total anggaran pembangunan PSU di Sulawesi Utara yang akan disalurkan pada tahun ini senilai Rp 13 miliar.

EKONOMI | 22 Maret 2021

Pemulihan Ekonomi Indonesia Sudah Berada di Jalur yang Benar

Pemulihan ekonomi bisa terjadikarena pemerintah fokus terhadap aspek kesehatan tanpa meninggalkan aspek ekonomi.

EKONOMI | 22 Maret 2021

Intiland Mulai Pembangunan Superblok Tierra di Surabaya Barat

Pengembangan superblok Tierra merupakan langkah strategis Intiland untuk mengantisipasi perubahan pasar properti di Surabaya.

EKONOMI | 22 Maret 2021

Penukaran Uang Pecahan Rp 75.000 Dipermudah, 1 KTP Bisa Tukar 100 Lembar

Mulai 22 Maret 2021, satu 1 KTP berlaku untuk penukaran maksimal 100 lembar UPK 75 Tahun RI per hari dan dapat diulang setiap hari.

EKONOMI | 22 Maret 2021

Saratoga Investama Sedaya Siap Buyback Saham Rp 150 Miliar

SRTG berencana melakukan pembelian saham kembali (buyback) sebanyak 0,922% dari modal disetor atau maksimum sebesar 25 juta saham.

EKONOMI | 22 Maret 2021

Taspen Smartcard Permudah Pensiunan Ambil Dana Tunai

Layanan ini salah satunya berfungsi sebagai kartu pengganti Karip (Kartu Identitas Pensiunan).

EKONOMI | 22 Maret 2021

Sandiaga Sebut Empat Pilar Utama Kebangkitan Parekraf

Sandiaga menegaskan, sektor pariwisata dan ekonomi kreatif adalah bagian dari solusi kebangkitan ekonomi pascapandemi.

EKONOMI | 22 Maret 2021


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS