Sri Mulyani: Defisit Februari Rp 63,6 T
Logo BeritaSatu
Breaking News
INDEX
Breaking News

AGRI 1577 (0)   |   BASIC-IND 938 (0)   |   BISNIS-27 477 (-5)   |   COMPOSITE 5975 (-53)   |   CONSUMER 1621 (0)   |   DBX 1411 (-16)   |   FINANCE 1361 (0)   |   I-GRADE 166 (-1)   |   IDX30 471 (-4)   |   IDX80 128 (-1)   |   IDXBASIC 1248 (-11)   |   IDXBUMN20 358 (-2)   |   IDXCYCLIC 736 (-3)   |   IDXENERGY 747 (1)   |   IDXESGL 129 (-1)   |   IDXFINANCE 1325 (-12)   |   IDXG30 135 (-1)   |   IDXHEALTH 1296 (-14)   |   IDXHIDIV20 416 (-3)   |   IDXINDUST 956 (-21)   |   IDXINFRA 871 (-0)   |   IDXMESBUMN 102 (-0)   |   IDXNONCYC 740 (-6)   |   IDXPROPERT 877 (-12)   |   IDXQ30 135 (-1)   |   IDXSMC-COM 282 (-1)   |   IDXSMC-LIQ 337 (-1)   |   IDXTECHNO 3348 (-40)   |   IDXTRANS 1056 (-1)   |   IDXV30 127 (-1)   |   INFOBANK15 952 (-11)   |   INFRASTRUC 1036 (0)   |   Investor33 406 (-3)   |   ISSI 176 (-1)   |   JII 577 (-4)   |   JII70 205 (-1)   |   KOMPAS100 1130 (-11)   |   LQ45 888 (-8)   |   MANUFACTUR 1250 (0)   |   MBX 1590 (-13)   |   MINING 1939 (0)   |   MISC-IND 1036 (0)   |   MNC36 301 (-2)   |   PEFINDO25 297 (-3)   |   PROPERTY 351 (0)   |   SMinfra18 295 (-1)   |   SRI-KEHATI 340 (-3)   |   TRADE 872 (0)   |  

Sri Mulyani: Defisit Februari Rp 63,6 T

Selasa, 23 Maret 2021 | 13:31 WIB
Oleh : AB

Jakarta, Beritasatu.com - Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani Indrawati menyebutkan defisit Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) pada Februari 2021 sebesar Rp 63,6 triliun atau 0,36% dari produk domestik bruto (PDB). Defisit sebesar 0,36% terhadap PDB tersebut sama dengan 6,3% dari defisit yang ditetapkan dalam APBN, yakni 5,7% dari PDB atau Rp 1.006,4 triliun.

"Kalau dibandingkan tahun lalu Rp 61,8 triliun, terjadi kenaikan 2,8%, tetapi kita lihat defisit dari 0,36% PDB lebih rendah dibandingkan tahun lalu 0,4% dari PDB,” kata Sri Mulyani dalam konferensi pers virtual di Jakarta, Selasa (23/3/2021).

Defisit sebesar itu terjadi karena realisasi penerimaan negara yang pada Januari Rp 219,2 triliun lebih rendah dibandingkan realisasi belanja yang telah mencapai Rp 282,7 triliun. Pendapatan negara Rp 219,2 triliun telah mencapai 12,6% dari target APBN Rp 1.743,6 triliun atau tumbuh 0,7% dibandingkan periode sama 2020, yaitu Rp 217,6 triliun.

Pertumbuhan pendapatan negara ditunjang oleh penerimaan perpajakan yang meningkat 1,7% dibandingkan Februari tahun lalu Rp 178,6 triliun serta lebih baik dibandingkan Januari 2021 yang terkontraksi 15,3%. Penerimaan perpajakan meliputi penerimaan pajak Rp 146,1 triliun, serta penerimaan kepabeanan dan cukai Rp 35,6 triliun.

Penerimaan pajak terdiri atas PPh migas Rp 5,1 triliun serta pajak nonmigas Rp 141 triliun yang meliputi PPh non migas Rp 80,2 triliun, PPN Rp 59,1 triliun, PBB Rp 0,2 triliun, dan pajak lainnya Rp 1,5 triliun.

Sementara untuk penerimaan kepabeanan dan cukai yang terealisasi Rp 35,6 triliun meliputi realisasi cukai Rp 28,3 triliun, bea masuk Rp 5 triliun, serta bea keluar Rp 2,4 triliun.

Pendapatan negara turut ditunjang oleh PNBP yang pada Januari 2021 mencapai Rp 19,1 triliun dan hibah Rp 0,1 triliun.

Di sisi lain, belanja negara yang mencapai Rp 282,7 triliun terdiri dari belanja pemerintah pusat Rp 179,7 triliun serta transfer ke daerah dan dana desa sebesar Rp 103 triliun. Transfer ke daerah mencapai Rp 99,2 triliun dan dana desar Rp 3,8 triliun.

Belanja pemerintah pusat meliputi belanja non K/L Rp 82,7 triliun dan belanja K/L Rp 97 triliun, terdiri atas belanja pegawai Rp 29,2 triliun, belanja barang Rp 18,2 triliun, belanja modal Rp 22,8 triliun, serta belanja bantuan sosial Rp 26,8 triliun.



Saksikan live streaming program-program BeritaSatu TV di sini

Sumber: ANTARA


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

SMF Sediakan Pembiayaan Homestay dengan Plafon Maksimal Rp 150 Juta

Tetapi akibat pandemi Covid-19, yang baru terealisasi sekitar Rp 5 miliar.

EKONOMI | 23 Maret 2021

Berencana Buyback 5% Saham, Ramayana Siapkan Dana Rp 350 M

Ramayana Lestari Sentosa Tbk (RALS) berencana melakukan pembelian kembali (buyback) sejumlah 5% saham atau maksimum sebanyak 354,8 juta saham.

EKONOMI | 23 Maret 2021

Duta Pertiwi Akuisisi Itomas Kembangan Perdana Rp 293,24 Miliar

PT Bumi Serpong Damai Tbk (BSDE) melalui anak usahanya PT Duta Pertiwi Tbk (DUTI) mengakuisisi PT Itomas Kembangan Perdana (IKP) senilai Rp 293,24 miliar.

EKONOMI | 23 Maret 2021

Gapki: Industri Sawit Tidak Pernah Eksploitasi Pekerja Perempuan

Concern utama Gapki adalah keselamatan dan kesejahteraan pekerja dan tidak ada eksploitasi bagi pekerja perempuan.

EKONOMI | 23 Maret 2021

IHSG Melemah di Sesi I, Ini 5 Saham Top Gainers

Harga ZBRA menguat 19,74%, SRSN naik 12,07%, BGTG meningkat 7,74%, BWPT melonjak 6,50%, BUMI terangkat 5,88%.

EKONOMI | 23 Maret 2021

Bidik Milenial, Citra Landmark Gandeng 20 Mitra Strategis

Rendahnya suku bunga diharapkan mendorong konsumen untuk melakukan transaksi pembelian properti.

EKONOMI | 23 Maret 2021

KPPI Dukung Erick Thohir Asah Talenta Muda di Rumah BUMN

Peningkatan potensi dan pengembangan talenta muda ini diasah melalui program CEO dan CFO Muda Rumah BUMN yang diinisiasi Menteri BUMN Erick Thohir.

EKONOMI | 23 Maret 2021

Anggaran Insentif Tenaga Kesehatan Rp 1 Triliun Masih Mengendap di Kas Daerah

Kemkeu mengungkapkan, saat ini masih ada sekitar Rp 1 triliun anggaran insentif tenaga kesehatan yang mengendap di kas daerah.

EKONOMI | 23 Maret 2021

Sandiaga: Tangkap Peluang Homestay dan Jadilah Pemenang

Untuk mempercepat pemulihan ekonomi nasional di sektor pariwisata, Kemparekraf menjalankan program yang berbasis community base program.

EKONOMI | 23 Maret 2021

Kurs Rupiah BI Terapresiasi 35 Poin

Kurs rupiah BI (Jisdor) hari ini, Selasa (23/3/2021) menguat 35 poin ke posisi Rp 14.421.

EKONOMI | 23 Maret 2021


BeritaSatu Logo
TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Android Icon iOS Icon
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS