Merger dengan Malacca Straits, IPTV Jajaki Listing di Bursa AS
Logo BeritaSatu
INDEX

AGRI 1577 (0)   |   BASIC-IND 938 (0)   |   BISNIS-27 477 (-5)   |   COMPOSITE 5975 (-53)   |   CONSUMER 1621 (0)   |   DBX 1411 (-16)   |   FINANCE 1361 (0)   |   I-GRADE 166 (-1)   |   IDX30 471 (-4)   |   IDX80 128 (-1)   |   IDXBASIC 1248 (-11)   |   IDXBUMN20 358 (-2)   |   IDXCYCLIC 736 (-3)   |   IDXENERGY 747 (1)   |   IDXESGL 129 (-1)   |   IDXFINANCE 1325 (-12)   |   IDXG30 135 (-1)   |   IDXHEALTH 1296 (-14)   |   IDXHIDIV20 416 (-3)   |   IDXINDUST 956 (-21)   |   IDXINFRA 871 (-0)   |   IDXMESBUMN 102 (-0)   |   IDXNONCYC 740 (-6)   |   IDXPROPERT 877 (-12)   |   IDXQ30 135 (-1)   |   IDXSMC-COM 282 (-1)   |   IDXSMC-LIQ 337 (-1)   |   IDXTECHNO 3348 (-40)   |   IDXTRANS 1056 (-1)   |   IDXV30 127 (-1)   |   INFOBANK15 952 (-11)   |   INFRASTRUC 1036 (0)   |   Investor33 406 (-3)   |   ISSI 176 (-1)   |   JII 577 (-4)   |   JII70 205 (-1)   |   KOMPAS100 1130 (-11)   |   LQ45 888 (-8)   |   MANUFACTUR 1250 (0)   |   MBX 1590 (-13)   |   MINING 1939 (0)   |   MISC-IND 1036 (0)   |   MNC36 301 (-2)   |   PEFINDO25 297 (-3)   |   PROPERTY 351 (0)   |   SMinfra18 295 (-1)   |   SRI-KEHATI 340 (-3)   |   TRADE 872 (0)   |  

Merger dengan Malacca Straits, IPTV Jajaki Listing di Bursa AS

Selasa, 23 Maret 2021 | 15:53 WIB
Oleh : Whisnu Bagus Prasetyo / WBP

Jakarta, Beritasatu.com - PT MNC Vision Networks Tbk (IPTV) melalui anak usaha PT Asia Vision Network (AVN), perusahaan pemilik layanan digital streaming Vision+, telah membuat kesepakatan untuk merger dengan Malacca Straits (MLAC) yang tercatat di bursa saham Amerika Serikat, Nasdaq. Aksi korporasi ini diharapkan tuntas akhir kuartal II 2021.

Executive Chairman MNC Group, Hary Tanoesoedibjo mengatakan merger ini menjadi momen penting bagi AVN. Aksi korporasi tersebut akan memperkuat neraca perusahaan dengan potensi dana segar masuk mencapai US$ 130 juta. "Ini tidak hanya akan membantu meningkatkan cash flow, melainkan memperkuat posisi kami sebagai pemimpin bisnis di pasar OTT (over the top) Indonesia," kata Hary dalam keterangannya Selasa (23/3/2021).

AVN merupakan perusahaan induk untuk Vision+, bisnis media OTT dengan pertumbuhan tercepat di Indonesia dan induk usaha MNC Play, operator TV berbayar broadband dan fiber optik. Dengan merger tersebut, maka valuasi perusahaan pro-forma diprediksi mencapai US$ 573 juta atau sekitar Rp 8 triliun.

Kombinasi AVN dan Malacca Straits diyakini akan membawa AVN masuk bursa Nasdaq salah satu pasar modal besar di dunia. Dengan demikian, langkah itu akan memperluas akses bagi investor global untuk memiliki perusahaan dengan pertumbuhan OTT dan streaming tercepat di Indonesia. "AVN memiliki kemitraan dengan pemain infrastruktur utama yang bisa memberikan keuntungan mempertahankan model bisnis seiring persiapan listing di pasar modal Nasdaq. Menjadi perusahaan yang listing di AS akan memberikan akses bagi kami untuk menumbuhkan modal sekaligus menjadi platform global terbaik di dunia," kata Hary.

Senada, CEO Malacca Straits Kenneth Ng menyatakan senang bisa menyatukan AVN dan Malacca Straits. Sebagai Special Purpose Vehicle Company (SPAC), Malacca Straits sejak awal bertekad mencari perusahaan yang kuat, memiliki model bisnis teruji, dan potensi pertumbuhan signifikan. "Asia Vision Network merupakan perusahaan OTT, broadband, dan IPTV dengan jaringan kuat, terus tumbuh, dan sangat menguntungkan. Merger dengan Malacca Straits akan memosisikan kita untuk tumbuh dalam jangka panjang serta berkelanjutan," katanya.



Sumber: BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

Ekonomi Berbagi, Cara Banyuwangi Kembangkan Homestay

Pemkab Banyuwangi melarang pendirian hotel di lokasi destinasi wisata, sebagai strategi untuk mengembangkan homestay di wilayahnya.

EKONOMI | 23 Maret 2021

Garuda Indonesia Tebar Diskon Tiket Hingga 85%

Garuda Indonesia Online Travel Fair (GOTF) akan diselenggarakan secara online pada 26-31 Maret 2021.

EKONOMI | 23 Maret 2021

Sri Mulyani Sebut Realisasi Program PEN Capai Rp 76,59 Triliun

Penggunaan anggaran PEN didominasi untuk bidang kesehatan dan perlindungan sosial serta dukungan kepada UMKM.

EKONOMI | 23 Maret 2021

Insentif PPnBM Mobil di Atas 1.500 cc Berlaku Mulai April

Menurut Sri Mulyani, detail peraturan relaksasi PPnBM untuk mobil 1.500cc hingga 2.500cc saat ini masih dalam tahap finalisasi.

EKONOMI | 23 Maret 2021

Pembiayaan Homestay Turut Berdayakan Bumdes

SMF ikut mendukung pengembangan sektor pariwisata lewat pembiayaan homestay di desa wisata.

EKONOMI | 23 Maret 2021

Dukung Olahraga Bersepeda, OVO Luncurkan Asuransi Sepeda

Salah satu olahraga yang saat ini sedang sangat digandrungi oleh masyarakat Indonesia di masa pandemi Covid-19 adalah bersepeda.

EKONOMI | 23 Maret 2021

Relaksasi PPN Jadi Momentum Positif Investasi Properti

Waskita Realty memiliki proyek Vasaka The Reiz Condo di titik nol Kota Medan.

EKONOMI | 23 Maret 2021

OJK: Pasar Modal Indonesia Bangkit Lebih Cepat dari Malaysia dan Filipina

Sejak pandemi Covid-19 yang melanda dunia tahun 2020 lalu, Pasar Modal Indonesia berhasil bangkit lebih baik dibandingkan pasar modal lainnya di Asia Tenggara.

EKONOMI | 23 Maret 2021

Sri Mulyani: Defisit Februari Rp 63,6 T

Sri Mulyani menyatakan defisit pada Februari terjadi karena realisasi penerimaan negara lebih rendah dari realisasi belanja.

EKONOMI | 23 Maret 2021

SMF Sediakan Pembiayaan Homestay dengan Plafon Maksimal Rp 150 Juta

Tetapi akibat pandemi Covid-19, yang baru terealisasi sekitar Rp 5 miliar.

EKONOMI | 23 Maret 2021


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS