SMF Siapkan Rp 20 Miliar untuk Membiayai Homestay
Logo BeritaSatu
Breaking News
INDEX
Breaking News

AGRI 1577 (0)   |   BASIC-IND 938 (0)   |   BISNIS-27 477 (-5)   |   COMPOSITE 5975 (-53)   |   CONSUMER 1621 (0)   |   DBX 1411 (-16)   |   FINANCE 1361 (0)   |   I-GRADE 166 (-1)   |   IDX30 471 (-4)   |   IDX80 128 (-1)   |   IDXBASIC 1248 (-11)   |   IDXBUMN20 358 (-2)   |   IDXCYCLIC 736 (-3)   |   IDXENERGY 747 (1)   |   IDXESGL 129 (-1)   |   IDXFINANCE 1325 (-12)   |   IDXG30 135 (-1)   |   IDXHEALTH 1296 (-14)   |   IDXHIDIV20 416 (-3)   |   IDXINDUST 956 (-21)   |   IDXINFRA 871 (-0)   |   IDXMESBUMN 102 (-0)   |   IDXNONCYC 740 (-6)   |   IDXPROPERT 877 (-12)   |   IDXQ30 135 (-1)   |   IDXSMC-COM 282 (-1)   |   IDXSMC-LIQ 337 (-1)   |   IDXTECHNO 3348 (-40)   |   IDXTRANS 1056 (-1)   |   IDXV30 127 (-1)   |   INFOBANK15 952 (-11)   |   INFRASTRUC 1036 (0)   |   Investor33 406 (-3)   |   ISSI 176 (-1)   |   JII 577 (-4)   |   JII70 205 (-1)   |   KOMPAS100 1130 (-11)   |   LQ45 888 (-8)   |   MANUFACTUR 1250 (0)   |   MBX 1590 (-13)   |   MINING 1939 (0)   |   MISC-IND 1036 (0)   |   MNC36 301 (-2)   |   PEFINDO25 297 (-3)   |   PROPERTY 351 (0)   |   SMinfra18 295 (-1)   |   SRI-KEHATI 340 (-3)   |   TRADE 872 (0)   |  

SMF Siapkan Rp 20 Miliar untuk Membiayai Homestay

Selasa, 23 Maret 2021 | 16:59 WIB
Oleh : Primus Dorimulu / AB

Solo, Beritasatu.com - Mendukung pembangunan pariwisata berbasis komunitas di perdesaan, PT Sarana Multigriya Finansial (SMF) menyediakan dana Rp 20 miliar pada 2021 untuk membangun homestay atau griya wisata. Selama 2019 hingga 2020, pembiayaan griya wisata oleh SMF sebesar Rp 8 miliar, tetapi yang terealisasi baru Rp 5 miliar.

“SMF memberikan bunga 3% setahun dengan tenor 10 tahun. Pinjaman yang diberikan sebesar Rp 150 juta per unit,” kata Direktur Keuangan dan Operasional PT SMF Trisnadi Yulrisman dalam hybrid seminar dengan tema “Mendorong Potensi Wisata Melalui Pembiayaan Homestay” di Solo, Jawa Tengah, Selasa (23/3/2021). Selain Trisnadi, pembicara lain pada sesi dengan topik “Strategi Pembiayaan Homestay di Desa Wisata” adalah pemerhati homestay Sigit Pramono, Kadis Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Banyuwangi MY Bramuda, dan CEO Berbangsa Vitria Ariani.

Hingga saat ini, kata Trisnadi, baru delapan desa di empat provinsi yang mendapat pembiayaan homestay dari PT SMF, yakni Provinsi DIY, Jawa Tengah, Jawa Timur, dan NTB. Tahun ini dan tahun-tahun akan datang, SMF akan terus menambah dana untuk membiayai homestay. Selama 2019 dan 2020, dana pembiayaan SMF dianggarkan, masing-masing, hanya Rp 4 miliar. Namun, yang terserap dalam dua tahun itu hanya Rp 5 miliar.

Pembiayaan homestay akan diarahkan ke semua desa dengan potensi besar menjadi desa wisata, tidak terbatas pada lima destinasi superprioritas. Pemerintah sudah menetapkan lima destinasi superprioritàs agar pariwisata Indonesia tidak hanya tergantung Bali. Kelima destinasi superprioritas itu adalah Borobudur di Jawa Tengah, Likupang di Sulawesi Utara, Toba di Sumatera Utara, Mandalika di NTB, dan Labuan Bajo di Flores, NTT.

“Pembiayaan homestay oleh SMF tidak terbatas pada lima destinasi superprioritas. Contohnya, kami sudah mulai membiayai homestay di Banyuwangi, Jawa Timur,” ungkap Trisnadi.

Rumah penduduk di wilayah yang bukan termasuk desa wisata, tetapi melayani wisatawan, bisa juga dibiayai oleh SMF.

Dana murah SMF untuk membiayai homestay berasal dari dana corporate social responsilibity (CSR) perusahaan SMF.

“Itu dana CSR kami, sehingga bisa disalurkan dengan bunga 3%,” jelas Trisnadi.

Bunga kredit yang biasa dikenakan SMF terhadap dana yang disalurkan adalah 4,45%. Pada 2019, SMF menyalurkan dana untuk membiayai perumahan sebesar Rp 10 triliun. Dana itu disalurkan lewat PT BTN Tbk, perusahaan pembiayaan, bank umum milik pemda, dan BPR. Pada masa pandemi, 2020, dana yang disalurkan SMF sebesar Rp 6 triliun. Namun, tahun ini, 2021, dana yang disalurkan akan kembali meningkat menjadi Rp 10 triliun.

Dana untuk homestay disalurkan SMF lewat badan usaha milik desa (bumdes). “Kami belum menyalurkan dana pinjaman lewat koperasi karena koperasi belum cukup efisien,” ungkap Trisnadi.

Selain penyertaan modal negara (PMN), SMF memperoleh dana dari pasar modal lewat penjualan obligasi. Pada 2019, dana dari emisi obligasi mencapai Rp 9 triliun. Selebihnya, SMF mendapatkan dana dari perbankan dan PMN. PMN meningkat dari Rp 800 miliar pada 2019 menjadi Rp 1,750 triliun pada 2020, dan pada 2021 meningkat lagi menjadi Rp 2,250 triliun.

SMF adalah perusahaan yang berada di bawah Kementerian Keuangan. Perusahaan ini didirikan untuk ikut mengatasi mismatch pendanaan perumahan, khususnya rumah bagi masyarakat menengah-bawah. Untuk mengakselerasi kemajuan pariwisata berbasis komunitas di perdesaan, SMF ikut membiayai griya wisata.

Selain SMF, pemerintah memberikan bantuan insentif pemerintah (BIP) bagi pelaku bisnis pariwsiata hingga Rp 200 juta per perusahaan. Direktur Akses Pembiayaan, Deputi Bidang Industri dan Investasi Kemparekraf Hanafiah Makarim pada acara yang sama mengatakan BIP adalah dana hibah. Pada 2019, dana BIP sebesar Rp 5 miliar. BIP meningkat lagi menjadi Rp 26 miliar pada 2020, dan pada 2021 dianggarkan Rp 60 miliar.

“Penerima BIP adalah badan usaha, bukan perorangan," ujar Hanafiah.

Proses Untuk mendapatkan BIP sekitar empat bulan, mulai dari seleksi administratif hingga pemeriksaan lapangan. Penerima BIP bisa juga mereka yang sudah mendapatkan pinjaman dari SMF. Dengan dana gabungan dua jenis pendanaan itu, homestay yang dibangun akan lebih berkualatas.



Saksikan live streaming program-program BeritaSatu TV di sini

Sumber: BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

Jiwa Kewirausahaan Rendah Jadi Tantangan Pengembangan Pariwisata

Dalam mengembangkan pariwisata dan ekonomi kreatif, tantangan besar yang dihadapi Indonesia adalah jiwa kewirausahaan yang rendah.

EKONOMI | 23 Maret 2021

Spin Pay Kembangkan Fitur Baru Pembayaran

Spin Pay kembali mengembangkan fitur-fitur terbaru yang bertujuan untuk menjawab semua kebutuhan masyarakat Indonesia dalam pembayaran.

EKONOMI | 23 Maret 2021

IHSG Melemah 48,41 Poin, 5 Saham Ini Paling Aktif Ditransaksikan

Lima saham yang paling aktif ditransaksikan berdasarkan nilai pada perdagangan Selasa (23/3/2021), yakni saham BBCA, BBRI, BMRI, ANTM, dan ICBP.

EKONOMI | 23 Maret 2021

IHSG Melemah ke Level 6.252,71, Investor Asing Borong Saham BBRI

Investor asing mencatat transaksi jual bersih (net sell) di semua pasar sebesar Rp 22,03 miliar pada perdagangan Selasa (23/3/2021).

EKONOMI | 23 Maret 2021

IHSG Ditutup Melemah 48,41 Poin ke Level 6.252,71

Meski IHSG ditutup melemah 48,41 poin ke Level 6.252 pada perdagangan Selasa (23/3/2021), saham ZBRA hingga SRSN mampu meraup cuan.

EKONOMI | 23 Maret 2021

LPEI Biayai Ekspor Pesawat CN-235 PTDI Senilai Rp 354 Miliar

LPEI mendukung pembiayaan ekspor pesawat CN-235 ke Nepal dan Senegal dengan total nilai Rp 354 miliar.

EKONOMI | 23 Maret 2021

Dorong Produk Kreatif Go International, LPEI Kembangkan Desa Devisa

Indonesia Eximbank memiliki program community development yang namanya telah di-branding menjadi Desa Devisa.

EKONOMI | 23 Maret 2021

PLN Terangi Delapan Desa Perbatasan Indonesia - Malaysia di Kalbar

Dalam melistriki delapan desa tersebut, PLN membangun perluasan jaringan tegangan menengah (JTM) sepanjang 82,55 kilometer sirkuit (kms).

EKONOMI | 23 Maret 2021

Merger dengan Malacca Straits, IPTV Jajaki Listing di Bursa AS

Aksi korporasi tersebut akan memperkuat neraca perusahaan dengan potensi dana segar masuk mencapai US$ 130 juta.

EKONOMI | 23 Maret 2021

Ekonomi Berbagi, Cara Banyuwangi Kembangkan Homestay

Pemkab Banyuwangi melarang pendirian hotel di lokasi destinasi wisata, sebagai strategi untuk mengembangkan homestay di wilayahnya.

EKONOMI | 23 Maret 2021


BeritaSatu Logo
TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Android Icon iOS Icon
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS