Dedi Mulyadi Dorong Bulog Serap Gabah Petani
Logo BeritaSatu
INDEX

AGRI 1577 (0)   |   BASIC-IND 938 (0)   |   BISNIS-27 477 (-5)   |   COMPOSITE 5975 (-53)   |   CONSUMER 1621 (0)   |   DBX 1411 (-16)   |   FINANCE 1361 (0)   |   I-GRADE 166 (-1)   |   IDX30 471 (-4)   |   IDX80 128 (-1)   |   IDXBASIC 1248 (-11)   |   IDXBUMN20 358 (-2)   |   IDXCYCLIC 736 (-3)   |   IDXENERGY 747 (1)   |   IDXESGL 129 (-1)   |   IDXFINANCE 1325 (-12)   |   IDXG30 135 (-1)   |   IDXHEALTH 1296 (-14)   |   IDXHIDIV20 416 (-3)   |   IDXINDUST 956 (-21)   |   IDXINFRA 871 (-0)   |   IDXMESBUMN 102 (-0)   |   IDXNONCYC 740 (-6)   |   IDXPROPERT 877 (-12)   |   IDXQ30 135 (-1)   |   IDXSMC-COM 282 (-1)   |   IDXSMC-LIQ 337 (-1)   |   IDXTECHNO 3348 (-40)   |   IDXTRANS 1056 (-1)   |   IDXV30 127 (-1)   |   INFOBANK15 952 (-11)   |   INFRASTRUC 1036 (0)   |   Investor33 406 (-3)   |   ISSI 176 (-1)   |   JII 577 (-4)   |   JII70 205 (-1)   |   KOMPAS100 1130 (-11)   |   LQ45 888 (-8)   |   MANUFACTUR 1250 (0)   |   MBX 1590 (-13)   |   MINING 1939 (0)   |   MISC-IND 1036 (0)   |   MNC36 301 (-2)   |   PEFINDO25 297 (-3)   |   PROPERTY 351 (0)   |   SMinfra18 295 (-1)   |   SRI-KEHATI 340 (-3)   |   TRADE 872 (0)   |  

Dedi Mulyadi Dorong Bulog Serap Gabah Petani

Kamis, 25 Maret 2021 | 20:03 WIB
Oleh : Feriawan Hidayat / FER

Jakarta, Beritasatu.com - Wakil Ketua Komisi IV DPR, Dedi Mulyadi, kembali menyoroti kinerja Badan Urusan Logistik (Bulog). Sebagai perusahaan BUMN (Badan Usaha Milik Negara), Bulog dinilainya telah gagal dalam melakukan dua hal.

Pertama, kata Dedi, Bulog tak memiliki kemampuan menyerap gabah petani sehingga para petani menjual hasil padinya ke tekngkulak. Namun seringkali tengkulak tidak semuanya memiliki modal yang cukup.

"Banyak tengkulak yang baru bisa membayar setelah penjualan. Sehingga ada titik waktu banyak para petani kecil yang mengalami kekosongan keuangan karena menunggu hasil gabahnya menjadi beras dan laku di pasar," kata Dedi dalam keterangannya kepada wartawan, Kamis (24/3/2021).

Dedi melanjutkan, hal kedua yang gagal dilakukan Bulog adalah tidak maksimalnya menyerap gabah petani. Menurut Dedi, daya serap Bulog rendah karena sering kali membeli beras di bawah tengkulak.

Selain itu, ujar Dedi, Bulog juga ternyata tidak mampu menjual beras. Hal itu bisa dilihat dari masih banyaknya stok lama yang tak bisa keluar. "Banyak beras lama tak terpakai berarti tak bisa keluar kan? Sehingga, mengalami kerusakan," kata politisi Golkar ini.

Kemudian, lanjut Dedi, Bulog tak memiliki gudang dengan tekonologi memadai dalam penyimpanan beras. Akibatnya, beras yang disimpan di gudang tidak bisa bertahan lama sehingga mudah busuk.

"Jadi Bulog itu seperti terperangkap. Beli (gabah) nggak bisa, jual (beras) juga nggak bisa. Bahkan, beras sisa impor yang tahun 2018 dan 2019 pun belum terjual. Ini yang menjadi problematika dari sisi pengelolaan," kata Dedi.

Dedi mengatakan, dengan kondisi seperti itu, seharusnya Bulog punya peran maksimal dalam menyerap gabah petani. “Namun gabah petani tak bisa dibeli maksimal juga. Misalnya, dari 8 juta ton beras, yang bisa dibeli Bulog paling 30%," pungkasnya.



Sumber: BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

Pencampuran Metanol dengan Bensin Berpotensi Hambat Target Pengurangan Emisi Gas Rumah Kaca

Rencana pemerintah untuk mencampur metanol dengan Bahan Bakar Minyak (BBM) atau bensin diminta untuk dikaji lebih mendalam.

EKONOMI | 25 Maret 2021

Percepat Transformasi Digital, Grab Gelar Grab For Business 2021

Grab, supper app terkemuka di Asia Tenggara menggelar forum tahunan untuk berdiskusi tentang kegiatan bisnis dan ekonomi di Indonesia.

EKONOMI | 25 Maret 2021

Meski IHSG Terhempas, TLKM dan INKP Diburu Asing

Investor asing mencatat transaksi jual bersih (net sell) di semua pasar sebesar Rp 318,9 miliar.

EKONOMI | 25 Maret 2021

SKK Migas: Kontribusi BUMN di Hulu Migas Terhadap TKDN Capai 62%

Tak hanya Pertamina, SKK Migas juga menggandeng Sucofindo terkait dengan kegiatan verifikasi TKDN

EKONOMI | 25 Maret 2021

IHSG Melemah, Ini Daftar Saham Top Losers

Level tertinggi indeks mencapai 6.176,42, sedangkan terendah 6.058,84.

EKONOMI | 25 Maret 2021

Gandeng Indomaret, Kemkeu Perluas Pembayaran Penerimaan Negara

Dengan lebih 18.000 gerai Indomaret, diharapkan semakin mempermudah masyarakat membayar transaksi penerimaan negara.

EKONOMI | 25 Maret 2021

Barito Pacific Dorong Investasi Energi Hijau di Indonesia

Seiring besarnya potensi investasi hijau, Barito Pacific secara internal berkomitmen mendukung bisnis ramah lingkungan.

EKONOMI | 25 Maret 2021

IHSG Berpotensi Sedikit Koreksi di Pertengahan Tahun Ini

Secara teknikal, indeks untuk saat ini masih berada di posisi sideways dan memiliki sedikit gap pada level 6.150.

EKONOMI | 25 Maret 2021

BIMA Eratkan Kolaborasi Engineering Pelabuhan dengan Pelindo IV

Berkah Industri Mesin Angkat (BIMA) mengunjungi ke Pelindo IV di Makassar, Sulawesi Selatan guna melanjutkan kerja sama yang lebih mendalam.

EKONOMI | 25 Maret 2021

Angkasa Pura I Lakukan Simulasi Penggunaan GeNose C-19 di Bandara Juanda

PT Angkasa Pura I (Persero) melanjutkan simulasi penggunaan alat deteksi Covid-19 GeNose C-19 di Bandara Internasional Juanda.

EKONOMI | 25 Maret 2021


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS