Logo BeritaSatu

Pengamat: Larangan Mudik Perlu Perpres

Minggu, 28 Maret 2021 | 09:14 WIB
Oleh : Theresa Desfika / JEM

Jakarta, Beritasatu.com - Pengamat Transportasi Djoko Setijowarno menilai pelarangan mudik Lebaran tahun ini harus ditunjang dengan penerbitan peraturan presiden (perpres).

Dengan demikian, menurut dia, semua instansi kementerian dan lembaga terkait dapat bekerja maksimal.

Dia menjelaskan, tahun lalu pelarangan mudik Lebaran secara nasional hanya berdasarkan peraturan menteri perhubungan dan untuk lingkup DKI Jakarta ada peraturan gubernur.

Jika tetap begitu, kata Djoko, Kepolisian nantinya dipaksa kerja keras tapi dikhawatirkan tak ada dukungan dana tambahan dari instansi terkait.

"Oleh sebab itu, terbitkan peraturan presiden tentang pelarangan mudik Lebaran tahun 2021. Ini supaya ada anggaran khusus bagi Polri dalam melaksanakan pelarangan mudik Lebaran dan diharapkan dapat bekerja lebih maksimal," ujar akademisi Unika Soegijapranata itu dalam keterangan tertulisnya, Minggu (28/3/2021).

Dia menambahkan, peraturan presiden ini sangat strategis karena dampaknya terkait kepercayaan dan keberhasilan program penanganan Covid-19.

"Kalau tidak ada perintah Presiden langsung disangsikan apakah Polri mau bekerja maksimal di lapangan," imbuh Djoko.

Dia menyebutkan, jika mudik tidak dilarang, sulit dibayangkan jutaan manusia mudik seperti tidak ada pandemi dan diperkirakan terjadi ledakan penderita Covid-19 pasca-Lebaran.

Hal itu, ungkap Djoko, secara psikologis akan menurunkan kepercayaan terhadap kebijakan penanganan pandemi, utamanya vaksinasi.

"Vaksinasi bisa dianggap gagal jika terjadi ledakan penderita Covid pasca-Lebaran dan akan semakin membuat masyarakat tidak percaya kepada pemerintah," ujar Djoko.



Saksikan live streaming program-program BTV di sini

Sumber: BeritaSatu.com

BAGIKAN

BERITA LAINNYA

Indonesia-Jepang Kerja Sama Penerimaan Peserta Magang

Indoensia gandeng JOE Cooperative sebagai agency yang menaungi perusahaan-perusahaan penerima peserta magang di Jepang.

EKONOMI | 28 November 2022

Per Oktober, Utang Pemerintah Capai Rp 7.496,7 Triliun

Kementerian Keuangan (Kemenkeu) mencatat posisi utang pemerintah mencapai 7.496,70 per 31 Oktober 2022, naik Rp 76,23 triliun.

EKONOMI | 28 November 2022

Kontribusi Asuransi Syariah Diproyeksikan Tumbuh 15%

Industri asuransi syariah ditargetkan mencatatkan pertumbuhan premi atau kontribusi sebesar 10%-15% pada tahun 2023.

EKONOMI | 28 November 2022

Harga Beras di Bandung Mulai Meningkat, Ini Pemicunya

Harga beras di sejumlah pasar tradisional, Kota Bandung, Senin (28/11/2022) Naik hingga Rp 1.000 per kilogram (kg) akibat panen kurang melimpah.

EKONOMI | 28 November 2022

Upaya Menjaga Inflasi Nasional Dimulai dari Beras

BPS menyebutkan bahwa beras merupakan salah satu komoditas pangan yang berkontribusi besar terhadap inflasi pangan.

EKONOMI | 28 November 2022

IHSG Terpangkas di Sesi I Terseret Saham Teknologi

Dibuka turun 0,78 poin (0,01%) di posisi 7.052, IHSG di Bursa Efek Indonesia (BEI) tenggelam di zona merah pada perdagangan sesi I, Senin (28/11/2022).

EKONOMI | 28 November 2022

Usai Grup Salim Masuk, BUMI Private Placement Lagi Rp 2,1 T

PT Bumi Resources Tbk (BUMI) kembali akan melaksanakan private placement setelah private placement Rp 24 triliun saat Grup Salim ikut masuk.

EKONOMI | 28 November 2022

Gubernur Sulut Tetapkan UMP Naik 5,4% Jadi Rp 3.485.000

Gubernur Sulawesi Utara (Sulut) Olly Dondokambey menetapkan besaran UMP Sulawesi Utara sebesar Rp 3.485.000 atau naik sebesar 5,24%

EKONOMI | 28 November 2022

Searah Mata Uang Asia, Rupiah Terpangkas di Awal Perdagangan

Pergerakan mata uang Garuda ata rupiah di tengah mata uang Benua Kuning yang berada di zona merah.

EKONOMI | 28 November 2022

Awal Pekan Investor Bersemangat, IHSG Masih di Zona Hijau

Di menit-menit awal, nilai perdagangan IHSG sebesar Rp 210,02 miliar dan frekuensi perdagangan baru mencapai 25.442 kali transaksi.

EKONOMI | 28 November 2022


TAG POPULER

# Gempa Cianjur


# Piala Dunia 2022


# Vaksinasi Booster


# Pushbike


# Ferdy Sambo


 

NEWSLETTER

Dapatkan informasi terbaru dari kami
Email yang Anda masukkan tidak valid.

TERKINI
Anak Tega Bunuh Ayah Kandung di Indramayu

Anak Tega Bunuh Ayah Kandung di Indramayu

NEWS | 15 menit yang lalu










CONTACT US Commodity Square, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
B UNIVERSE